By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah telusuri penyebab kelangkaan Minyak Goreng
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Gubernur Khofifah telusuri penyebab kelangkaan Minyak Goreng
Ekraf

Gubernur Khofifah telusuri penyebab kelangkaan Minyak Goreng

08/02/2022 Ekraf
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menelusuri penyebab kelangkaan minyak goreng pasca-ditetapkannya harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu dengan menyambangi Pabrik Minyak Goreng, PT Wilmar Nabati Indonesia Gresik, Senin (7/2). (*/hmn)
SHARE

Gresik (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menelusuri penyebab kelangkaan minyak goreng pasca-ditetapkannya harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu dan diduga kelangkaan itu disebabkan keterlambatan pengiriman dari pihak distributor.

“Selain karena tingginya minat masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng HET, juga karena terlambatnya pengiriman barang oleh distributor,” ungkap Khofifah saat menyambangi Pabrik Minyak Goreng, PT Wilmar Nabati Indonesia Gresik, Senin (7/2).

Khofifah menyebut, kelangkaan minyak goreng seharusnya tidak terjadi, mengingat kebutuhan minyak goreng masyarakat Jatim yang mencapai 59.000 ton/bulan mampu terpenuhi dengan kapasitas produksi pabrik yang mencapai 62.000 ton/bulan. Artinya, terdapat surplus sebesar 3.000 ton.

Namun, kata dia, saat turun ke lapangan, justru didapati banyak toko-toko ritel modern yang juga tidak mendapatkan suplai minyak goreng bahkan sampai satu minggu. Tentunya kondisi ini semakin mempersulit masyarakat yang tidak bisa mendapatkan minyak goreng dengan HET yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Saya mohon kerjasamanya kepada pada para distributor agar bisa mempercepat proses penyaluran minyak goreng subsidi ke seluruh pasar baik modern, ritel, tradisional, hingga warung-warung kecil,” pinta Khofifah.

Khofifah kembali menegaskan pentingnya rantai pasok dalam pengendalian harga minyak goreng di pasaran. Menurutnya, jika ada satu bagian yang tersendat atau bermasalah, maka akan mengganggu ketersediaan barang di pasaran.

“Saya rasa kita semua punya kewajiban untuk bisa mengamankan kebijakan Bapak Presiden yang ingin memberikan penguatan daya beli masyarakat,” imbuhnya.

“Kita harapkan seluruh proses ini dapat memberikan kepastian rantai pasok sampai di tingkat konsumen sesuai dengan HET yang sudah ditentukan oleh pak menteri perdagangan Republik Indonesia,” tambah dia.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menelusuri penyebab kelangkaan minyak goreng pasca-ditetapkannya harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu dengan menyambangi Pabrik Minyak Goreng, PT Wilmar Nabati Indonesia Gresik, Senin (7/2). (*/hmn)

Seperti diketahui, Pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi minyak goreng per 1 Februari 2022. Satu liter minyak goreng curah dihargai RP 11.500. Minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp 13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium sebesar Rp 14.000 per liter.

Sementara itu, GM Wilmar Nabati Indonesia Ridwan Brandes mengatakan Wilmar sebagai salah satu produsen minyak goreng di Indonesia berkomitmen mendukung program pemerintah pusat yang memberlakukan harga sesuai HET untuk minyak goreng. Wilmar sendiri memiliki market share sampai dengan 30% secara nasional.

“Wilmar sebenarnya sudah berkomitmen untuk menjalankan program pemerintah dengan harga sesuai HET dan kita menjalankan produksi kita dengan normal, kita sudah komitmen untuk tetap menjalankan produksi mendukung program ini,” tuturnya.

Turut serta dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, Kepala Bakorwil Bojonegoro, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Jatim, Kepala Biro Perekonomian Setda Jatim. (*)

Iklan.

You Might Also Like

Airlangga Business Community/ABC: Perubahan Kebijakan Publik Harus Dibaca Sebagai Terbukanya Peluang Bisnis

Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso

BRI Bondowoso Perluas Layanan hingga Desa, BRILink Agen Wringin Layani Transaksi Warga

Kopi “Tujuh Bidadari” Bondowoso Tembus Malaysia

Jadi Mitra BRI sejak 2018, BRILink Cahaya Bintang Layani Warga Jebung Kidul, Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gus Baha: Logika Berpikir Benar Cegah Ekstremisme Dini
Next Article IPNU Jatim Lakukan Tour of Duty untuk Semangati Cabang

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized

You Might also Like

Ekraf

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

15/09/2026
Ekraf

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

07/09/2026
Ekraf

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

01/09/2026
Ekraf

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

28/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?