By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Resmi Dimulai, PBNU Luncurkan Digdaya Persuratan untuk Tingkat PCNU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Resmi Dimulai, PBNU Luncurkan Digdaya Persuratan untuk Tingkat PCNU
Nahdliyyin

Resmi Dimulai, PBNU Luncurkan Digdaya Persuratan untuk Tingkat PCNU

03/02/2025
SHARE

Jakarta, radar96.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) meluncurkan secara resmi implementasi Digdaya Persuratan Tingkat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Sabtu (1/2) malam.

Peluncuran dilakukan bersama 500 orang fungsionaris PCNU dan PWNU yang hadir secara virtual melalui zoom meeting.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 220 PCNU telah siap menerapkan Digdaya Persuratan dalam korespondensi resmi organisasi. Ini sekaligus menandai transformasi digital di lingkungan Nahdlatul Ulama yang memasuki usia ke-102 tahun.

Gus Yahya menuturkan, sebagai Jam’iyah dengan jaringan organisasi yang begitu luas dan struktur yang kompleks serta berbagai macam layanan yang diberikan, tidak ada pilihan lain bagi Nahdlatul Ulama, kecuali mengadopsi sistem digital dalam tata kelola organisasi.

“Ini adalah arena pengorganisasian yang sangat luas dan kompleks. Sejak lama saya berpikir bahwa kita punya beberapa pilihan terkait hal ini. Tapi, tidak mungkin lagi kita mengelola organisasi sebesar NU dengan cara manual. Tidak ada pilihan lain untuk bertahan (survive) kecuali dengan menggunakan sistem digital”, tegasnya.

Dia menambahkan, berbagai pemerintahan di dunia juga telah menyadari kondisi tersebut. Itulah yang melatarbelakangi lahirnya sistem e-government beberapa tahun belakangan ini. Pemerintah Indonesia sendiri saat ini semakin gencar mencanangkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

“Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada pilihan lain untuk mengurus organisasi ini kecuali dengan sistem digital. Kalau tidak pakai sistem digital, maka paling banter yang terurus hanya NU di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Itu pun mungkin hanya sampai tingkat PCNU. Tingkat di bawahnya bisa jadi tidak terurus, apalagi ada puluhan wilayah/provinsi, ratusan cabang, dan ribuan wakil cabang/kecamatan,” tandas Gus Yahya.

Selain meluncurkan Digdaya Persuratan, pada kesempatan tersebut PBNU juga meluncurkan sistem Penilaian Kinerja yang merupakan bagian dari aplikasi Digdaya Kepengurusan. Dengan penilaian kinerja ini, PBNU berharap dapat memperoleh potret kondisi riil struktur organisasi di tingkat cabang ke bawah. Dengan demikian, hal tersebut dapat menjadi dasar bagi perumusan program dan kebijakan organisasi.

Digdaya NU adalah sebuah platform digital yang berasal dari akronim Digitalisasi Data dan Layanan Nahdlatul Ulama. Platform digital yang dikembangkan oleh PBNU sejak 1 Agustus 2024 ini meliputi berbagai layanan yang akan masuk dalam ekosistem Digdaya NU. Antara lain Digdaya Persuratan, Digdaya Kepengurusan, Digdaya Pesantren dan Digdaya Edukasi.

Jajaran fungsionaris PBNU yang hadir dalam peluncuran Digdaya Persuratan Tingkat PCNU tersebut antara lain KH. Amin Said Husni (Wakil Ketua Umum), H. Saifullah Yusuf (Sekretaris Jenderal), H. Nur Hidayat (Wakil Sekretaris Jenderal) dan H. A. Syarif Munawi (Wakil Sekretaris Jenderal). (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Hari Santri, PCNU Surabaya Pentaskan Drama Kolosal “Resolusi Jihad NU” di Tugu Pahlawan
Yenny Wahid terima Penghargaan dari Pemerintah Jepang
Warga NU padati Temu NU Se-Dunia Ke-20 di Makkah, Muslimat NU dukung Masjid Indonesia di London
Indonesia Diharapkan Mampu Jadi Produsen Kendaraan Listrik
Kiai Anwar Iskandar: Identitas NU jangan dimanfaatkan Mengais Suara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 120 Siswa LP Ma’arif Surabaya Belajar di “Kampung Inggris” Pare-Kediri
Next Article LD PWNU Jatim Persiapkan Buka Pesantren Mualaf Awal Bulan Ini

Advertisement



Berita Terbaru

Kader Muda NU Didapuk Sebagai Ketua DPW Perindo Jatim
Sospol
Gubernur Khofifah Bagikan Apem saat Megengan “Healing Ramadhan” di Masjid Al-Akbar
Sospol
“Tebuireng Institute” Serukan NU Kembali ke Qanun Asasi
Nahdliyyin
Tumbuh Pesat di Tahun Ketiga, Aset Dikelola BMTNU Sidoarjo Capai Rp 15 Miliar
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Muhibbin: Hadratus Syaikh Bapak Muslim Indonesia Sejati

06/02/2022
Nahdliyyin

Gus Nadirsyah Hosen ingatkan kemandirian Muktamar NU lewat “Koin NU”

07/10/2021
Nahdliyyin

Pelantikan PBNU 2022-2027 dirangkai pencanangan Gedung PBNU di IKN dan pembukaan Harlah 2022 di tiga kota

26/01/2022
Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Panggung Kebudayaan: Representasi NU Warnai Presidium Dewan Kesenian Jawa Timur

15/06/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?