By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah Hadiri Haflah dan Wisuda Khotmil Qur’an PPTQ Al Falah Ploso Kediri
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah Hadiri Haflah dan Wisuda Khotmil Qur’an PPTQ Al Falah Ploso Kediri
Sospol

Gubernur Khofifah Hadiri Haflah dan Wisuda Khotmil Qur’an PPTQ Al Falah Ploso Kediri

01/10/2023 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Haflah dan Wisuda Khotmil Qur’an di Pondok Pesantren Tarbiyatul Qur’an Al Falah, Ploso, Kabupaten Kediri, Sabtu (30/9) malam. (*/hmn)
SHARE

Kediri, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Haflah dan Wisuda Khotmil Qur’an di Pondok Pesantren Tarbiyatul Qur’an Al Falah, Ploso, Kabupaten Kediri, Sabtu (30/9) malam.

Total ada 421 santriwati yang mengikuti Haflah dan Wisuda Khotmil Qur’an kali ini. Mereka terdiri dari Khotimat Bil Ghoib 23 wisudawati, Khotimat Bin Nadhor 100 wisudawati, dan Khotimat Juz Amma 298 wisudawati.

Kepada para wisudawati, Gubernur Khofifah berpesan untuk terus menjaga karakter dan moral bangsa. Caranya dengan mengamalkan ilmunya ketika sudah selesai dari pondok pesantren.

Ini penting, agar generasi muda tetap terjaga karakter dan moralitasnya dari gempuran nilai-nilai yang bertentangan dengan Islam dan kemanusiaan.

“Ini menjadi PR kita bersama. Bila di dalam pondok pesantren para santri terjaga karakter dan moralitasnya melalui bimbingan langsung ustadz/ustadzah dan kyai serta ibu nyai, di luar sana gempuran nilai-nilai yang merusak karakter masyarakat dalam beragam bentuk mengancam generasi muda,” katanya.

“Untuk itu, ilmu yang diperoleh selama di pondok pesantren mohon dapat diamalkan ketika nanti selesai dari pesantren,” imbuhnya.

Gubernur Khofifah mengingatkan, saat ini kampanye LGBT marak dilakukan dengan sangat halus. Ia mengaku memiliki beberapa contoh aksesoris berupa gelang yang jamak dikenakan oleh muda-mudi terdapat tulisan “transgender”, “biseks”, dan istilah-istilah LGBT lainnya.

Tak hanya itu, kampanye LGBT juga ada yang dijumpai pada tayangan kartun-kartun. Siapa yang menyangka tayangan untuk anak-anak tersebut disusupi oleh nilai-nilai yang ingin menormalisasi LGBT di Indonesia. Maka kepada orang tua tolong dijaga semua putera puteri kita dengan baik.

Gubernur Khofifah pun mendorong para santri, hafidz, dan hafidzah untuk bisa terus menguatkan keilmuan di bidang science dan teknologi, sehingga kelak mereka akan mampu menjadi penerus Ibnu Sina di masa kini.

Ibnu Sina merupakan tokoh kenamaan dunia Islam yang dikenal sebagai hafidz sekaligus ahli kedokteran dan astronomi.

“Jadi, para ustadzah yang sehari-hari menerima setoran hafalan para santriwati mulai sekarang bisa menilai dan mempersiapkan santri-santrinya guna memanfaatkan peluang tersebut, di klasifikasi sesuai talentanya dan minatnya baik coding, AI, ilmu science lainnya khususnya kedokteran” imbuhnya.

Tidak hanya itu, beberapa pihak juga memberikan peluang yang sama. Seperti Rektor Universitas Airlangga dan Rektor Universitas Brawijaya , Unesa serta UINSA setiap tahun menawarkan beasiswa untuk hafidz/hafidzah.

Selain itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga sempat mencari hafidz/hafidzah untuk mendapatkan kesempatan pelatihan coding dari BI.

“Kenapa hafidz/hafidzah? Karena menurut Pak Rektor, hafidz/hafidzah memiliki keunggulan dalam memori menghafal. Ini merupakan potensi sangat dibutuhkan dalam dunia kedokteran, termasuk untuk menghafal bahasa coding hingga mempelajari artificial intelligence,” jelasnya.

Sementara itu, Ahli Bait Agus. H.M. Kanzul Fikri menyampaikan bahwa perjuangan para pelajar tidak berhenti sampai di sini. Karena selesai yang ini, akan ada perjuangan lain.

Ia pun berharap, apa yang telah diajarkan oleh para guru, ustadzah, dan pengasuh ponpes bisa menjadi amal jariyah dan diterima oleh Allah SWT.

“Selesai satu cobaan, akan ada cobaan lain. Kalian semua masih akan banyak melanjutkan perjuangan. Tidak berhenti di sini saja,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga menandatangani plakat peresmian gedung baru Ponpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri.

Turut hadir Ketua Umum MUI KH. Muhammad Anwar Iskandar, Ketua PWNU Jatim KH. Marzuqi Mustamar, Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso Kediri KH. Nurul Huda Djazuli dan Ibu Nyai Hj. Lailatul Badriyah.

Serta para Pengasuh Ponpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri KH. Umar Faruq Zainuddin Djazuli dan Ibu Nyai Mahbubah, Pengasuh Ponpes Nurul Huda Malang Ibu Nyai Hj. Nailul Farohah Aschal, Pengasuh Ponpes Ma’unah Sari Kediri KH. Abdul Hamid Abdul Qodir, dan para Kepala OPD Pemprov Jatim. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Al Yasmin dan UMAHA Kembangkan Mahasiswa Berbasis Digital Entrepreneurship

Kontroversi Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Tanggapan Pakar: Pendidikan Bukan Sekadar Menang-Kalah, Tapi Soal Kejujuran dan Keadilan

MUI Jatim Siap Edukasi Pengelolaan Dana Pesantren

Kajian Senja Al Yasmin, KH Muzakky AlHafidz : Haji simbolkan manusia itu sama dan fakir

Umaha Tebar Beasiswa untuk Generasi Berprestasi hingga Miliaran Rupiah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Generasi Digital Pemilih Potensial, Ini Strategi Pemenangan Pemilu 2024
Next Article NBI Salurkan 750 Paket Sembako dari Gus Lilur, Tim NBI Sisir 3 Kecamatan di Kota Surabaya

Advertisement



Berita Terbaru

Konversi Energi Kedua Republik Indonesia: Amanat Penderitaan Rakyat Madura
Kolom Uncategorized
Al Yasmin dan UMAHA Kembangkan Mahasiswa Berbasis Digital Entrepreneurship
Sospol
Kontroversi Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Tanggapan Pakar: Pendidikan Bukan Sekadar Menang-Kalah, Tapi Soal Kejujuran dan Keadilan
Sospol
MUI Jatim Siap Edukasi Pengelolaan Dana Pesantren
Sospol

You Might also Like

Sospol

Ketua KPU RI: Mini Soccer di Masjid Al-Akbar Surabaya itu Top

06/05/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Raih Objek Wisata Religi/Budaya Terbaik 2026

05/05/2026
Sospol

PW JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Usung Misi Kemandirian Umat

02/05/2026
Sospol

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan

01/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?