Sidoarjo, radar96.com – Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Maarif Hasyim Latif (Umaha) Sidoarjo diselenggarakan bersamaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Kegiatan berlangsung meriah dan khidmat. Bertempat di Grha Anugerah Gusti 2 pada Kamis (4/9), dihadiri rektor, wakil rektor, jajaran manajemen, dosen, tenaga kependidikan, serta ratusan mahasiswa baru.
Acara diawali dengan lantunan shalawat Nabi yang menambah suasana syahdu. Momentum itu sekaligus menjadi pengingat bagi civitas akademika Umaha untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan akademik maupun sosial masyarakat.

Rektor Umaha dr Hidayatullah, SpN, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang telah resmi bergabung dalam keluarga besar Umaha. Ia menekankan bahwa PKKMB bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk mengenal lebih dekat kehidupan kampus, menanamkan rasa kebersamaan, serta menumbuhkan karakter mahasiswa yang unggul dalam adab sesuai dengan tagline Umaha.

“Di Umaha ini sudah terbiasa dengan budaya saling menghargai dan gotong-royong, contohnya pada hari ini, acara Maulid Nabi sekaligus dengan pembukaan PKKMB. Beberapa hari lalu kita menyaksikan huru-hara di luar sana. Insyaallaah kita huru-haranya adalah berayaan (berebut) hadiah nanti. Jika di luar sana huru-haranya saling menjatuhkan, saling mengintimidasi, kita di sini huru-haranya adalah gotong-royong dan saling toleransi, karena Umaha bukan sekadar kampus, bukan sekadar perguruan tinggi, namun Umaha adalah keluarga dan rumah kedua kita,” kata rektor.
Lebih dari itu, Dokter Dayat, sapaan akrab Rektor Umaha, menambahkan, “Umaha hadir bukan hanya untuk mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga unggul dalam tata krama atau adab,” jelas rektor yang pernah menerima penghargaan sebagai tokoh muda inspiratif tersebut.
Rangkaian kegiatan PKKMB Umaha kali ini mengusung tema “Jawara Berdampak”. Menurut ketua panitia pelaksana, Anang Surohman Hidayat, SM, dengan tema tersebut mahasiswa baru diharapkan tidak hanya menempuh pendidikan, tetapi juga aktif dalam pengembangan diri melalui organisasi, kegiatan sosial, serta penelitian yang bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat.
Setelah prosesi pembukaan ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh Ustadz Dhofirul Yahya, SPdI, Lc, MHI, suasana langsung berubah menjadi penuh kehangatan yang menyatu dalam kebersamaan yang memberikan semangat bagi para mahasiswa baru. Belum selesai sampai di situ, masih dilanjutkan dengan makan bersama di atas daun pisang. Makan bersama seperti ini biasa disebut dengan kenduri atau bancakan. Sebuah tradisi yang dapat menyatukan kebersamaan dan kekeluargaan, serta memiliki makna simbolis tentang kesetaraan sosial.
Melalui momentum Maulid Nabi dan PKKMB ini, Umaha tidak hanya memperkenalkan lingkungan kampus, tapi juga menanamkan nilai religius, kebersamaan, dan kepemimpinan bagi para mahasiswa baru. Diharapkan, kegiatan ini mampu menjadi awal yang baik dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

