Surabaya, radar96.com – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz bertemu dengan sejumlah pengusaha NU dari berbagai daerah dan sepakat untuk berkolaborasi.
Pertemuan di Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Selasa (31/3) malam, tampak dihadiri inovator produk dari hasil penelitian, pengusaha, LPNU, LPPNU, dan kreator film, sedangkan darI PWNU tampak KH Abdul Hakim Mahfudz, yang didampingi KH Nur Jazuli, KH Noor Shodiq Askandar, dan Dr HM Hakim Jaily.

Kalangan pengusaha yang hadir antara lain pengusaha minyak ikan Nabati (Banyuwangi),
pengusaha Kolagen (Banyuwangi),
pengusaha Spirulina (Sidoarjo), pengusaha Abon (Madura), pengusaha pupuk alami tanaman (Pasuruan), dan sebagainya.
Dalam silaturahmi dengan Pengusaha NU Jatim itu, Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz (Kiai Kikin) menyampaikan peluang kerjasama dengan Jepang dalam bidang pangan, setelah dirinya bertemu dengan Konjen Jepang.
“NU harus mengambil peluang itu dan nantinya dikembangkan dalam bentuk lain, karena itu bisa saja dibentuk asosiasi yang mempersatukan bidang usaha NU agar market masyarakat NU juga dapat dimaksimalkan,” kata Kiai Kikin.
Dalam silaturrahmi itu juga disepakati penerbitan e-katalog produk dari hasil produksi NU, sekaligus kolaborasi dengan PCNU sebagai “Multi Level Marketing (MLM)” dari produk Pengusaha NU.
“Ya, kita memanfaatkan semua yang kita punya, baik SDM maupun Sumber Daya Alam di NU untuk kemajuan usaha di NU,” kata Wakil Ketua PWNU Jatim KH Noor Shodiq Askandar yang memandu pertemuan itu.
Dalam silaturrahmi itu, pengusaha Abah Joni mengharapkan dukungan PWNU untuk terbentuknya Asosiasi MBG guna mendukung program pemerintah, agar setiap ada hambatan bisa di-back up bersama.
“Karena dengan adanya asosiasi akan sama-sama dapat menjaga kestabilan harga barang-barang kebutuhan MBG dan bisa melibatkan masyarakat sekitar dalam ketahanan pangan,” katanya.
Sebelum pertemuan dengan pengusaha NU untuk kolaborasi (E-Katalog produk NU, PCNU sebagai MLM Produk NU, pertemuan rutin/bulanan dan Display Produk NU di kantor PWNU Jatim), PWNU Jatim juga melakukan pembubaran Panitia Harlah Satu Abad NU Miladiyah yang dinilai sukses yang dirangkai dengan Silaturrahmi Syawalan Tellasan Ketoppak. (*/pwnu)



