By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Jatim pastikan Isoter siap Layani Pasien Gejala Ringan dan Tidak Bergejala
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Jatim pastikan Isoter siap Layani Pasien Gejala Ringan dan Tidak Bergejala
Sospol

Jatim pastikan Isoter siap Layani Pasien Gejala Ringan dan Tidak Bergejala

07/02/2022 Sospol
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Isoter bersama Forkopimda Jawa Timur (7/2/2022). (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan fasilitas isolasi terpusat (isoter) untuk wilayah Surabaya Raya siap digunakan pasien Covid-19.

Isoter untuk kawasan Surabaya dipusatkan di Asrama Haji Sukolilo dan Rumah Sakit Darurat Lapangan Tembak Surabaya, isoter Sidoarjo dipusatkan di Mall Pelayanan Publik Sidoarjo, dan isoter Gresik dipusatkan di tujuh Puskesmas.

Khofifah menyebut semua isoter yang disiapkan tersebut dalam keadaan baik dan layak. Khusus isoter Asrama Haji, seluruh fasilitas, mulai dari tempat tidur, kamar mandi, hingga tenaga kesehatan telah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.

Total kamar yang tersedia di Asrama Haji Sukolilo mencapai angka 432 kamar yang diisi 3 bed dan 1 kamar mandi dalam satu kamar. Saat ini, telah terisi 204 kamar. Setiap kamar akan diisi oleh pasien gejala ringan dan tanpa gejala.

Sementara, jumlah tempat tidur di RS Lapangan Tembak yang tersedia adalah 187 yang terdiri dari 88 bed di gedung B1, 89 bed di gedung B2, dan 10 bed di IGD. RS ini masih belum ditempati pasien, tapi ada 40 orang Satgas yang sudah bersiap.

“Ini tempatnya keren sekali. Pelayanannya juga disiapkan sangat bagus dan siap reaktivasi. Dengan ini, kami berharap agar bisa membantu proses recovery dan menjaga pasien tetap dalam kondisi baik,” ucapnya saat meninjau Isoter bersama Forkopimda Jawa Timur.

Khofifah menyampaikan bahwa pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan maupun tanpa gejala bisa berobat ke isoter yang telah disiapkan pemerintah. Langkah ini guna mengurangi beban Rumah Sakit rujukan yang berfokus pada pasien gejala sedang dan berat.

“Ini sudah cukup nyaman, jadi untuk masyarakat Surabaya Raya dengan gejala ringan atau tanpa gejala, jangan datang ke rumah sakit tapi datanglah ke isoter-isoter ini. Karena di isoter, kondisi pasien bisa lebih terkontrol sehingga kalau gejalanya meningkat, bisa langsung dirujuk ke RS terdekat,” pintanya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga meminta kepada pemerintah kabupaten/kota untuk bersiap menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang diperkirakan jatuh pada minggu ketiga Maret mendatang. Khofifah berpesan, agar pemerintah terus meningkatkan testing, tracing, dan treatment (3T) serta pelayanan kuratif lainnya.

“Seperti yang diprediksi oleh Kementerian Kesehatan bahwa 22 Maret nanti adalah puncak melonjaknya Covid-19 untuk semua varian. Maka tugas pemerintah adalah meningkatkan 3T. Selain itu, ada 3 hal lain yang harus dipersiapkan. Yakni kesiapan rumah sakit, isoter, juga kerelawanan untuk PPKM Mikro dan kampung tangguh,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah meminta masyarakat untuk bekerjasama memutuskan rantai penyebaran Covid-19 dengan menerapkan secara ketat protokol kesehatan dengan terus memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan, serta membatasi mobilisasi (5M).

“Pemerintah sudah mengusahakan yang terbaik untuk pelayanan kuratifnya. Maka, saya minta sinergi masyarakat untuk melakukan tindakan preventif dengan terus menerapkan 5M agar daerah aglomerasi seperti Malang Raya dan Surabaya Raya ini terjaga dari lonjakan kasus. Sehingga semua daerah juga diharapkan aman terkendali,” tuturnya.

“Kami bersama Forkopimda ingin memastikan semua sudah bersiap untuk memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat Jawa Timur. Semoga covid-19 ini cepat berlalu,” tambahnya.

Sebelumnya, Khofifah juga melakukan maraton peninjauan isoter di Puskesmas Rawat Inap Sidayu, Kab. Gresik; RS Lapangan Ijen Boulevard, Kota Malang; RS Lapangan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) sisi Bangkalan; dan Mall Pelayanan Publik (MPP), Kab. Sidoarjo.

Turut serta dalam kunjungan tersebut Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurcahyanto, Kajati Mohammad Dhofir, Pangkoarmada II Surabaya Iwan Isnurwanto, serta Walikota Surabaya Eri Cahyadi.

Sebagai informasi, menurut data nasional per tanggal 6 Februari 2022, kumulatif konfirmasi kasus Covid-19 di Jatim mencapai 411.649 kasus dengan penambahan 2.218 kasus baru. Sedangkan, kasus aktif saat ini mencapai angka 6.028 atau sekitar 1,46% dari keseluruhan kasus.

Untuk kasus meninggal Jatim mencapai angka 29.792 dengan penambahan 7 orang atau 7,24%. Meskipun begitu, kasus sembuh mencapai 375.829 dengan penambahan 1. 238 kasus baru atau 91,30% dari total keseluruhan kasus.

Sementara itu, data Dinas Kesehatan Provinsi Jatim mencatat, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Jatim per 6 Februari 2022 relatif menurun drastis dari 1 Januari 2021. Di mana, BOR ICU tercatat 9 %, BOR isolasi tercatat 8%. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Pesantren se-Madura Raya Bergerak Bersama, Modernisasi Koperasi jadi Fokus Utama

Al Yasmin Gandeng UNITOMO Perkuat Kolaborasi Pendidikan Digital

Al Yasmin dan UMAHA Kembangkan Mahasiswa Berbasis Digital Entrepreneurship

Kontroversi Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Tanggapan Pakar: Pendidikan Bukan Sekadar Menang-Kalah, Tapi Soal Kejujuran dan Keadilan

MUI Jatim Siap Edukasi Pengelolaan Dana Pesantren

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Muhibbin: Hadratus Syaikh Bapak Muslim Indonesia Sejati
Next Article BMT NU Harus Penuhi Kaidah Standar Perbankan

Advertisement



Berita Terbaru

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Haji itu soal Panggilan dan Mampu
Kultural
Pesantren se-Madura Raya Bergerak Bersama, Modernisasi Koperasi jadi Fokus Utama
Sospol
PWNU Jatim: Jangan Rekayasa Kasus Dugaan Pencabulan di Pesantren Pagerwojo-Sidoarjo yang sudah Vonis
Nahdliyyin
Dewan Kesenian Bagian Spesifik dari Kebudayaan 
Kolom

You Might also Like

Sospol

Kajian Senja Al Yasmin, KH Muzakky AlHafidz : Haji simbolkan manusia itu sama dan fakir

07/05/2026
Sospol

Umaha Tebar Beasiswa untuk Generasi Berprestasi hingga Miliaran Rupiah

07/05/2026
Sospol

Ketua KPU RI: Mini Soccer di Masjid Al-Akbar Surabaya itu Top

06/05/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Raih Objek Wisata Religi/Budaya Terbaik 2026

05/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?