By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Istighotsah dan Doa Bersama MUI Jatim untuk sempurnakan Rasa Kemanusiaan saat bencana dan pandemi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Istighotsah dan Doa Bersama MUI Jatim untuk sempurnakan Rasa Kemanusiaan saat bencana dan pandemi
Sospol

Istighotsah dan Doa Bersama MUI Jatim untuk sempurnakan Rasa Kemanusiaan saat bencana dan pandemi

11/12/2021 Sospol
Ketua MUI Jatim KH Mutawakkil Alallah dalam webinar seri literasi pandemi, Jumat (10/12). (*/mui)
SHARE

Surabaya, MUIJatim.or.id –
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menggelar Istighotsah dan Doa Bersama untuk Semeru dan Kilas Balik Pandemi di Indonesia. Kegiatan ini dirangkai dengan webinar seri literasi pandemi ke-24, Jumat (10/12/2021).

KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah, Ketua Umum MUI Jawa Timur dalam sambutannya mengatakan bahwa bencana erupsi Gunung Semeru dan lainnya sangat mengiris hati.

“Oleh karena itu, kegiatan istighotsah dan doa bersama ini sangat penting dan menjadi kesempatan kita untuk lebih menyempurnakan rasa kemanusiaan kepada sesama dan kehambaan kita kepada Allah,” katanya.

Di sisi lain, Kiai Mutawakkil mengapresiasi kepedulian dari masyarakat untuk mengulurkan tangan kepada korban terdampak erupsi Gunung Semeru.

Pelajar MTs Darur Ridlwan, Suco, Mumbulsari, Jember, Jatim menggalang donasi untuk korban APG Semeru. (*/mdr)

“Kami MUI Jawa Timur sangat bersyukur melihat kepedulian anak-anak bangsa dalam bahu membahu membantu saudara-saudara yanag sedang tertimpa musibah. Banyak kelompok masyarakat, pesantren, ormas keagamaan berduyun-duyun mengalirkan donasi kepada korban bencana,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo itu.

Kiai Mutawakkil berharap masyarakat dapat bermuhasabah atas terjadinya bencana tersebut.

“Semoga adanya musibah ini menjadi ajang introspeksi kita agar mengedepankan akhlak di atas segala-galanya. Akhlak kepada Allah, manusia, dan alam,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, KH Agoes Ali Masyhuri Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jawa Timur mengungkapkan bahwa berbagi kesjeahteraan kepada sesama adalah konsistensi keimanan seseorang dalam dimensi kemanusiaan.

“Artinya kita tidak cukup sholeh ritual saja tapi hendaknya kita mampu membawa sholeh ritual menuju sholeh sosial dalam kehidupan nyata. Termasuk dalam konteks ini untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah erupsi Gunung Semeru,” ungkapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo itu menuturkan bahwa erupsi Gunung Semeru memang sebuah musibah tapi di sisi lain ada nilai-nilai positif.

“Terbukti bahwa masyarakat mempunyai kepedulian sosial yang luar biasa. Partisipasi masyarakat sangat tinggi untuk membantu korban bencana. Insyaallah masyarakat di sekitar Gunung Semeru segera pulih kembali,” pungkasnya.

Imbauan yang sama juga diserukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk menggelar istighotsah dan doa bersama dalam menghadapi bencana Semeru.

“Berdoa, dapat menjadi penenang dalam menghadapi berbagai ujian termasuk terjadinya bencana Semeru ini. Mari kita doakan bersama dengan memperbanyak membaca istighotsah, qunut nazilah, supaya masyarakat yang tengah tertimpa musibah ini mendapatkan kemudahan dan penyelesaian dari Allah SWT,” kata Pimpinan BAZNAS RI KH Achmad Sudrajat, Lc, MA (5/12/2021).

Kiai Ajat meyakini setiap bencana yang diturunkan Allah sejatinya sebagai bahan introspeksi dan menyadarkan manusia untuk lebih mawas diri dan kembali mendekatkan diri, serta mengikuti petunjuk hidup yang telah disyariatkan. “Saya yakin kita semua sedang dalam suasana kebatinan dan kesadaran spiritualitas yang sama, sebagai manusia yang lemah dan membutuhkan pertolongan dari Allah,” tuturnya.

Menurut Kiai Ajat, BAZNAS juga telah berkoordinasi kepada semua BAZNAS, Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di tingkat nasional dan daerah serta stakeholder terkait untuk membantu korban musibah Semeru.

“Selemah apapun kita, jika bersinergi dan berkolaborasi pasti akan kuat. Mari kuatkan gerakan cinta zakat untuk kesejahteraan umat. Dengan koordinasi yang baik semoga bantuan yang disalurkan akan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan serta lebih cepat diterima oleh warga korban erupsi,” pinta Kiai Ajat.

Sebelumnya, BAZNAS telah menurunkan tim personel yang terdiri dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), dokter, perawat, farmasis dan relawan untuk membangun pos kesehatan dan pengobatan mobile bagi warga korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Tradisi “Nyonteng Kolbu'” dari Desa Sumberwringin, Bondowoso di Kawasan Wisata Ijen, Diusulkan Jadi Warisan Budaya

PMII Bondowoso Siap Jadi Mitra Kritis Pembangunan Daerah

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda

336 Atlet Ramaikan Turnamen Panahan Bhayangkara V di Bondowoso

KHA Muzakki Alhafidz: Jangan Takut Hijrah, karena Hijrah itu Keniscayaan dan untuk Lebih Baik

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article HPN: pengungsi butuh relokasi, Gubernur Khofifah: Relawan Semeru itu Pahlawan tanpa Tepuk Tangan
Next Article RMI Jakarta: Manarul Huda Antapani-Bandung bukan pesantren

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian
Nahdliyyin
Tradisi “Nyonteng Kolbu'” dari Desa Sumberwringin, Bondowoso di Kawasan Wisata Ijen, Diusulkan Jadi Warisan Budaya
Sospol
PMII Bondowoso Siap Jadi Mitra Kritis Pembangunan Daerah
Sospol
Dispendik Bondowoso Pastikan Pelaksanaan OSN Sesuai Prosedur
Uncategorized

You Might also Like

Sospol

Polisi: ASN Terduga Pemukul Perawat RSUD Bondowoso Jadi Tersangka

24/06/2026
Sospol

SPPG se-Grujugan, Bondowoso Manfaatkan Masa Jeda Operasional MBG untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

24/06/2026
Sospol

Lintas Parpol di Surabaya Beri Sinyal Penambahan Dapil, KPU Pastikan Proses Terbuka dan Proporsional

24/06/2026
Sospol

Api Hanguskan Gudang Alas Tembakau di Pancoran Bondowoso

23/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?