By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Lagi, Wali Santri Penyintas Musibah Pesantren Al-Khoziny Kembalikan Santunan untuk Bangun Mushala Baru
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Lagi, Wali Santri Penyintas Musibah Pesantren Al-Khoziny Kembalikan Santunan untuk Bangun Mushala Baru
Nahdliyyin

Lagi, Wali Santri Penyintas Musibah Pesantren Al-Khoziny Kembalikan Santunan untuk Bangun Mushala Baru

04/10/2025 Nahdliyyin
SHARE

Sidoarjo, radar96.com – Pesantren Al-Khoziny Buduran, Kabupaten Sidoarjo, kembali memberikan santunan berupa sejumlah uang tunai kepada keluarga santri yang wafat akibat musibah runtuhnya mushala pesantren putra Al-Khoziny (29/9/2025), yang juga dikembalikan oleh wali santri penyintas.

Santunan itu diserahkan Dewan Pengasuh Pesantren Al-Khoziny, KHR Muhammad Ubaidillah Mujib (Kiai Mamad) kepada keluarga almarhum Moch Agus Ubaidillah, yang berasal dari Gadukan, Kalianak, Krembangan, Surabaya.

“Kami turut berbela sungkawa yang mendalam dan kami atas nama pesantren juga memohon maaf. Semoga almarhum Moch Agus Ubaidillah wafat dalam keadaan husnul khatimah, karena meninggal saat shalat dan dalam posisi sedang tholabul ilmi,” kata Kiai Mamad di Sidoarjo, Sabtu (4/10/2025).

Saat penyerahan santunan tersebut (3/10), santunan diterima dan langsung dikembalikan oleh Ustadz Achmad Faiq, ayah dari santri korban atas nama Moch Agus Ubaidillah.

Dengan penuh lapang dada, dirinya menyampaikan bahwa pihak keluarga telah ikhlas menerima takdir Allah dan ridho atas musibah yang menimpa. “Ini kami kembalikan untuk kepentingan pembangunan mushalla pesantren dan lainnya,” katanya.

Ustadz Faiq mengungkapkan, putranya, Moch Agus Ubaidillah, sudah 2 tahun lebih mondok di Pesantren Al-Khoziny. Bahkan sampai saat ini, dua putranya juga masih aktif menimba ilmu di pesantren tersebut. Hal itu menunjukkan adanya ikatan batin yang kuat antara keluarga korban dan pihak pesantren.

Sebelumnya (30/9), wali penyintas dari almarhum Muhammad Sholeh bin Abdurrahman (22 tahun), salah satu korban wafat asal Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka, juga menerima santunan duka serta biaya kargo pemulangan jenazah yang juga dikembalikan lagi oleh Abdul Fattah, kakak kandung korban.

“Dari peristiwa tersebut, tampak bagaimana keikhlasan keluarga korban menyatu dengan kepedulian pesantren. Santunan yang dikembalikan menjadi simbol ketulusan, keikhlasan dan dukungan moral untuk pembangunan serta keberlangsungan kegiatan pendidikan di Pesantren Al-Khoziny,” kata anggota Satgas Musibah Pesantren Al-Khoziny dari PWNU Jatim, DR Ir HM Qoderi.

Selain santunan, Satgas Musibah Pesantren Al-Khoziny, juga telah mengoordinasikan empat posko yakni Posko 1 (Pesantren Al-Khoziny), Posko 2 (Bidokkes RS Bhayangkara), Posko 3 (PWNU Jatim), dan Rumah Duka. “Posko 2 dan Rumah Duka ada dalam koordinasi PCNU Surabaya untuk sholat jenazah, pemakaman, dan tahlil selama 7 hari,” kata Qoderi.

Hingga Sabtu (4/10) pagi, tim Basarnas melaporkan korban musibah itu mencapai 14 korban meninggal dunia dan ada 51-an orang Korban Dalam Pencarian, namun 100-an lebih korban selamat dan dalam perawatan rumah sakit. (*/smpa)

Iklan.

You Might Also Like

Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas

PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri

Resmi, Cirebon Raya Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Kecam Penyergapan 9 Relawan Indonesia oleh IOF, Katib PBNU Desak Pemerintah Tempuh Langkah Diplomatik Tegas

Founder Al Yasmin Meriahkan Harlah Ke-80 Muslimat NU di Hongkong

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article BKK Ma’arif NU Jatim dan KADIN Institute Perkuat Bursa Kerja dan SDM Unggul
Next Article TNI: Pilar Kedaulatan dan Pilar Perdamaian Dunia

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Jadikan Nabi Ibrahim sebagai Inspirasi Bina Keluarga
Sospol
MUI Gandeng BPJS Berikan Jaminan bagi Pekerja di Pesantren
Sospol
Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas
Nahdliyyin
PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Saat turba, PWNU Jatim Apresiasi MWC Tambak-Bawean yang Miliki Poliklinik dan BMT potensial

16/05/2026
Nahdliyyin

30 Mahasiswa UINSA Ikuti Lakmud Komisariat IPNU-IPPNU

15/05/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim: Jangan Rekayasa Kasus Dugaan Pencabulan di Pesantren Pagerwojo-Sidoarjo yang sudah Vonis

14/05/2026
Nahdliyyin

Hadiri Harlah Forkom Jurnalis Nahdliyin, PDUF MUI Jatim Berikan Semangat

14/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?