By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur dan warga Jatim syukuri Kemerdekaan lewat Dzikir Kebangsaan dan Tumpeng Merah Putih
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur dan warga Jatim syukuri Kemerdekaan lewat Dzikir Kebangsaan dan Tumpeng Merah Putih
Sospol

Gubernur dan warga Jatim syukuri Kemerdekaan lewat Dzikir Kebangsaan dan Tumpeng Merah Putih

15/08/2022 Sospol
Doa dan dzikir kebangsaan dilangitkan ratusan warga Jatim dari berbagai elemen di Gedung Negara Grahadi, Minggu (14/8) malam, sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan. Majelis dzikir ini dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Dankodiklatal, Forkopimda Jatim, PWNU Jatim, PW Muhammadiyah Jatim, MUI Jatim, PW LDII Jatim, Dewan Masjid Jatim, personel TNI dari tiga matra, AD, AL dan AU serta Polri. (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Rasa syukur atas kemerdekaan menguat seiring doa dan dzikir kebangsaan yang dilangitkan ratusan warga Jatim dari berbagai elemen di Gedung Negara Grahadi, Minggu (14/8) malam.

Majelis dzikir ini dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Dankodiklatal, Forkopimda Jatim, PWNU Jatim, PW Muhammadiyah Jatim, MUI Jatim, PW LDII Jatim, Dewan Masjid Jatim.

Kebersamaan itu diperkuat pula dengan hadirnya personel TNI dari tiga matra, AD, AL dan AU serta Polri yang membacakan ayat suci Al Qur’an dan sari tilawah.

Turut hadir pula KH Dr. Reza Ahmad Zahid dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri yang memberikan tausiyah kebangsaan, dan KH. D Zawawi Imron serta majelis sholawat Riyadhul Jannah.

Doa dan dzikir kebangsaan tersebut semakin syahdu karena diiringi dengan tarian sufi yang gerakannya senantiasa berputar berlawanan dengan arah jarum jam.

Tidak hanya itu, keguyupan yang khidmat dalam doa dan dzikir menysukuri nikmat kemerdekaan juga disemarakkan dengan tradisi tumpengan. Bukan tumpeng biasa, ada sebanyak 77 tumpeng disiapkan dengan bendera merah-putih di atasnya.

Secara khusus, Gubernur Khofifah melakukan pemotongan tumpeng merah putih tersebut bersama Dankodiklatal serta Forkopimda Jatim, kemudian dilanjutkan dengan ‘muluk’ bersama tumpeng merah putih alias makan tanpa menggunakan sendok. Hal tersebut juga diikuti oleh para tamu undangan yang hadir.

Semua tamu duduk melingkar. Setiap sepuluh orang mengelilingi satu tumpeng untuk disantap bersama. Tradisi muluk tumpeng bersama ini menambah guyup rukun seduluran seluruh warga Jatim yang bersatu dalam acara doa dan dzikir kebangsaan yang digelar Pemprov Jatim memperingati HUT Ke 77 Kemerdekaan RI,

“Ini tradisi kita setiap tasyakuran. Semoga dengan bersyukur seperti ini, Allah akan melipatgandakan nikmat kepada kita semua,” tutur Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan selain menjadi rangkaian HUT kemerdekaan juga merupakan sarana untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan. Harapannya, doa dan dzikir ini akan menjadi spirit Jatim untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat dari pandemi Covid-19.

“Sri Lanka yang sedang punya konflik internal hanya punya 2 suku. Afganistan hanya punya 7 suku. Indonesia punya 714 suku. Berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa serta ihtiar dan do’a kita semua bangsa Indonesia bisa bersatu? Karena untuk mengelola besarnya jumlah suku bangsa dengan beragam bahasa dan adat istiadat itu butuh elemen strategis yang saling menguatkan saling menghormati dan saling menghargai,” ujarnya.

“Untuk saling menguatkan satu sama lain, ada doa yang dimunajatkan dan ikhtiar maksimal oleh semua elemen strategis di semua lini . Maka dengan dzikir ini, kita berharap pulih ekonomi lebih cepat , sosial, budaya, dan ketahanan setelah menghadapi Covid. Jadi pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat,” lanjut Khofifah.

Gubernur perempuan pertama Jatim itu menjelaskan, manusia tidak pernah tahu kapan munajat dan doa itu diijabah. Tapi, seseorang harus tetap berikhtiar berdo’a mengiringi antara profesionalisme dan kerja keras.

