By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Khofifah Dorong Orang Tua Kenalkan Anak ke Masjid Sejak Dini
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Khofifah Dorong Orang Tua Kenalkan Anak ke Masjid Sejak Dini
Nahdliyyin

Khofifah Dorong Orang Tua Kenalkan Anak ke Masjid Sejak Dini

17/03/2024 Nahdliyyin
Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa saat program Tabuh Maghrib di Aula KH Bisri Syansuri, lantai 1, Gedung PWNU Jatim, Jumat (16/3/2024). (*/fpnu)
SHARE

Surabaya, radar96.com – Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa mendorong agar orang tua mulai mengenalkan pengetahuan keagamaan sejak dini, salah satunya dengan mengajarinya shalat atau mengajaknya ke masjid-masjid.

“Jangan ada larangan membawa anak ke masjid. Diberi saja ruang untuk anak-anak, biarkan mereka menikmati suasana masjid. Agar mereka terbiasa sejak dini bahwa masjid adalah tempat mereka,” ujarnya saat program Tabuh Maghrib di Aula KH Bisri Syansuri, lantai 1, Gedung PWNU Jatim, Jumat (16/3/2024).

Purna Gubernur Jawa Timur itu berharap agar takmir masjid dapat memberikan ruang untuk anak-anak. Menurutnya, saat ini sudah banyak PAUD dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) berbasis masjid.

“Ini akan membuahkan dampak positif anak menjadi kenal dengan dunia masjid dengan tidak mengganggu masyarakat yang beribadah. Hal tersebut adalah pola-pola untuk mengenalkan anak kepada Allah dan syariat Islam,” tuturnya.

Pengenalan pengetahuan keagamaan terhadap anak sejak dini itu penting untuk merangsang saraf motorik dan sensorik menjadi lebih baik. Ia pun mengutip perkataan Ali bin Abi Thalib, bahwa saat anak usia 7-14 tahun mulai diajarkan, dibiasakan dengan sopan santun.

“Seperti sungkem (cium tangan) kepada orang yang lebih tua. Atau, bila umurnya tidak lebih tua, hendaknya tetap dibiasakan tidak boleh mengganggu,” katanya.

“Saat umur lima sampai tujuh tahun anak sudah dimulai mengenalkan shalat dengan dunianya,” imbuh perempuan yang juga Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.

Dirinya menegaskan, bahwa tugas mendidik anak merupakan tugas kedua orang tua, ayah dan ibu. Ia pun menyangkal pandangan yang menyebutkan bahwa tugas mendidik anak hanya menjadi domain ibu.

“Parenting adalah bagaimana orang tua memiliki kecakapan untuk mendidik, mengasuh, membimbing putra-putrinya,” katanya.

Sebagai informasi, program tersebut digelar selama empat hari dalam sepekan di bulan Ramadhan, mulai Selasa hingga Jumat. Adapun tema yang dibahas meliputi keagamaan, pendidikan, kesejahteraan warga, serta tema khusus perempuan, milenial, dan seni-budaya.

Program Tabuh Maghrib tersebut disiarkan secara langsung di kanal YouTube TV9 dan beberapa kanal youtube lembaga/banom. Pasca itu, dilanjutkan podcast dengan tema terkait secara live di Instagram PWNU Jatim mulai pukul 17.00 WIB. Podcast ini bertajuk Obrolan Jelang Buka atau Ojeka yang menyasar generasi Z dan milenial. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

OKK PCNU Ponorogo Prioritaskan PDPKP dan Kajian Strategis Qonun Asasi

Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas

PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri

Resmi, Cirebon Raya Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Kecam Penyergapan 9 Relawan Indonesia oleh IOF, Katib PBNU Desak Pemerintah Tempuh Langkah Diplomatik Tegas

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gus Salam Sohib: Jalani Ramadhan Dengan Penuh Kekhusyukan
Next Article Tak Setiap Syiar Perlu Diteriakkan

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

OKK PCNU Ponorogo Prioritaskan PDPKP dan Kajian Strategis Qonun Asasi
Nahdliyyin
Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Jadikan Nabi Ibrahim sebagai Inspirasi Bina Keluarga
Sospol
MUI Gandeng BPJS Berikan Jaminan bagi Pekerja di Pesantren
Sospol
Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Founder Al Yasmin Meriahkan Harlah Ke-80 Muslimat NU di Hongkong

18/05/2026
Nahdliyyin

Saat turba, PWNU Jatim Apresiasi MWC Tambak-Bawean yang Miliki Poliklinik dan BMT potensial

16/05/2026
Nahdliyyin

30 Mahasiswa UINSA Ikuti Lakmud Komisariat IPNU-IPPNU

15/05/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim: Jangan Rekayasa Kasus Dugaan Pencabulan di Pesantren Pagerwojo-Sidoarjo yang sudah Vonis

14/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?