By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: LTM PBNU: jadikan Masjid sebagai “Criris Center” kampanyekan vaksinasi dan prokes
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > LTM PBNU: jadikan Masjid sebagai “Criris Center” kampanyekan vaksinasi dan prokes
Nahdliyyin

LTM PBNU: jadikan Masjid sebagai “Criris Center” kampanyekan vaksinasi dan prokes

09/08/2021 Nahdliyyin
Masjid Tebuireng di kawasan Pesantren Tebuireng, Jombang, Jatim. (Foto: NUO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU mengajak Takmir menjadikan Masjid sebagai Pusat Penanggulangan (“Crisis Center”) Pandemi untuk mengampanyekan vaksinasi dan menyosialisasikan praktek protokol kesehatan (prokes) bagi jamaah, termasuk menggalang pemulihan ekonomi masyarakat sekitar masjid/mushalla.

“Masjid memiliki peran sentral di tengah-tengah masyarakat; tidak hanya dalam masalah eskatologis dan keakhiratan, namun juga masalah-masalah kemanusiaan,” kata Sekretaris LTM PBNU Ali Sobirin, menyambut Tahun Baru Hijriah 1443 dan ulang tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Jakarta, Senin (9/8).

Ia mengatakan sudah setahun lebih pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia, dan hingga kini belum ada tanda akan berakhir. Melihat fakta virus yang masih bermutasi, hubungan dengan luar-negeri yang sangat terbuka, tingkat kedisiplinan masyarakat yang cenderung menurun, dan kegalauan pemerintah dalam menangani pandemi; maka ancaman terjadinya gelombang lanjutan masih tidak mustahil terjadi.

“Pandemi mengakibatkan dampak negatif yang begitu luar biasa. Selain menyerang kesehatan fisik, akibat pembatasan aktivitas masyarakat, maka pandemi pun berekses lebih jauh ke ranah mental masyarakat dan juga masalah ekonomi,” kata Ali Sobirin yang merupakan penulis buku Teknologi Ruh itu.

Menurut Ali Sobirin, kebijakan penanggulangan Pandemi Covid-19 telah memandulkan simpul-simpul sosial-budaya yang ada. Penutupan rumah ibadah, dalam hal ini penutupan masjid, adalah salah satu contoh kebijakan yang sangat tidak bijak dan lebih mengesankan kegalauan pemerintah serta ketidakmampuannya dalam mengkoordinasikan seluruh elemen masyarakat dalam partisipasi pembangunan dan penyelesaian masalah-masalah nasional.

“Rumah ibadah, dalam hal ini masjid, memiliki peran sentral di tengah-tengah masyarakat; tidak hanya dalam masalah eskatologis dan keakhiratan, namun juga masalah-masalah kemanusiaan. Di sini, pemerintah semestinya melakukan upgrading agar simpul-simpul sosial-budaya yang nyata ada di tengah-tengah masyarakat dapat berpartisipasi secara lebih produktif,” katanya.

Karena itu, LTM PBNU mengimbau kepada para takmir masjid untuk lebih giat memakmurkan masjid dalam bentuk nyata partisipasi menanggulangi pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi jamaah. Takmir masjid dapat memfungsikan Masjid sebagai “crisis center” Menanggulangi Pandemi.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan di antaranya memberikan keteladanan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas peribadatan dan aktivitas lainnya, aktif mengampanyekan protokol kesehatan kepada segenap jamaah dan lingkungannya secara rutin dan terus-menerus, aktif mengampanyekan vaksinasi kepada segenap jamaah dan lingkungannya, merumuskan program pemulihan ekonomi bagi jamaahnya, dan langkah lainnya yang berfokus pada menanggulangi pandemi dan pemulihan ekonomi jamaah.

LTM PBNU juga mendesak Pemerintah untuk menghidupkan masjid sebagai salah satu simpul penanggulangan pandemi, dan senantiasa melakukan upgrading terhadap para takmir masjid untuk dapat berperan lebih dalam pembangunan dan penyelesaian masalah-masalah nasional. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/130638/ltm-pbnu-ajak-takmir-jadikan-masjid-sebagai-pusat-penanggulangan-pandemi

Iklan.

You Might Also Like

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Tokoh pimpinan NU dari masa ke masa
Next Article Gubernur Khofifah: Jadikan Tahun Baru Islam momentum “Move On” dari Pandemi Covid-19

Advertisement



Berita Terbaru

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol
Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Kikin Hadiri Tahlil Hari Ketujuh KH Moch Chisni Umar Burhan di Gresik

23/04/2026
Nahdliyyin

Hari Bumi, Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Ajak Warga NU Rawat Jagat, Lestarikan Hutan

23/04/2026
Nahdliyyin

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

21/04/2026
Nahdliyyin

Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU

19/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?