By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: OPOP Jatim berkolaborasi dengan PKKPBI ITS dan Bumdesa Kebontunggul Mojokerto
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > OPOP Jatim berkolaborasi dengan PKKPBI ITS dan Bumdesa Kebontunggul Mojokerto
Ekraf

OPOP Jatim berkolaborasi dengan PKKPBI ITS dan Bumdesa Kebontunggul Mojokerto

08/02/2021
ka-ki: M. Ghofirin (sekretaris OPOP), Arman Nasution (Ketua PKKPBI ITS), M. Alaikal Fajri (Pemberdayaan Pesantren OPOP)
SHARE

Mojokerto (Radar96.com) – Tim One Pesantren One Produk (OPOP) Jawa Timur, berkolaborasi dengan Pusat Kajian Kebijakan Publik Bisnis dan Industri (PKKPBI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Bumdesa “Gajah Mada” Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto.

Kolaborasi OPOP dengan akademisi dan Bumdesa Kebontunggul yang sudah mengembangkan berbagai usaha, baik di sektor pertanian, peternakan dan wisata itu dilakukan melalui “Business Meeting” di kawasan wisata lembah mbencirang, Desa Kebon Tunggul Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto, yang dimotori PKKPBI ITS, Senin (9/2/2021).

Desa adalah ujung tombak pembangunan bangsa. Apabila pengelolaan Desa baik, maka baik pula suatu Bangsa dan Negara. Hal itu terungkap dalam pertemuan bisnis yang dihadiri Sekretaris Tim One Pesantren One Produk (OPOP) Jawa Timur, M. Ghofirin dan Kepala Desa Kebon Tunggul, Siandi.

Dalam kesempatan itu, Siandi menyatakan Bahwa pembangunan Desa melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) harus terus ditingkatkan. “Alhamdulillah… Desa kebon Tunggul ini sudah punya destinasi wisata yang luar biasa, dan terus akan ditingkatkan”, katanya.

Siandi menyampaikan bahwa Bumdesa Gajah Mada Desa Kebontunggul sudah mengembangkan berbagai usaha, baik di sektor pertanian, peternakan dan wisata.

Dalam kesempatan itu, Sekjen OPOP Jatim M. Ghofirin menyambut gembira kegiatan ini. “Business Meeting ini sangat dibutuhkan dan pas banget dengan visi misi OPOP. Tujuan OPOP kan ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis pesantren, jadi sinegi Bundesa dan OPOP adalah sebuah keniscayaan” ucap Ghofirin yang juga dosen di Universitas NU Surabaya.

Acara yang baru pertama kali dihadiri Tim OPOP Jatim ini, diselenggarakan dengan tujuan membangun kolaborasi pentahelix, yaitu dari unsur Akademisi, Bisnis, Komunitas, Pemerintah, dan Media.

Arman Nasution dari unsur Akademisi dari ITS mengklaim upaya ini adalah hal nyata yang ingin dibangun untuk memajukan Bumdesa di Jawa Timur. “Melalui pertemuan ini, saya yakin Bumdesa akan semakin Jaya, ujung-ujungnya masyarakat sejahtera,” ucap Arman yang juga menjabat sebagai Ketua PKKPBI ITS.

Sebagaimana sering disampaikan oleh Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjalankan Program OPOP dengan Tiga Pilar, yaitu Santripreneur, Pesantrenpreneur, dan Sosiopreneur. (*/ghof)

Iklan.

You Might Also Like

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

Tutup OPOP Expo 2025, Kadis KUKM Jatim Berharap Koperasi Pesantren Siap Bertarung

Digitalisasi Pemasaran Buka Peluang Lebih Luas bagi Produk Pesantren

Fintech sebagai Alternatif Solusi Keuangan Unit Bisnis Pesantren

TAGGED: Bumdesa, ITS, Mojokerto, opop, pesantren, PKKPBI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah tinjau Kampung Tangguh Semeru di Trenggalek
Next Article Di Bangkalan, Gubernur Khofifah pastikan vaksinasi dosis kedua segera dimulai

Advertisement



Berita Terbaru

Prof Ali Azis: Ekspresi itu meniru Rasulullah, Ekspresi itu terapi mental
Sospol
Wakil Ketua Umum PP ISNU Tekankan Pentingnya “Spiritualitas Modern”
Nahdliyyin
Alim Markus Bantu 1.500 Paket Sembako Ramadhan dan LAZISNU Jatim Santuni 40 Yatim
Nahdliyyin
Masjid Al-Akbar Surabaya Laksanakan Shalat Ghaib untuk Almarhum Jenderal TNI (Purn) H Try Sutrisno
Sospol

You Might also Like

Ekraf

Unusa Resmikan TAX Center, Dorong Ekonomi Kreatif Berdampak Global

12/11/2025
Ekraf

Tingkatkan SDM Pesantren, Foker Koppontren Jatim Gandeng BDI

18/09/2025
Ekraf

Gus Kautsar: Surga suka orang yang kembangkan potensi dan jaga mulut

14/09/2025
Ekraf

FESyar Jawa 2025, BI dan Gubernur Jatim dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

12/09/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?