Surabaya (Radar96.com) – Sebanyak 30.000 kader Nahdlatul Ulama siap berkumpul di Alun-alun Kanjeng Sepuh Sidayu, Kabupaten Gresik, untuk mengikuti Apel Akbar Kader NU se-Jawa Timur pada Rabu-Kamis, 9-10 November 2022, dalam rangkaian Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama.
Dalam kegiatan yang digelar PWNU Jawa Timur itu, ada sejumlah kegiatan, mulai dari ziarah wali dan muassis NU, pawai obor, istighotsah, ijazah kubro dan puncak acara Apel Akbar Kader NU yang puncaknya dilaksanakan tepat pada tanggal 10 November 2022 pagi.
Sejumlah kiai sepuh akan hadir, seperti Rais Syuriah PWNU Jatim KH M Anwar Manshur, Wakil Rais KH Agoes Ali Masyhuri, KH Abdul Matin Jawahir, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, dan kiai-kiai sepuh di Gresik dan sekitarnya.

Panitia Peringatan 1 Abad NU PWNU Jatim, KH Abdus Salam Shohib mengatakan, dipilihnya Gresik sebagai tuan rumah kegiatan tak lepas dari sejumlah pertimbangan, di antaranya melewati survei yang dilakukan sebelumnya.
Menurut Kiai Salam, yang Pengasuh Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar ini, para ulama di Gresik tidak bisa dipisahkan begitu saja dengan sejarah panjang kelahiran NU.
“Ada KH. Faqih Maskumambang, KH. Abd Hamid Fakih, KH. Zubair, KH. Umar Burhan dan KH. Abdul Karim (Pendiri JQWHNU), serta para wali penyebar agama Islam di tanah Jawa,” ujarnya, Selasa (8/11/2022).
Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, tak lepas dari dukungan penuh masyarakat dan warga NU di Gresik. Selain itu, juga dari Bupati Gresik, H Fandi Akhmad Yani yang selalu hadir dalam proses persiapan pelaksanaannya.
Sementara itu, Ketua PCNU Gresik KH. Mulyadi menyambut baik adanya Apel Akbar Kader NU se-Jawa Timur di Kabupaten Gresik. Seluruh potensi NU dikerahkan untuk terlibat langsung dalam perhelatan bersejarah ini, dari pengurus cabang, MWC, Ranting dan seluruh Banom (Badan Otonom).
“Kami merasa terhormat menerima amanah ini, kami juga telah beberapa kali rapat untuk mempersiapkan ini dan koordinasi dengan seluruh stakeholder di Gresik, terutama dengan Bupati Gresik. Alhamdulillah, beliau menyambut baik dan siap mendukung suksesnya kegiatan ini. Ini kesempatan bagi Gresik menjadi tuan ramah yang baik,” terang Pengasuh PP. Darul Ihsan, Menganti, Gresik ini.
Terkait agenda Apel Akbar 30.000 Kader NU se-Jawa Timur, Ketua Panitia dari PCNU Gresik, Ali Mujib mengatakan, selama persiapan menuju acara Apel Kader NU Jatim, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai elemen, baik PCNU dan MWCNU se-Jatim, hingga Pemerintah Kabupaten Gresik dan organisasi perangkat daerah.
Dari jumlah 30.000 kader NU Jatim, kader yang sudah konfirmasi per Selasa, 8 November 2022 ada 28.850 kader NU Jatim siap menghadiri apel akbar tersebut.
Berdasarkan rundown acara, pada tanggal 9 November 2022 pukul 14.00 WIB sampai 18.00 WIB, peserta apel kader direncanakan bakal ziarah ke Makam Sunan Giri, Maulana Malik Ibrahim, Makam Pojok (KH Umar Burhan dan KH Zubair), serta Makam Habib Abu Bakar Assegaf.
Kemudian berlanjut ramah-tamah di rumah dinas Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani. Lalu, kembali ziarah ke Pondok Pesantren Qomaruddin dan KH Faqih Maskumambang hingga pukul 20.00 WIB.
Selepas itu, agenda dilanjutkan dengan Pawai Obor yang diikuti sekitar 1000 kader. Mereka akan berjalan kaki menuju Alun-alun Kanjeng Sepuh Sidayu.
Agenda tersebut dimeriahkan dengan sejumlah penampilan. Di antaranya, penampilan 1000 ISHARI, Tari Saman SMA NU, Karawitan Lesbumi NU, Peluncuran Syiir Dzikra Milady NU karya KH Umar Burhan.
Selain itu, ada pula Festival Damar Kurung, Tari Tayung Raci, dan Kick Off 1 Abad NU oleh PCNU Gresik.
Esoknya, Kamis 10 November 2022 dinihari, diisi dengan istighotsah, Shalat Subuh berjamaah, dan Ijazah Kubro. Kegiatan tersebut dimulai pukul 02.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.
Prosesi Apel Akbar Kader tersebut dijadwalkan berakhir pukul 08.00 WIB. Ketua PWNU Jatim dan Bupati Gresik direncanakan memberikan sambutan pada apel tersebut.
Selain rangkaian konsolidasi jam’iyah menyongsong Abad kedua NU, kegiatan tersebut juga dimaksudkan sebagai konsolidasi pengurus tingkat MWC se-Jawa Timur.
Mengingat hasil Peraturan Perkumpulan NU yang baru mengamanatkan bahwa Musyawarah Wilayah NU harus dihadiri seluruh PC dan MWCNU. (*/mcnu)



