By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: OPOP dan Pesantren Al-Rifaie 2 Malang bersinergi tanam beras hitam untuk kurangi risiko diabet
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > OPOP dan Pesantren Al-Rifaie 2 Malang bersinergi tanam beras hitam untuk kurangi risiko diabet
Ekraf

OPOP dan Pesantren Al-Rifaie 2 Malang bersinergi tanam beras hitam untuk kurangi risiko diabet

13/02/2021
Pesantren Al-Rifaie 2 Malang
SHARE

Malang (Radar96.com) – Pesantren di Jawa Timur melalui Program OPOP bersinergi dan berkolaborasi dengan Pesantren Al-Rifaie 2 Malang menanam bibit beras hitam di lahan sawah milik pesantren Al-Rifaie 2 Malang, untuk mewujudkan swasembada pangan organik.

Kesiapan sinergi ini disampaikan Ust. H. Ach. Rofik, SE., MM. Direktur Ekonomi Bisnis Pesantren Al Rifaie Malang, Sabtu (13/2/2021).

Pertanian beras hitam Koppontren Al-Rifaie 2 Malang ini bermula dari “OPOP expo” yang diselenggarakan oleh Tim OPOP yang didukung Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan Expo yang diadakan di Maspion Square pada pertengahan Desember 2021 memberi dampak positif, diantaranya sinergi dan kolaborasi antar Pesantren di Jawa Timur.

“Alhamdulillah, berkah acara pameran produk pesantren OPOP, kami ditemukan dengan pesantren yang menyediakan bibit dan juga sistem pertanian yang bagus. Dari sanalah kami belajar dan ingin bekerja sama mengolah lahan pertanian yang kami miliki,” ucap Ust Rofik yang juga aktif sebagai pembina asosiasi pariwisata Jawa Timur.

Ustadz Rofik menjelaskan bibit padi hitam didapat dari Pondok Pesantren Modern Sumber Daya At-Taqwa (Pomosda) Nganjuk.

“Bukan hanya bibitnya, tapi cara bercocok tanamnya kami juga diajari dan didampingi tim dari Pomosda. Manfaat dari beras hitam ini juga banyak sekali, diantaranya Beras Hitam ini cocok untuk mengurangi risiko Diabet. Apalagi sistem yang digunakan adalah sistem organik, tanpa menggunakan pestisida dan bahan kimia,” ucapnya.

Dalam kesempatan lain, Sekretaris OPOP Jawa Timur, Moh. Ghofirin mengungkapkan bahwa hingga saat ini program OPOP Jatim sudah diikuti 550 Pondok Pesantren se Jawa Timur.

Diharapkan melalui program prioritas Pemprov Jatim ini terjalin kerja sama antar Pondok Pesantren dalam berbagai aspek, diantaranya aspek swasembada pangan.

“Senang sekali ya, kita bisa menyaksikan antar Pondok Pesantren bisa bersinergi dan kolaborasi. Apa yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Pomosda dan Al-Rifa’ie ini sangat baik sekali, dan saya akan terus mendorong agar para pengurus usaha di pesantren jawa timur terus meningkatkan kerjasama antar pondok pesantren” pungkasnya. (*/ghof)

Iklan.

You Might Also Like

Jatim pertahankan posisi jadi Sentra Produksi Susu Sapi Tertinggi Nasional
Ketua DPD dukung Kadin perbanyak jumlah pengusaha
Hari Pangan Sedunia 2021, Gubernur Khofifah: perkuat Ketahanan Pangan
Dipameri artefak Rasulullah di Probolinggo, Gubernur Khofifah: perkuat peran perempuan di sektor ekonomi
Gubernur Khofifah Panen Jagung ‘Reog 234’ Hasil Inovasi Masyarakat Ponorogo
TAGGED:opoppertanianpesantren
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jaringan GUSDURian dukung KPPPA tindak tegas “Aisha Wedding”
Next Article PCNU Jakarta Timur kembangkan “Nusa Mart” dan HPN

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Unesa dan Lakpesdam PWNU Jatim Berkolaborasi Riset dan Penguatan SDM
Nahdliyyin
Persiapkan Remaja Tangguh, LKK PWNU Jatim Gelar CKG dan BRUS di Ponpes
Nahdliyyin
Meneguhkan Supremasi Syuriyah: Menjaga Marwah Organisasi Ulama.
Nahdliyyin
Ketua KI Jatim Mantapkan Kolaborasi Keterbukaan Informasi ke PWI dan SMSI
Sospol

You Might also Like

Ekraf

Setiap Senin mulai Senin (19/9), Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim digelar di 8 kota

20/09/2022
Ekraf

ISMI siap dukung Gerakan Ekonomi Syariah

19/05/2021
Ekraf

Ketua Umum DPP HPN 2022-2027 fokus garap sektor usaha energi dan kembangkan UMKM

25/11/2022
Ekraf

Pusaka Keris di Launching Icon-ELT 2022

19/10/2022
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?