By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah ajak APINDO perkuat Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Gubernur Khofifah ajak APINDO perkuat Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan
Ekraf

Gubernur Khofifah ajak APINDO perkuat Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan

23/01/2022 Ekraf
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para pengusaha yang tergabung dalam APINDO untuk memperkuat sektor pertanian, perkebunan dan peternakan di Jatim. Khofifah mengatakan hal itu di Gedung Negara Grahadi, Minggu (23/1/2022), setelah terpilih dan dilantiknya pengurus APINDO pada Musyawarah Provinsi IX APINDO Jawa Timur yang diketuai Eddy Widjanarko. (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Saat melantik jajaran Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Timur periode 2022-2027, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para pengusaha yang tergabung dalam APINDO untuk memperkuat sektor pertanian, perkebunan dan peternakan di Jatim.

“Dengan begitu, ekonomi Jatim dapat lebih cepat bangkit dan terus tumbuh secara inklusif,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Minggu (23/1), setelah terpilih dan dilantiknya pengurus APINDO pada Musyawarah Provinsi IX APINDO Jawa Timur yang diketuai Eddy Widjanarko.

Menurut Khofifah, Provinsi Jatim memiliki potensi yang besar di ketiga sektor tersebut. Beberapa potensi yang bisa diinvestasi para pengusaha seperti komoditas kopi dan kakao, peternakan sapi, hingga proses pengolahan padi menjadi beras premium.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para pengusaha yang tergabung dalam APINDO untuk memperkuat sektor pertanian, perkebunan dan peternakan di Jatim. Khofifah mengatakan hal itu di Gedung Negara Grahadi, Minggu (23/1/2022), setelah terpilih dan dilantiknya pengurus APINDO pada Musyawarah Provinsi IX APINDO Jawa Timur yang diketuai Eddy Widjanarko. (*/hmn)

Sektor pertanian komoditas padi misalnya, Khofifah menjelaskan, beras-beras yang dihasilkan dari padi di Jatim masih banyak yang kualitas medium, karenanya Khofifah berharap para pengusaha bisa berinvestasi di sektor ini, khususnya pengadaan dryer dan RMU (rice milling unit), sehingga bisa menghasilkan beras kualitas premium.

“Saya juga berharap ada penyiapan Alsintan-nya (Alat dan Mesin Pertanian), Harvester bisa membantu loss nya padi saat dipanen. Jika dipanen manual, lossnya bisa sampai 10 persen. Dengan harvester bisa dibawah satu persen. Dengan begitu, secara otomatis, produktivitas pertanian di Jatim akan meningkat, yang dibarengi dengan bertambahnya kesejahteraan para petani juga akan semakin berlipat,” kata Khofifah.

Pada kesempatan yang sama, mantan Menteri Sosial RI tersebut juga memaparkan, pada tahun 2021, untuk pertama kalinya produksi padi Jawa Timur tertinggi secara nasional. Yakni sebanyak 9.934.361 ton GKG. Artinya, Jawa Timur menjadi sentra produksi beras terbesar di Indonesia.

“Saya ingin menyampaikan hal yang dilakukan sebenarnya sederhana, kalau sudah mulai musim hujan, saya keliling, dan mengingatkan jangan telat menanam sesudah panen. Kalau jaraknya lama, kesusul kemarau dan genangan air tinggi,” kata Khofifah.

Untuk kopi dan kakao sendiri merupakan komoditas perkebunan yang paling dibutuhkan untuk mendukung ekspor Jawa Timur. Lantaran permintaan kopi dan kakao di pasar domestik maupun internasional selalu meningkat. Salah satunya Kopi Jember dan Bondowoso yang sudah masuk pasar internasional. Bondowoso sendiri memiliki tagline “Republik Kopi”.

