By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Manik-Manik buatan Desa Plumbon Gambang-Jombang tembus Eropa, Jatim usulkan jadi Desa Devisa
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Manik-Manik buatan Desa Plumbon Gambang-Jombang tembus Eropa, Jatim usulkan jadi Desa Devisa
Ekraf

Manik-Manik buatan Desa Plumbon Gambang-Jombang tembus Eropa, Jatim usulkan jadi Desa Devisa

13/02/2022 Ekraf
SHARE

Jombang (Radar96.com) – Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, selama ini dikenal sebagai desa penghasil manik-manik berbahan dasar limbah beling, yang tidak hanya diminati pasar domestik, namun juga telah mampu menembus pasar di negara-negara Benua Asia, Afrika dan Eropa.

Oleh karena itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengusulkan ke Lembaga Pembeayaan Eksport Indonesia (LPEI) agar menjadikan Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang sebagai Desa Devisa.

“Desa ini punya keunikan dan sangat otentik. Produk yang dihasilkan terbukti diminati pasar Asia dan Eropa sehingga sangat memenuhi syarat menjadi Desa Devisa yang tengah kita usulkan,” kata Khofifah di Jombang, Sabtu (12/2/2022).

Sebelumnya, Gubernur Khofifah telah meninjau dua lokasi desa devisa yakni Sentra Batik Tenun Gedog Tuban serta Sentra kain dan sarung Tenun Wedani Gresik.

Sebagai informasi, Desa Devisa sendiri merupakan program pendampingan yang digagas LPEI berbasis pengembangan masyarakat atau komunitas (community development). Program Desa Devisa memberi kesempatan bagi wilayah yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor untuk mengembangkan potensi secara ekonomi, sosial dan lingkungan bagi kesejahteraan masyarakatnya.

Dengan beberapa kriteria yang dijadikan asesmen oleh LPEI, Khofifah menyebut Kampung Manik-Manik di Jombang ini telah memenuhi keseluruhannya.

“Yang pertama adalah produk milik sendiri bukan karya orang lain yang diperjualbelikan di tempatnya. Lalu punya keunikan, punya pasar ekspor, dilakukan oleh banyak orang di satu desa dengan didukung kelembagaan kelompok. Saya rasa ini sudah memenuhi kriteria itu,” ucap Khofifah.

Setelah melihat secara langsung mulai dari proses pembuatan hingga penjualan di toko yang ada di tempat yang sama, Khofifah optimistis Desa Plumbon Gambang bisa menjadi desa devisa.

“Kita memang harus hunting untuk menemukan desa-desa mana di Jatim yang potensial dijadikan desa devisa. Kami turun dan melakukan asesmen sendiri, tapi tentu saja yang menentukan tetap LPEI,” jelasnya.

Khofifah menyebut jika LPEI memberikan kuota kepada Jatim sebanyak 15 desa untuk dijadikan desa devisa pada tahun 2022. Khofifah bersyukur atas besarnya kuota yang diberikan tersebut karena bisa menjadi pendongkrak kesejahteraan masyarakat desa.

Tetapi saat ini yang telah siap ada 20 desa. “Kita akan mengajukan semua. Karena kalau ini jadi desa devisa, akan dibantu desainernya, dibantu pembiayaannya dan dibantu akses pasarnya. Jika sudah masuk katalog LPEI saya berharap bisa mempercepat pengembangannya,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu perajin, Wartiah mengungkapkan bahwa sebelum pandemi Covid-19 melanda, tak kurang dari 10 negara di Asia dan Eropa menjadi pelanggan tetap manik-manik yang diproduksi para perajin.

Selain pasar luar negeri, manik-manik dari Desa Plumbon, Gambang, juga sangat diminati di dalam negeri. Provinsi Bali, NTT dan beberapa provinsi di Kalimantan, menjadi pasar tetap produk manik-manik asal desa tersebut.

“Meskipun ekspor ke luar negeri semenjak pandemi memang menurun, tapi disini kami sudah pernah ekspor hingga Madrid,” katanya

Terkait diusulkannya Desa Plumbon Gambang sebagai Desa Devisa, Wartiah mengatakan jika dirinya sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Gubernur Khofifah yang menjadikan usahanya bersama warga desa Plumbon Gambang Jombang bisa lebih maju.

“Terima kasih ibu Gubernur, semoga kami semua pengrajin manik-manik bisa menerima dampak baik dan berharap dengan sangat bisa menjadi salah satu dari 15 desa devisa,” pungkasnya

Sebagai informasi, di Desa Plumbon Gambang terdapat 125 unit pengusaha manik manik, dengan pekerja 1.200 orang yang berasal dari masyarakat sekitar baik Perempuan maupun laki-laki. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Gus Lilur Apresiasi Menkeu Purbaya dorong Legalitas Rokok Rakyat dan Percepatan KEK Tembakau Madura

Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah serahkan SK Perhutanan Sosial dari Presiden untuk tujuh LMDH di Lumajang
Next Article Forum IKM Jatim: bantuan modal untuk IKM masih minim

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Menjajaki Kolaborasi Riset Penyakit Infeksi, RC-GERID UNAIR Benchmarking ke Pusat Genom Malaysia
Sospol
Puluhan biksu dari empat negara singgahi Masjid Al-Akbar Surabaya dalam perjalanan spiritual IWFP
Uncategorized
Pesantren Bayt Al-Hikmah dan Al Yasmin Siapkan Kolaborasi Program Penguatan Kompetensi Digital Santri
Milenial
MUI Jatim Kolaborasi dengan Pemkot Madiun, Kembangkan Ekonomi Kreatif Santri
Sospol

You Might also Like

Ekraf

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

16/04/2026
Ekraf

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

28/03/2026
Ekraf

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

10/03/2026
Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?