By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Penjajakan Makin Intensif Dilakukan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Inforial > Penjajakan Makin Intensif Dilakukan
Inforial

Penjajakan Makin Intensif Dilakukan

23/09/2022 Inforial
Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto
SHARE

Jakarta. Radar96.com. KETUA Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, KIB masih terbuka untuk partai lain bergabung. Hal itu menyusul pertemuan dia dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

“Ya masih, masih, masih terbuka (peluang). Masih berbicara dengan partai-partai,” kata Airlangga kemarin. Pihak Gerindra sendiri menanggapi positif pertemuan kedua elit mereka, dalam konteks sebagai menteri.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Cecep Hidayat mengatakan, peluang seperti yang dikatakan Airlangga dalam dunia politik adalah hal yang lumrah.

“Sekarang kan semua pintu masih terbuka. Masih penjajakan. Yang terlihat kan PDIP bisa sendiri, KIB, Gerindra-PKB, lalu PKS-Nasdem-Demokrat. Dari sana terbuka pintu yang lain,” kata Cecep saat dihubungi hari ini (23/09/22).

Namun kata dia, pada akhir tahun ini sejumlah Parpol akan melangsungkan Rakernas. Kemungkinan besar, ada nama-nama Capres-Cawapres yang terungkap dari situ.

“Perkiraan saya, sampai Juli akhir Agustus 2023, siapa yang akan declare pertama, lalu yang lain untuk mengajukan siapa lawannya. Jadi sekarang masih wait and see,“ terang Cecep. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadwalkan, pendaftaran Capres-Cawapres dibuka bulan September 2023.

Gabung KIB
Sementara itu, Direktur Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai peluang bergabungnya Gerindra dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) cukup besar.

Menurutnya, poros koalisi di Pilpres 2024 akan semakin benderang jika Gerindra akhirnya memutuskan bergabung KIB. Dedi memperkirakan akan ada 3 pasangan calon (Paslon) yang bakal berlaga.

“Gabungan koalisi Gerindra-KIB akan memperjelas jumlah koalisi yang terbentuk, akan muncul maksimal 3 koalisi jika itu terjadi. Karena PDIP masih tetap dapat mengajukan Puan-Ganjar misalnya, dan Nasdem, Demokrat, PKS tetap bisa maju dengan Anies-AHY,” ujarnya.

Menurutnya, Gerindra akan mempertahankan nilai tawar Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) saat memutuskan bergabung dengan KIB. “Gerindra berpeluang cukup besar bersama KIB sepanjang Prabowo yang menjadi presidennya,” terang Dedi.

Dedi juga mendasarkan analisisnya pada prasyarat penetapan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) di KIB. Ketum Golkar Airlangga Hartarto dinilai masih belum cukup kuat dalam soal elektabilitas, meski menjabat sebagai ketum partai terbesar dibanding partai lain di KIB. Menempatkan Airlangga sebagai Cawapres dari KIB masih peluang untuk memenangkan pertarungan 2024.

“Dan ini rasional jika melihat Airlangga sebagai ketua umum paling besar di KIB tetapi masih berelektabilitas rendah. Kans menjadi Cawapres masih mungkin,” sambungnya.

Dedi juga menekankan ketika kesepakatan Prabowo Subianto sebagai Capres dan Airlangga Hartarto sebagai Cawapres tidak tercapai, maka semakin kecil kemungkinan bergabungnya Gerindra dalam KIB.

“Tetapi selama kondisi itu tidak tercapai, maka Gerindra tidak akan bergeser,” tegasnya.

Iklan.

You Might Also Like

Debat Capres Tanpa Dibarengi Strategi Komunikasi Berbasis Pemilih Akan Sia-sia

LBH Sebut Demokrasi Telah Dikooptasi

Perkuat Keamanan IT KPU, Waspadai Sabotase Rekapitulasi Suara

Integritas Gelaran Pemilu Dipertaruhkan

Jangan Salah Pilih, Agar Reformasi Tidak Kembali ke Titik Nol

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pergunu dorong DPR pastikan 20 Persen APBN untuk Kesejahteraan Guru
Next Article Industri Dalam Negeri Hadapi Tantangan Baru Setelah Lolos Dari Pandemi

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PDUF MUI Jatim dan Bupati Trenggalek Jajaki Kolaborasi Green Carbon dan HSN
Uncategorized
PDIP Jatim: Bulan Bung Karno Momentum Bumikan Ideologi Lewat Kerja Nyata
Uncategorized
“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda
Sospol
Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan
Nahdliyyin

You Might also Like

Inforial

Capres Pro Desa akan Jadi Identitas Politik Ganjar

29/11/2023
Inforial

Kecurangan Masif, Kemunduran Demokrasi tidak Terhindarkan

29/11/2023
Inforial

Pemberdayaan Guru Ngaji Harus Diadopsi Jadi Kebijakan Nasional

28/11/2023
Inforial

Komitmen Ganjar Membangun Desa Tidak Perlu Diragukan

28/11/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?