“Topografi wilayah di Jawa Timur untuk bisa dikembangkan lebih besar, misalnya kopi dan kakao, yang potensinya luar biasa. Hari ini kita ingin mengajak para pengusaha Jatim yang memiliki lahan, barangkali bisa bergabung dalam pengembangan kakao dan kopi di Jatim. Kita masih melihat disparitas wilayah antara selatan dan utara di Jatim, tentu kita berharap bahwa wilayah selatan yang pembangunan infrastrukturnya relatif kurang, ini kalau dibangun dengan penguatan ekonomi melalui kopi dan kakao, saya rasa akan bisa mendorong semua pihak melakukan percepatan pembangunan infrastrukturnya,” papar Khofifah.

Komoditas lainnya yang bisa dikembangkan yaitu tanaman porang sudah menjadi komoditas ekspor unggulan Jawa Timur. Tujuan ekspor tanaman porang ini mulai dari China, Jepang, dan beberapa negara lainnya.

Nilai ekspor porang yang terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2018 volume ekspor porang dari Jatim mencapai 5,51 ton dengan nilai sekitar Rp270,3 miliar. Sedangkan pada tahun 2019 meningkat 9 persen, menjadi 6 ton dengan nilai sekitar Rp297 miliar.

“Lalu pada tahun 2020 meningkat hingga 70 persen di volume 10 ton dengan nilai Rp499,08 miliar. Oleh karenanya saya berharap ada yang invest untuk membuka pabrik pengolahannya,” ujarnya.  

Pada kesempatan yang sama, Khofifah mengatakan selesainya Musyawarah Provinsi ke IX APINDO dan telah dilantiknya pengurus APINDO Periode 2022- 2027 ini diharapkan dapat memperkuat sinergitas antara APINDO dan Pemprov Jatim serta Pemerintah Kabupaten serta Pemerintah Kota yang ada di Jawa Timur, untuk menjaga ekosistem berusaha.

Sementara itu, Ketua Umum DPN APINDO Hariyadi Sukamdani menyambut baik terkait penambahan dryer bagi kualitas beras para petani di Jawa Timur.

“Misinya APINDO adalah mengupayakan nilai tambah dari potensi yang ada di nasional, apakah itu subtitusi impor ataukah mengolah sumber daya yang ada di Indonesia menjadi mempunyai nilai tambah lebih tinggi,” jelas Hariyadi.

Hariyadi juga menyampaikan terimakasih atas kolaborasi yang dilakukan oleh Pemprov Jatim bersama dengan APINDO Jatim. Menurutnya, APINDO akan terus aktif bekerjasama dengan Pemprov Jatim untuk mendukung setiap kebijakan yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah.

“Kita berharap, harus segera diisi kekosongannya ini (struktur organisasi APINDO Jatim. Supaya roda organisasi bisa berjalan normal kembali. Kita harapkan hari ini selesai semua dan bisa lebih cepat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan DPP APINDO Jatim Alim Markus, Ketua KADIN Jawa Timur Adik Dwi Putranto, serta beberapa perwakilan pejabat OPD dilingkup Pemprov Jatim dan para anggota APINDO Jatim. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Gus Lilur Apresiasi Menkeu Purbaya dorong Legalitas Rokok Rakyat dan Percepatan KEK Tembakau Madura

Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Bupati Ponorogo akan bangun kawasan Wisata Modern
Next Article NU Gresik mulai peletakan batu pertama TPQ dan Musholla di Lumajang

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Saat turba, PWNU Jatim Apresiasi MWC Tambak-Bawean yang Miliki Poliklinik dan BMT potensial
Nahdliyyin
Menjajaki Kolaborasi Riset Penyakit Infeksi, RC-GERID UNAIR Benchmarking ke Pusat Genom Malaysia
Sospol
Puluhan biksu dari empat negara singgahi Masjid Al-Akbar Surabaya dalam perjalanan spiritual IWFP
Uncategorized
Pesantren Bayt Al-Hikmah dan Al Yasmin Siapkan Kolaborasi Program Penguatan Kompetensi Digital Santri
Milenial

You Might also Like

Ekraf

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

16/04/2026
Ekraf

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

28/03/2026
Ekraf

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

10/03/2026
Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?