By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Fatayat NU luncurkan Film Pendek ‘Kecele’ cegah Perkawinan Anak
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Fatayat NU luncurkan Film Pendek ‘Kecele’ cegah Perkawinan Anak
Milenial

Fatayat NU luncurkan Film Pendek ‘Kecele’ cegah Perkawinan Anak

08/04/2022 Milenial
Ketua Umum PP Fatayat NU Anggia Ermarini saat memberi sambutan dalam peluncuran film pendek bertajuk "Kecele" di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan nomor 11, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Kamis (7/4/2022). (*/NUO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama meluncurkan film pendek bertajuk “Kecele” di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan nomor 11, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Kamis (7/4/2022).

Acara yang masih dalam rangkaian Hari Lahir (Harlah) ke-72 Fatayat NU ini diinisiasi sebagai upaya pencegahan perkawinan anak. Film pendek tersebut merupakan dedikasi dari Fatayat NU bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Kita sering kali mendengar di media sosial mengajak nikah muda dengan tanpa ada planning sama sekali. Dan ini sebagai salah satu upaya untuk meng-counter,” terang Ketua Umum PP Fatayat NU Anggia Ermarini saat memberi sambutan.

Pernikahan dini yang terjadi di Indonesia, sambung Anggia, kerap kali digadang-gadang sebagai upaya meminimalkan perzinahan di kalangan muda. Alih-alih menjadi solusi, langkah tersebut menurut Anggia tidak sesuai karena menikah memerlukan kesiapan yang matang.

“Seringnya atas nama tidak boleh berzinah, tidak boleh pacaran, atas nama syar’i, itu menikah di usia 14-17 tahun. Padahal ya, zinah itu tetap nggak boleh. Nggak ada toleransi. Tetapi tidak kemudian langkah selanjutnya adalah 16 tahun itu menikah,” ungkap perempuan kelahiran Sragen, 25 September 1974 itu.

Menikah, lanjut dia, bukan hanya perihal menghalalkan hubungan antara lelaki dan perempuan semata. Lebih dari itu, menikah berarti membangun sebuah rumah tangga. “Sedangkan membangun sebuah tangga haruslah terjadi penyampaian nilai-nilai kekeluargaan sehat kepada anak,” katanya.

Ia meyakini, membangun peradaban terbaik dimulai dari keluarga yang sehat. “Film ini salah satu cara kita untuk bisa menyebarkan menahan supaya tidak segera menikahkan anak sebelum mereka siap betul, baik secara fisik, psikologi, maupun sosial. Harus siap dulu baru mereka menikah,” katanya.

Acara tersebut dihadiri oleh PW Fatayat NU se-Indonesia. Selain itu, turut hadir Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo, Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia (PPPA) Bidang Anak Ulfah Mawardi, Jurnalis Kompas Sonya Hellen Sinombor, dan Ketua Umum PP IPPNU Nurul Hidayatul Ummah. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/cegah-perkawinan-anak-fatayat-nu-luncurkan-film-pendek-kecele-z6FoM

Iklan.

You Might Also Like

Hari Santri, SMP Khadijah Surabaya Adakan “Gema Santri Khadijah 2026” Ingatkan Tradisi Pesantren

Hari Santri 2026, 40 Santriwati Ikuti “Santri Digital Camp 2026” di Pesantren Digipreneur

Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS

MSG ke-29 di Masjid Al-Akbar, Gus Amak dan Ning Widad Apresiasi GenZI yang mau Ngaji Subuh di Masjid

Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jembatan Pelangi perkuat Kawasan Wisata “Seribu Pantai” di Malang Selatan
Next Article Disperpusip Jatim selamatkan manuskrip naskah kuno di pesantren

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Yabika Peringati Hari Santri dengan Bershalawat Penuh Semangat Cinta Nabi
Sospol
Hari Santri, SMP Khadijah Surabaya Adakan “Gema Santri Khadijah 2026” Ingatkan Tradisi Pesantren
Milenial
Hari Santri, Lapas Bondowoso dan Ponpes Walisongo Situbondo Teken PKS Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an
Sospol
Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember
Nahdliyyin

You Might also Like

Milenial

IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital

09/10/2026
Milenial

Kembangkan Rambu Evakuasi Tsunami Berbasis Sensor, Lima Mahasiswa K3 Unusa Lolos Pendanaan PKM-KC 2026

02/10/2026
Milenial

Kemenag Serahkan Penghargaan “School Religius Culture” Kepada TK At-Taqwa Bondowoso

17/09/2026
Milenial

TK At-Taqwa Bondowoso Raih Terbaik 1 SRC Tingkat Kabupaten

16/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?