Surabaya (Radar96.com) – Ketua Umum (Ketum) Himpunan Pengusaha Nahdliyyin (HPN) Ir. Abdul Kholiq MM mengharapkan UMKM, khususnya UMKM Nahdliyyin, bisa segera “naik kelas” dengan “lokomotif” dari kalangan HPN yang sudah terbentuk di 30 provinsi dan bahkan ada tiga perwakilan di luar negeri.
“HPN telah terbentuk di 30 Provinsi (PW), 178 Pengurus Cabang (PC) di Kabupaten/Kota se-Indonesia, dan tiga Pengurus Cabang Perwakilan (PCP) Luar Negeri,” katanya dalam sambutan pada Pengukuhan dan Rapat Kerja HPN Kota Surabaya 2022-2027 di Surabaya, Sabtu (29/1/2022).
Di luar negeri, katanya, PCP HPN ada di Hong Kong, Inggris Raya-Irlandia Utara, dan Taiwan. “HPN juga menempatkan Duta Besar HPN untuk Eropa (HPN Ambassador for Europe), karena itu HPN akan terus berbakti kepada ummat NU, terutama harapan setelah pengukuhan ini adalah UMKM Nahdliyyin naik kelas,” katanya.

Menurut dia, lokomotif pembangunan ekonomi adalah pengusaha, karena itulah ada gagasan menjadikan HPN sebagai badan otonom (banom) dibawah langsung PBNU agar HPN bisa terus berbakti kepada ummat NU. “Kalau sudah jadi banom, nanti mulailah kita “keluar”,” katanya.
Ia menjelaskan HPN didirikan pada tanggal 14 Juli 2011 bertepatan dengan tanggal 12 Rajab 1432 Hijriah oleh enam orang Kiai dan sembilan orang pengusaha Nahdliyin (warga Nahdlatul Ulama/NU). Pendirian HPN digagas dan difasilitasi oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
“HPN berfungsi sebagai wadah berhimpun bagi setiap pengusaha Mikro, Kecil, Menengah dan Besar yang menyetujui asas dan prinsip perjuangan HPN; juga sebagai wahana meningkatkan kualitas dan kapasitas usaha serta memperkokoh dan memperluas jaringan usaha anggotanya; serta sebagai sarana representasi pengusaha Nahdliyin; artikulasi dan agregasi kepentingan kewirausahaan; advokasi terhadap anggotanya dan pelaku usaha umumnya; inkubasi bagi lahirnya pengusaha baru,” katanya.
Sementara itu, Ketua HPN Kota Surabaya M Alaik S Hadi menjelaskan rapat kerja akan diisi dengan seminar yang bertemakan “Partner Bisnis Forum di Era Digital” pada Minggu (30/1/2022).
“Narasumber seminar antara lain Dr. (H.C) Dahlan Iskan (Ketua Dewan Pakar HPN Kota Surabaya), Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno (Menparekraf), H. Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), dan Dr. H. Emil Elestianto Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur),” katanya. (*/pna)



