By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: UNUSA lakukan KKN dengan “digitalisasi” kantin pesantren
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > UNUSA lakukan KKN dengan “digitalisasi” kantin pesantren
Milenial

UNUSA lakukan KKN dengan “digitalisasi” kantin pesantren

16/08/2021
Serah terima kelompok 61 KKN UNUSA (*/pna)
SHARE

Malang (Radar96.com) – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan memberi kontribusi nyata bagi perkembangan pesantren berbasis digital. Di masa pandemi covid 19, UNUSA menerjunkan lebih dari 500 mahasiswa ke pesantren-pesantren di pelosok daerah Jawa Timur.

Salah satu Pesantren sasaran KKN UNUSA tahun ini adalah Pondok Pesantren Mansyaul Ulum, Malang. Ketua Kelompok 61, Siti Romlah, mengatakan bahwa dirinya dan anggota kelompoknya sudah merancang berbagai kegiatan untuk dilaksanakan di lokasi KKN, baik secara daring maupun luring.

“Setidaknya saya bersama teman-teman akan melakukan tiga kegiatan utama, yaitu pendampingan pengelolaan kantin pesantren berbasis digital, pelatihan tata kelola organisasi dan usaha di pesantren, dan pelatihan penyusunan laporan keuangan usaha di pesantren,” katanya disela-sela serah terima peserta KKN di Ponpes Masyaul Ulum Malang (16/8).

Romlah menjelaskan bahwa kegiatan utama akan dilakukan secara blended, yaitu perpaduan antara metode offline dan online. Hal ini dilakukan karena pendekatan full online dirasa cukup memberatkan bagi Pesantren itu sendiri.

Siti Romlah, menyerahkan satu buah Tablet kepada ketua Yayasan Ponpes untuk digitalisasi kantin pesantren. (*/pna)

“Metode yang akan kami gunakan ada dua macam, yaitu offline dan online. Namun demikian saya selalu berpesan kepada anggota kelompok agar terus menjaga 5 M plus 1 D, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas, dan Doa,” jelas Romlah yang juga mahasiswa Akuntansi UNUSA semester 6.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kelompok 61, Mohammad Ghofirin menjelaskan bahwa dirinya selalu mengingatkan mahasiswa agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, pembiasaan daring bagi pesantren harus diupayakan dalam pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan.

Ghofirin juga bepesan kepada mahasiswa agar melakukan setiap kegiatan sebaik-baiknya dan selalu menjaga kesopanan selama berada di Lokasi KKN. “Ada budaya yang mungkin sedikit berbeda dari kampus, di Pesantren sopan santun sangat dijunjung tinggi. Adab berbicara dengan Kyai atau Guru harus sedemikian rupa, sehingga kesan sopan santunnya semakin terasa,” katanya.

Dalam sambutan penyerahan mahasiswa KKN, Ghofirin menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua Yayasan dan Majelis Masyayekh, apabila dalam pelaksanaan KKN kali ini, ada yang kurang berkenan. Ghofirin juga menyampaikan terima kasih karena adik-adik Mahasiswa sudah diterima dan difasilitasi dengan sangat baik.

“Alhamdulillah, Ketua Yayasan dan Pengasuh Ponpes sangat menerima adik-adik, baik secara online maupun offline. Hal ini sangat membanggakan. Saya yakin kegiatan adik-adik mahasiswa KKN akan dapat berjalan lancar dan bekah di Pesantren Mansyaul Ulum ini,” katanya.

Ghofirin yang juga Dosen Prodi Akuntansi Unusa menambahkan setiap Universitas selalu memiliki satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu KKN. Melalui KKN, Kampus ingin melalukan dharma ketiga dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Dharma Pengabdian Kepada Masyarakat, sehingga Civitas Akademika Universitas bisa berperan nyata dalam pembangunan Bangsa Indonesia seutuhnya.

Ditemui setelah acara serah terima peserta KKN, Pengasuh sekaligus Ketua Yayasan Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Malang, KH. Badrud Arifin mengungkapkan rasa bahagia dan Bangga bahwa Pesantrennya ditempati mahasiswa UNUSA KKN.

“Rasanya seperti mimpi, pesantren kami jauh dari pusat Kota Malang, tapi Alhamdulillah, adik-adik tergerak untuk mengabdi disini. Insyaallah kami akan selalu mendukung setiap kegiatan yang akan dilakukan oleh adik-adik Mahasiswa. Kami sangat berharap adik-adik bisa mewarnai dunia pesantren yang selama ini mungkin masih banyak kekurangan, terutama di pesantren mansyaul ulum ini,” kata Kyai yang biasa disapa Kyai Badrud ini. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Halalbihalal, Majelis Alumni IPNU-IPPNU Titipkan GenZI jadi fokus binaan IPNU-IPPNU

Dua Mahasiswi FKIP Unusa Juara Nasional Jujitsu, Cerminan Karakter Pendidik Masa Depan

Gus Iqdam dan Wagub Jatim Luncurkan ”Talenta Digital Santri” Al Yasmin dengan 21 konfigurasi drone

99 GenZi Siap Sambut “Tamu” Qiyamullail di Masjid Al-Akbar Surabaya

Ngaji “Spirit of Ramadhan” di Masjid Al-Akbar, Hanan Attaki: Tiga Cara “Caper Allah”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah: Jaga Merah Putih untuk Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh
Next Article HUT RI Ke-76, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya bagikan 76 paket sayuran kepada warga

Advertisement



Berita Terbaru

Sekjen Kemendiktisaintek: PTNU harus Atasi “Mismatch” Pendidikan
Nahdliyyin
120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim
Ekraf
Fenomena “Ghosting Berkedok Lupa: Seni Menghilang Tanpa Rasa Bersalah” dalam Perspektif Relasi Sosial dan Etika Keislaman
Kolom
KPK rekomendasikan 7 solusi cegah 8 potensi korupsi program MBG
Sospol

You Might also Like

Milenial

Dokter Pia Targetkan Pengabdian di Tanah Kelahiran Mobagu, Sulut

12/02/2026
Milenial

Nabila, Dokter Alumni Unusa Siap Mengabdi untuk Masyarakat Papua

12/02/2026
Milenial

Jalur Al-Qur’an Antarkan Alumni Unesa Ainur Roziqin Tampil Qori’ di hadapan Presiden Prabowo dalam 1 Abad NU

12/02/2026
Milenial

Hanan Attaki: Ramadhan Bulan Rehat Mental dan Bulan Caper Terbaik pada Allah

05/02/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?