By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: 23 Tahun, Istri Gus Dur Berkeliling Membersamai Dhuafa dan Kaum Marginal
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Gus File > 23 Tahun, Istri Gus Dur Berkeliling Membersamai Dhuafa dan Kaum Marginal
Gus File

23 Tahun, Istri Gus Dur Berkeliling Membersamai Dhuafa dan Kaum Marginal

16/03/2025 Gus File
SHARE

Gresik, radar96.com – Sudah bertahun-tahun Nyai Hj Sinta Nuriyah, istri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), telaten berkeliling Nusantara di setiap Ramadhan, guna membersamai para dhuafa dan kaum marginal melalui kegiatan sahur bersama.

Minggu (16/3) dini hari, giliran sahur bersama itu di Pondok Pesantren (Ponpes) Internasional Al Illiyin, Desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Gresik.

‘’Saya punya program sahur bersama dengan kaum dhuafa dan kaum marginal ini sejak saya mendampingi Gus Dur di Istana Negara dulu. Jadi, sampai sekarang lebih kurang 23 tahun,’’ kata Bu Nyai Sinta di hadapan ribuan jemaah dari berbagai elemen masyarakat.

Tidak hanya dari Gresik, peserta juga datang dari Jombang, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan.

Bukan tanpa dasar, Bu Nyai Sinta terus istiqamah keliling untuk sahur bersama tersebut. Dia menyebut, kalau berbuka tujuannya adalah membatalkan puasa. Berbeda dengan sahur.

‘’Kalau mengajak bersahur? Saya ingin mengetuk hati saudara-saudara saya yang beragama Islam, yang sedang berpuasa, untuk bersama-sama membuka pintu langit yang waktunya di sepertiga malam,’’ ujarnya.

Karena itu, Bu Nyai Sinta memilih untuk mengadakan sahur bersama tersebut. Bukan berbuka puasa bersama. Dalam kesempatan itu, perempuan kelahiran Jombang, 8 Maret1948, itu juga menerangkan hakikat puasa dengan bahasa sederhana.

“Puasa seharusnya menjadi proses revolusioner yang mampu mengubah sikap dan perilaku seseorang menjadi lebih baik, baik dalam hubungan dengan Tuhan maupun sesama,” katanya sambil mengutip Surat Al-Baqarah Ayat 183.

Ibu empat anak itu juga selalu menyelipkan pesan-pesan pentingnya persatuan dan kesatuan. Kendati ada perbedaan seperti suku dan lainnya, namun tetap Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa.

Sebelumnya, Bu Nyai Sinta pun sempat bertanya kepada para jemaah dengan nada humor. ‘’Bolehkah rebutan pacar?,’’ spontan sejumlah hadirin menjawab boleh dengan tertawa.

‘’Bolehkah rakyat rebutan kursi? Boleh, menurut saya. Asalkan dengan syarat tidak dibuat untuk memecah belah rakyat Indonesia,’’ tegasnya.

Di akhir nasihatnya, sebelum melaksanakan sahur, Bu Nyai Sinta mengajak jemaah untuk bersama-sama melantukan syair yang biasa dilakukan Gus Dur saat berceramah semasa hidup, yakni Ilahilastulil Firdaus (Syair Abu Nawas).
Ribuan jemaah pun melantukannya. Suasana pun terasa khidmat.

Sebagai informasi, Ponpes Internasional Al-Illiyin di Sumberwaru itu menjadi salah satu tempat terselenggaranya Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG) yang digelar Konunitas GUSDURian Kabupaten Gresik kali pertama. Saat itu, KPG langsung dihadiri Koordinator Jaringan Nasional GUSDURian Alissa Wahid, yang merupakan salah seorang putri Gus Dur.

Dengan semangat dan kerinduan itulah, Komunitas GUSDURian Gresik beserta jejaring lintas iman, rumah ibadah, organisasi masyarakat sipil, dan pemuda, serta Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Gresik bergotong-royong menyukseskan kegiatan sahur bersama Bu Nyai Sinta.

‘’Kegiatan ini juga bagian dari wujud kita memegang teguh 9 Nilai Utama dari Gus Dur,’’ ujar Mujiburrohman, penggerak komunitas GUSDURian Gresik.

Kegiatan sahur bersama itu juga dikemas dengan konsep zero waste. Selama ini, komitmen zero waste juga menjadi salah satu nilai yang diajarkan Ponpes Al Illiyin dengan bekerja sama dengan Tim Gresik Kawasan Merdeka Sampah (GKMS).

‘’Kami terima menyampaikan terima kasih atas kunjungan Bu Nyai Sinta dan semua yang hadir dan membantu acara sahur bersama ini,’’ kata Abuya Ahmad Yani Illiyin, pengasuh Ponpes Internasional Al Illiyin. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Gus Dur

Etika Politik Gus Dur

“Amanat Ciganjur” Ingatkan Pemilu 2024 Tak Sekadar Berebut Kuasa

Gus Dur dan Jejak Perayaan Imlek di Indonesia

GUS DUR DAN MAULID YESUS KRISTUS

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Melalui Pondok Ramadhan, 250 siswa SD Al Islam Surabaya pahami hakekat Islam lewat dongeng, ibadah, dan manasik haji
Next Article Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional, Peluang KHM Yusuf Hasyim Semakin Besar

Advertisement



Berita Terbaru

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom
Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur
Sospol
Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa
Nahdliyyin
Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra
Sospol

You Might also Like

Gus File

Denny Cak Nan dan 5 Gus Manggung Bareng dalam Konser Akhir Tahun di Unesa

16/11/2022
Gus File

Alissa Wahid Raih Penghargaan NPPVA dari Jepang

31/10/2022
Gus File

Gusdurian Desak Demokratisasi Ekonomi dan Perhatian kepada UMKM

18/10/2022
Gus File

Sembilan Nilai Utama Gus Dur disampaikan Khofifah kepada GusDurian se-Indonesia

15/10/2022
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?