Surabaya, radar96.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menekankan pentingnya Ukhuwah Jam’iyah dalam buka puasa bersama Ramadhan 1447 H yang bertajuk ‘Merajut Ukhuwah, Menguatkan Jamiyah’ di Ballroom Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari, lantai 3, Gedung PWNU Jatim, Kota Surabaya, Ahad (15/3).
Kegiatan yang dihadiri 500-an orang lebih itu juga diikuti sejumlah tokoh, diantaranya Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Rais PBNU Prof KH Mohammad Nuh, Sekjen PBNU H Saifullah Yusuf, Bendahara Umum PBNU H Gudfan Arif, Gubernur Jatim yang diwakili Asisten 3 Sekdaprov Jatim Akhmad Jazuli, bersama jajaran Forkopimda Jatim lainnya.

Dalam taujihatnya, Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, menjelaskan bulan Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali menggali rahasia kejayaan peradaban Islam di masa lalu.
“Puasa sering dianggap membuat seseorang menjadi lemah atau malas, padahal sejarah Islam membuktikan sebaliknya. Sedikitnya 10 peristiwa penting yang dimenangkan umat Islam justru terjadi di bulan Ramadhan,” katanya.

Mustasyar PWNU Jatim ini menyebutkan, puasa merupakan ibadah yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran spiritual, agar melahirkan ketakwaan yang menjadi fondasi penting bagi kebangkitan umat Islam.
“Puasa dilakukan dengan kesadaran penuh. Dari situ lahir ketakwaan. Ketakwaan inilah yang harus kita jaga dengan sikap kehati-hatian dan kewaspadaan dalam menjalani kehidupan,” tuturnya.
Sementara Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz, mengatakan buka puasa bersama sejatinya merupakan acara yang sederhana, namun NU mengemas dengan tradisi silaturahim, sehingga memiliki nilai luar biasa.
“Ini acaranya sederhana, agenda silaturahim. Tapi karena dilaksanakan di NU, maka menjadi luar biasa karena memiliki makna silaturahim,” ujar pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang ini dalam sambutannya.
Ia menambahkan, silaturahim merupakan agenda yang luar biasa dalam memperkuat ukhuwah jamiyah, karena itu dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir.
“Semoga semua mendapatkan balasan dari Allah SWT. Kehadiran dan langkah panjenengan semua sangat berarti. Mudah-mudahan mendapat keridhaan Allah dan diberi balasan terbaik di akhirat kelak,” pungkasnya.
Bukber PWNU-PCNU se-Jatim ini diawali doa pembuka oleh Wakil Rais PWNU Jatim KH Abd Matin Djawahir dan dipungkasi pembacaan doa Rais PWNU Jatim KH Anwar Manshur.
Kegiatan ini diikuti berbagai elemen Nahdlatul Ulama, meliputi, pengurus lembaga dan badan otonom (banom) di lingkungan PWNU Jatim, serta perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se Jatim.
Selain itu, acara ini dihadiri oleh Ketua DMI Jatim, Direktur Utama Bank Jatim, serta beberapa perwakilan Konsulat Jenderal di Surabaya, seperti Konjen Jepang, Wakil Konjen Tiongkok, dan lainnya.
Dalam acara itu juga dilakukan penyerahan cinderamata kepada Wali Kota Malang Dr Wahyu Hidayat atas kontribusi dalam mendukung Mujahadah Kubro NU Jatim beberapa waktu lalu.
Penyerahan oleh Sekjen PBNU sekaligus Menteri Sosial H Saifullah Yusuf kepada Walikota Malang Wahyu Hidayat. (*/fpnu)



