By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Menu Rendang Babi, jadi Ribut meski sudah tutup 2020
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kontrahoax > Menu Rendang Babi, jadi Ribut meski sudah tutup 2020
Kontrahoax

Menu Rendang Babi, jadi Ribut meski sudah tutup 2020

14/06/2022 Kontrahoax
Restoran Babiambo yang sudah tutup sejak 2020. (*/dokpri)
SHARE

Jakarta (Radar96.com/Populis.id) – Belakangan ini jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto menu nasi padang babi yang dijual di gerai rumah makan Padang bernama Babiambo.

Banyak kalangan terkhusus ulama dan politisi menilai menjual aneka olahan daging babi di rumah makan Padang adalah sebagai bentuk penghinaan.

Bahkan anggota DPR RI Fadli Zon juga menyatakan bahwa memasukkan daging babi ke menu masakan padang bisa melukai orang Minang.

“Kuliner Minang atau Padang dikenal sebagai kuliner halal. Apalagi prinsip orang Minang ‘adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah’. Kalau ada yang gunakan daging babi, jelas melukai orang Minang atau Padang,” tulis Fadli Zon di akun twitternya.

Ramainya polemik soal menu rendang babi itu rupanya turut direspons ulama kharismatik asal Rembang K.H Mustofa Bisri alias Gus Mus.

Melalui akun twitter @gusmusgusmu, Gus Mus hanya membubuhkan beberapa emoticon tertawa dan sedih saat mengomentari pemberitaan kasus tersebut.

Diduga kuat, respons Gus Mus tersebut untuk menertawakan permasalahan kecil yang dibesar-besarkan oleh orang-orang. Sontak saja, cuitan Gus Mus itu mematik perhatian warganet. Sebagian besar dari mereka ramai memberikan tanggapan beragam.

“Gus Mus tertawa karena ada yang lucu usaha rendang babi diperdebatkan MUI beserta grombolannya. Dan lucunya lagi ternyata usahanya sudah tutup dua tahun lalu. Gus Mus Sedih karena ada oknum pengurus MUI yang pemikirannya msh dangkal, kasian nama lembaga MUI nya jd korban,” kata akun @SURACH**.

“Pasti ketawa karena ngeributin resto yang sudah lama tutup,” ujar akun @Side**.

“Mbah Yai ketawa karena kasus ini sungguh lucu. Dalam artian lucu yang sebenarnya,” ungkap akun @_cupel**.

“Lucu ya gus emang negeri ini,” sahut akun @Inluv**.

“Kalau mbah kyai sudah tertawa, saya pun tenang menyingkapi masalah ini. Makasih petunjuknya kyai,” timpal akun @HeV**.

Sementara itu berdasarkan klarifikasi Sergio, pemilik restoran Babiambo yang menjual rendang babi menegaskan tidak bermaksud untuk menghina atau melecehkan budaya masyarakat Sumatra Barat.

“Saya mau minta maaf yang sebesar-besarnya. Pertama buat pihak-pihak yang merasa tersinggung karena ini, soalnya benar-benar enggak ada maksud untuk menyinggung,” kata Sergio saat ditemui wartawan di kediamannya di Jakarta Utara, Jumat (10/4/2022).

Sergio mengaku sangat terkejut dan tidak menyangka usaha yang ia pasarkan di salah satu aplikasi ojek online menyebabkan kegaduhan.

Kepada wartawan, Sergio juga mengatakan bahwa usahanya tersebut sudah tidak beroperasi sejak 2020. Bahkan itu hanya bertahan selama kurang lebih tiga bulan.

“Sudah lama sejak tahun 2020. Hanya sekitar tiga bulan, bahkan harusnya lebih kurang sih,” kata Sergio saat ditemui wartawan di kediamannya di Jakarta Utara, Jumat (10/6/2022).

Karena itu, Sergio juga mengaku bingung dan kaget mengapa usahanya tersebut menjadi viral. Padahal usaha Babiambo miliknya sudah tidak berjualan lagi sejak dua tahun lalu. (*/populis.id/surakarta.suara.com)

Sumber:
*) https://populis.id/read24291/gus-mus-ketawa-liat-pemberitaan-menu-rendang-babi-netizen-kocak-mui-beserta-gerombolannya-jadi-ribut?page=1
*) https://surakarta.suara.com/read/2022/06/12/111843/gus-mus-tertawakan-pemberitaan-menu-rendang-babi-warganet-lucu-diperdebatkan-mui-beserta-gerombolannya?page=all

Iklan.

You Might Also Like

PBNU Bantah Tudingan Terima Aliran Dana dari Perusahaan Tambang di Raja Ampat

Kemenag: Tidak Ada Larangan Gunakan Pengeras Suara di Masjid

Koalisi CekFakta.com Periksa 56 Hoaks

Gus Yahya: Transformasi Digital kurangi relevansi Ideologi

Forum “Tembang” Suarakan Demokrasi Damai di Ruang Digital Jelang Pilpres 2024

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah minta IKA PMII Jatim majukan desa
Next Article Bus Shalawat dan Petugas Siap Layani Jemaah di Makkah

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PDIP Jatim: Bulan Bung Karno Momentum Bumikan Ideologi Lewat Kerja Nyata
Uncategorized
“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda
Sospol
Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan
Nahdliyyin
Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro
Nahdliyyin

You Might also Like

Kontrahoax

Idul Adha Ikut Pemerintah Arab Saudi atau Lokal?

18/06/2023
Kontrahoax

Luncurkan PESAT untuk Saring Hoaks Jelang Tahun Politik

30/04/2023
Kontrahoax

PBNU: Kepengurusan Definitif PCNU Kota Surabaya 2023-2024 Sah dan sesuai Peraturan

29/04/2023
Kontrahoax

“Kesalehan Digital” dan cara selamat di dunia digital

09/04/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?