By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gus Baha Jadi Dai Terpopuler (D20) di Media Sosial
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Gus Baha Jadi Dai Terpopuler (D20) di Media Sosial
Nahdliyyin

Gus Baha Jadi Dai Terpopuler (D20) di Media Sosial

03/11/2022 Nahdliyyin
KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menjadi sosok dai yang paling populer di media sosial berdasarkan survei LD PBNU bekerja sama dengan Kementerian Agama. Hal ini disampaikan Ketua LD PBNU KH Abdullah Syamsul Arifin di sela-sela Rakenas IX LD PBNU di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Rabu (26/10/2022). (*/NUO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) merilis D20 atau 20 Dai NU paling populer di jagat media sosial.

Hasilnya, Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menjadi sosok dai yang paling populer di media sosial berdasarkan survei yang dilakukan LD PBNU bekerja sama dengan Kementerian Agama.

Hasil itu disampaikan Ketua LD PBNU KH Abdullah Syamsul Arifin bersama Kepala Balai Litbang Agama Jakarta, Samidi di sela-sela Rakenas LDNU di asrama Haji, Pondok Gede Jakarta Timur pada Rabu (26/10/2022).

Di urutan kedua ditempati oleh Prof Quraish Shihab dan KH Musthofa Bisri (Gus Mus) berada di posisi ketiga. “Dai-dai NU ternyata memang ada di dunia medsos,” kata KH Soleh Sofyan, Pengurus LD PBNU, terkait survei yang juga didukung oleh Universitas Wahid Hasyim Semarang ini.

“Selama ini kita menganggap bahwa dai-dai Nahdlatul Ulama itu di-rate bawah, tapi ternyata setelah kita mengadakan penelitian dan survei dengan Litbang Agama dan teman-teman dari (Universitas) Brawijaya, dan dari Lembaga Dakwah PBNU, ternyata survei membuktikan bahwa dai-dai dari Nahdlatul Ulama ada di top (puncak),” imbuhnya.

Hal ini menurutnya menunjukkan bahwa para kiai-kiai NU dengan paket-paket yang disuguhkan kepada masyarakat melalui media sosial merupakan paket yang menarik. Para kiai dan dai ini menurutnya mampu menyuguhkan penjelasan yang semakin memperkuat bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin.

Di antara nama-nama kiai dan dai NU yang masuk jajaran 10 besar yakni KH Anwar Zahid, KH Ahmad Muwaffiq, KH Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah), dan beberapa dai Ahlussunnah wal Jamaah lainnya.

Hasil Survei ini merupakan rangkaian dari kegiatan Rakernas LDPBNU yang digelar pada 25-27 Oktober 2022. Rakernas ini juga menghasilkan rekomendasi internal (kepada PBNU) maupun eksternal (kepada pemerintah) terkait dengan dunia dakwah di Indonesia.

Di antara rekomendasi tersebut adalah dorongan agar pemerintah peduli dengan aksi kelompok-kelompok yang gemar memprovokasi umat dengan tuduhan kafir. Paham takfiri (pengafiran) semacam ini ditengarai akan menyulut permusuhan dan perpecahan sesama anak bangsa.

Pada masyarakat Muslim akar rumput kerap terjadi perdebatan, tudingan bid’ah bahkan pengafiran atas tradisi keagamaan mayoritas umat Islam di Indonesia. Jika dibiarkan begitu saja, kelak paham ini akan menyuburkan ekstremisme dan terorisme.

LD PBNU juga mengingatkan pemerintah akan merebaknya kajian-kajian keagamaan di lingkungan perkantoran pemerintah yang dalam beberapa hal bertolak belakang dengan komitmen pemerintah dalam membangun moderasi beragama. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/gus-baha-jadi-dai-terpopuler-di-media-sosial-YSjG6

Iklan.

You Might Also Like

OKK PCNU Ponorogo Prioritaskan PDPKP dan Kajian Strategis Qonun Asasi

Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas

PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri

Resmi, Cirebon Raya Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Kecam Penyergapan 9 Relawan Indonesia oleh IOF, Katib PBNU Desak Pemerintah Tempuh Langkah Diplomatik Tegas

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pemerintah Diharapkan Perluas Pasar Ekspor Garmen
Next Article Gubernur Khofifah kirim dokter dan nakes ke Pulau Kangean sasar 428 orang

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

OKK PCNU Ponorogo Prioritaskan PDPKP dan Kajian Strategis Qonun Asasi
Nahdliyyin
Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Jadikan Nabi Ibrahim sebagai Inspirasi Bina Keluarga
Sospol
MUI Gandeng BPJS Berikan Jaminan bagi Pekerja di Pesantren
Sospol
Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Founder Al Yasmin Meriahkan Harlah Ke-80 Muslimat NU di Hongkong

18/05/2026
Nahdliyyin

Saat turba, PWNU Jatim Apresiasi MWC Tambak-Bawean yang Miliki Poliklinik dan BMT potensial

16/05/2026
Nahdliyyin

30 Mahasiswa UINSA Ikuti Lakmud Komisariat IPNU-IPPNU

15/05/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim: Jangan Rekayasa Kasus Dugaan Pencabulan di Pesantren Pagerwojo-Sidoarjo yang sudah Vonis

14/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?