Nganjuk, Radar96.com – Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur mengadakan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) IPNU Jawa Timur di Nganjuk yang membahas kesiapan organisasi yang dipimpinnya dalam membangun sesuai trend kekinian.
Ketua PW IPNU Jatim, M Fakhrul Irfan Syah, dalam keterangannya, di Nganjuk, Senin, menyampaikan Rapimwil bertajuk ‘Pelajar Berdaya, Indonesia Digdaya’ di Gedung Balai Budaya Mpu Sendok, Nganjuk (29/7/2023) itu menyoroti pentingnya IPNU dalam membangun mekanisme organisasi yang lebih baik.

“Jadi, harus ada pembaharuan kultur atau budaya, dimana kalau sebelumnya masih menggunakan mekanisme organisasi yang manual dan juga terlalu kaku, tentu kita kini harus lebih fleksibel. Contoh dalam artian proses pelaksanaan musyawarah, bagaimana orang masuk organisasi yang formal bisa serasa masuk dalam komunitas,” katanya.
Menurutnya, sudah saatnya IPNU mengikuti tren-tren kekinian agar IPNU kian diminati masyarakat secara umum. IPNU harus lebih menarik, dan mengikuti trend-trend yang ada.
“Contoh hari ini sedang muncul tren filantropi, bagaimana orang-orang hari ini sedang gemar berbagi. IPNU harus bisa menggandeng komunitas-komunitas itu,” terangnya.
Irfan berharap, seusai pelaksanaan Rapimwil PW IPNU Jatim, seluruh elemen di IPNU bisa melaksanakan kaderisasi yang lebih baik.
“Kami berharap IPNU bisa melaksanakan kaderisasi lagi dengan masif dan bisa membuat tatanan organisasi lagi yang lebih fleksibel,” harapnya.
Kegiatan itu dihadiri diantaranya Ketua PCNU Kabupaten Nganjuk, KH Moh. Hasyim Afandi, Kepala Inspektorat Pemerintah Kabupaten Nganjuk, M Yasin, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk, Sri Handariningsih. (*/pw)