“Harapan kita adalah kalau kita membaca shalawat, lalu kemudian ruh Rasulullah hadir, maka yang terbangun adalah moderasi dan toleransi yang begitu kuat. Dan itu dibutuhkan oleh sebuah negara dengan berbagai keberagaman seperti Indonesia,” imbuhnya.

Mantan Menteri Sosial RI itu mengatakan, berbagai ikhtiar dzahiriah sudah diusahakan. Termasuk apa yang diperjuangkan secara saintifik. Hanya saja, melalui dzikir, ikhtiar akan lebih bermakna karena melibatkan Allah yang menjanjikan bahwa dengan berdzikir maka hati akan tenang. Jika hati tenang bekerja juga tenang kehidupan lebih tenang.

“Dengan berdzikir, hati kita tenang, Indonesia tenang, masyarakat Jatim dan seluruh rakyat bisa mengarungi kehidupan dengan tenang. Kalau rakyat, pemimpin, dan bangsa tenang, insya Allah pulihnya lebih cepat dan bangkitnya lebih kuat ,” tuturnya.

Khofifah juga mengatakan, dengan berdzikir dan shalawat, diharapkan apa yang sudah dicapai harus dipertahankan dan ditingkatkan. Agar bisa mencapai target-target yang sudah diputuskan bersama.

“Saya berharap bahwa kita bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi dan terus tumbuh secara inklusif. Berarti ada pertumbuhan ekonomi yang memberikan dampak langsung terhadap penurunan kemiskinan yang signifikan dan investasi yang lebih banyak masuk,” terangnya.

Untuk ikhtiar tersebut, Khofifah menjelaskan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan LAN dan BPSDM Jatim untuk memberi kesempatan peserta diklatpim II mengikuti studi banding ke Singapura dan Malaysia. Mengingat, Global Competitiveness Index, Innovation Index, dan Effectiveness Index di kedua negara tersebut tinggi sekali.

“Makanya kalau kita lihat untuk negara negara ASEAN , nomor 1 Singapura dan nomor 2 Malaysia. Kita punya kemampuan untuk bisa melompati itu, karena itu saya minta dan sudah disetujui. Mudah-mudahan kita bisa meningkatkan indeks daya saing, indeks inovasi dan indeks efektivitas yang sekarang juga dibutuhkan oleh Jawa Timur,” harapnya.

Kemudian, Khofifah berharap agar dzikir yang dilakukan dapat menjadi pengantar dari suksesnya seluruh doa dan ikhtiar elemen kepemerintahan dan masyarakat khususnya di Jawa Timur.

“Mudah-mudahan dimudahkan usaha kita membangun negeri ini dan Jawa Timur, serta bagaimana kita bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas SDM di Jawa Timur. Semoga semua manfaat dan dapat mewujudkan masyarakat adil makmur. Amin,” tutupnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda

336 Atlet Ramaikan Turnamen Panahan Bhayangkara V di Bondowoso

KHA Muzakki Alhafidz: Jangan Takut Hijrah, karena Hijrah itu Keniscayaan dan untuk Lebih Baik

Polisi: ASN Terduga Pemukul Perawat RSUD Bondowoso Jadi Tersangka

SPPG se-Grujugan, Bondowoso Manfaatkan Masa Jeda Operasional MBG untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Halaqoh Fiqih Peradaban dan Kepentingan Nasional Bangsa Indonesia
Next Article Strategi Swasembada Beras Perlu Diadopsi untuk Komoditas Pangan Lain

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda
Sospol
Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan
Nahdliyyin
Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro
Nahdliyyin
MENGURUS NU: ANTARA KHIDMAH DAN LIVELIHOOD
Uncategorized

You Might also Like

Sospol

Lintas Parpol di Surabaya Beri Sinyal Penambahan Dapil, KPU Pastikan Proses Terbuka dan Proporsional

24/06/2026
Sospol

Api Hanguskan Gudang Alas Tembakau di Pancoran Bondowoso

23/06/2026
Sospol

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Sepakat Perkuat Informasi Berkualitas untuk Masyarakat

22/06/2026
Sospol

Bupati Bondowoso Hamid: ZISWAF Produktif Harus Jadi Kekuatan Baru Pesantren

20/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?