By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Guru Besar Universitas Harvard: NU Perkuat Tatanan Internasional Berbasis Aturan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Guru Besar Universitas Harvard: NU Perkuat Tatanan Internasional Berbasis Aturan
Nahdliyyin

Guru Besar Universitas Harvard: NU Perkuat Tatanan Internasional Berbasis Aturan

16/12/2023 Nahdliyyin
Mary Ann Glendon saat berbicara di Forum R20 di Nusa Dua, Bali, (3/11/2022). (Foto: tangkapan layar kanal Youtube NU Online)
SHARE

Jakarta, Radar96.com/NUO – Center for Shared Civilizational Values (CSCV), organisasi yang didirikan oleh tokoh Nahdlatul Ulama, bergerak memperkuat tatanan internasional berbasis aturan dan prinsip universal yang telah disepakati pada 10 Desember 1948.

Hal tersebut ditegaskan Mary Ann Glendon, Guru Besar Universitas Harvard Amerika Serikat, melalui tulisannya di The Wall Street Journal. “Center for Shared Civilizational Values, yang didirikan oleh Nahdlatul Ulama yang berbasis di Indonesia, ingin membangun gerakan untuk memperkuat tatanan internasional berbasis aturan yang didasarkan pada prinsip-prinsip universal,” tulis Glendon pada Jumat (8/12/2023).

Gerakan tersebut juga, tulisnya, diikuti oleh Jaringan partai politik terbesar di dunia, yaitu Centrist Democrat International. Sebuah organisasi yang sebagian besar terdiri dari partai politik Eropa dan Amerika Latin.

Glendon menulis, pada tahun 2020, kedua organisasi tersebut menyerukan pembaruan dukungan global terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia dalam Deklarasi Universal.

Kolaborasi Timur-Barat tersebut, menurutnya, merupakan bukti bahwa prinsip-prinsip inti Deklarasi Universal memiliki dasar dalam sebagian besar sistem filosofis dan keagamaan besar di dunia.

Semua hal ini tidak akan mengejutkan orang-orang yang menghidupkan proyek hak asasi manusia pascaperang. Sebab, mereka telah melihat manusia dalam kondisi terbaik dan terburuknya.

Namun, meskipun umat manusia mampu melakukan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia, mereka juga mampu membayangkan bahwa ada hak untuk melanggar dan mengartikulasikan hak-hak tersebut dalam deklarasi dan konstitusi.

“Masyarakat dapat mengarahkan perilaku mereka pada norma-norma yang mereka kenali dan merasa perlu untuk membuat alasan ketika perilaku mereka gagal,” tulis perempuan yang pernah menjadi duta besar Amerika Serikat untuk Tahta Suci Vatikan itu.

Para pendahulu yang visioner pada 75 tahun lalu telah membentuk konsensus penting berupa prinsip-prinsip universal HAM. Hal tersebut, menurutnya, telah membantu jutaan orang mencapai standar hidup yang lebih baik dan kebebasan yang lebih besar.

Namun, mengakhiri tulisannya, tokoh perempuan kelahiran Massachusetts 85 tahun yang lalu itu memiliki pertanyaan besar juga mengenai konsensus tersebut.

“Sebelum menyerah pada deklarasi universal hak asasi manusia, kita harus bertanya: Apakah benar-benar diperlukan lebih banyak perang, dan lebih banyak kengerian, untuk menghidupkan kembali prinsip-prinsip kesusilaan manusia yang bertahan lama?,” tanyanya memungkasi artikelnya tersebut. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/guru-besar-universitas-harvard-tegaskan-gerakan-nu-perkuat-tatanan-internasional-berbasis-aturan-LAY00

Iklan.

You Might Also Like

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Lazisnu Mulyorejo – Surabaya Salurkan Donasi Gaza Rp32 Juta
Next Article Helmy M Noor raih penghargaan “Tokoh Muda Inovator Dakwah Digital Pesantren dan Masjid” dari ANTARA

Advertisement



Berita Terbaru

MEMBINCANG PELUANG SUARA, DALAM ARAH KOALISI MUKTAMAR NU KE 35
Kolom
Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom
Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur
Sospol
Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Kikin Hadiri Tahlil Hari Ketujuh KH Moch Chisni Umar Burhan di Gresik

23/04/2026
Nahdliyyin

Hari Bumi, Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Ajak Warga NU Rawat Jagat, Lestarikan Hutan

23/04/2026
Nahdliyyin

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

21/04/2026
Nahdliyyin

Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU

19/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?