By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: BERKAS PALING LENGKAP, KIAI ABBAS BERPELUANG BESAR JADI PAHLAWAN NASIONAL
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > BERKAS PALING LENGKAP, KIAI ABBAS BERPELUANG BESAR JADI PAHLAWAN NASIONAL
Nahdliyyin

BERKAS PALING LENGKAP, KIAI ABBAS BERPELUANG BESAR JADI PAHLAWAN NASIONAL

18/05/2025 Nahdliyyin
SHARE

Cirebon, radar96.com – Berkas pengusulan KH Abbas Abdul Jamil Buntet, Cirebon sebagai calon pahlawan nasional dinilai paling lengkap, dan berpeluang besar ditetapkan sebagai pahlawan nasional tahun 2025. Hal itu disampaikan oleh Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA di sela acara istighosah dan seminar dalam rangka pengusulan Kiai Abbas Abdul Jamil sebagai calon pahlawan nasional di Pendopo Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu (17/5).

KH Abbas Abdul Jamil


Dalam sambutan, Kiai Asep menyampaikan bahwa dirinya takjub dan sangat mengapresiasi terhadap selesainya buku profil Kiai Abbas.

“Buku profil ini sangat bernilai karena isinya sangat lengkap dan berdasarkan sumber primer yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kalau yang membaca profil ini kaum intelek, saya yakin pasti sangat bisa memahami kualitas tulisan yang ada di dalamnya. Referensi yang digunakan sangat lengkap, dan bersumber dari dalam dan luar negeri,” tutur Kiai Asep.

Lebih lanjut Kiai Asep menyampaikan bahwa buku profil Kiai Abbas ini adalah yang terbaik dan terlengkap sepanjang profil calon pahlawan nasional yang pernah beliau ketahui.

“Saya sudah pernah mengusulkan abah saya, Kiai Abdul Chalim Leuwimunding sebagai calon pahlawan nasional, dan alhamdulillah berhasil.

Nah, kalau saya lihat buku profil Kiai Abbas ini, saya optimis, karena sangat baik dan lengkap.

Bahkan seandainya ada orang diberi uang 1 miliar, dan diminta menyusun buku profil semacam ini dari nol, belum tentu bisa, dan belum tentu selesai,” lanjut kiai yang dikenal sebagai miliarder dan dermawan itu.


Masih menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru NU (Pergunu) itu, bila dilihat dari sisi perjuangan berdasarkan sumber primer yang ada, Kiai Abbas merupakan sosok kiai yang sangat layak dijadikan sebagai pahlawan nasional. Kiai Asep mengisahkan, perang 10 November 1945 tidak akan berlangsung, seandainya Kiai Abbas tidak datang ke Surabaya.


“Saya baca sejarah, waktu itu Kiai Hasyim Asy’ari tidak akan memulai peperangan sebelum Kiai Abbas datang. Nah, begitu Kiai Abbas datang, Kiai Hasyim Asy’ari merestui dimulainya perang dengan teriakan takbir dan merdeka yang membakar semangat dari Bung Tomo. Kini, Kiai Hasyim Asy’ari dan Bung Tomo sudah ditetapkan sebagai pahlawan nasional, maka tidak berlebihan jika pada tahun ini Kiai Abbas Buntet juga ditetapkan sebagai pahlawan nasionalm” tegas Kiai Asep.


Sementara itu, Prof Dr H Zainuddin Maliki, MSi, anggota DPR RI Periode 2019-2024 dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya berani menggaransi kualitas buku profil Kiai Abbas, karena dirinya mengetahui penyusunnya mencari sumber data primer hingga ke negeri Belanda. “Saya meyakini tulisan di buku profil Kiai Abbas ini shoheh, karena saya tahu sumber data primernya didapat hingga ke Belanda,” ungkap Prof Zainuddin.

Iklan.

You Might Also Like

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU

Sekjen Kemendiktisaintek: PTNU harus Atasi “Mismatch” Pendidikan

KHM Chizni Umar Burhan “Penjaga Rumah Arsip NU” Wafat

PWNU Jatim gagas “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PWNU Jatim Buka Program Beasiswa Kerja Sama dengan 13 Kampus
Next Article Gubernur Khofifah Ajak Ribuan Guru TK Muslimat NU se Kabupaten Malang untuk Produktif Cerdaskan Generasi Bangsa

Advertisement



Berita Terbaru

Komisaris Polisi itu Kini Lulus Sarjana Akuntansi di Unusa
Sospol
LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H
Nahdliyyin
Gubernur Khofifah dan Wakil Dubes Mesir bahas “sister province” di Masjid Al-Akbar
Sospol
Kartini Juga Manusia: Ketika Perempuan Kuat Tetap Boleh Lelah
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Jelang Muktamar, PWNU Jatim Usulkan “Aswaja Center” jadi Lembaga/Badan Khusus NU

13/04/2026
Nahdliyyin

PCNU Surabaya Ajak Pemerintah Eksekutif dan Legislatif Bersinergi Atasi Permasalahan Ummat

12/04/2026
Nahdliyyin

Rais Aam PBNU: Muktamar ke-35 NU pada tanggal 1-5 Agustus

12/04/2026
Nahdliyyin

Muskerwil di Tuban, PWNU Jatim Ingatkan Pentingnya Tradisi Silaturahmi dan Qanun Asasi

11/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?