By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: BMT NU Harus Penuhi Kaidah Standar Perbankan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > BMT NU Harus Penuhi Kaidah Standar Perbankan
Ekraf

BMT NU Harus Penuhi Kaidah Standar Perbankan

07/02/2022 Ekraf
SHARE

NGANJUK (Radar96.com) – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bertekad dalam mengembangkan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) NU. Salah satu misi utama adalah mendukung perkembangan Baitul Maal wat-Tamwil (BMT) di setiap cabang (PCNU) di wilayahnya.

Contents
Pengelola BMT Jangan Layani BerdebatManajemen Modern BMT NU

“Bila ada BMT di cabang-cabang NU yang mengalami masalah, bisa d-back up BPRS NU Jatim, dengan dana tak terhingga (unlimited). Syaratnya, memenuhi kaidah standar Perbankan,” tutur Wakil Ketua PWNU Jatim Dr H Ma’ruf Syah, SH, MH.

Dijelaskan Ma’ruf Syah, alasan pendirian BMT di setiap cabang dimaksudkan untuk menggerakkan kembali perekonomian keumatan yang telah berjalan lama.

Diingatkan, BMT di Indonesia sudah berdiri sejak 1992, yang diinisiasi ICMI. Setelah dari 30 tahun dari masa itu, selayaknya umat Islam, khususnya warga Nahdliyin untuk tidak lagi memperdebatkan masalah Perbankan, tapi fokus untuk mengembangkan perekonomian keumatan.

Suasana launching KSPPS NU Nganjuk kemarin. Foto. Dok. Panitia.

“Salah satu alasan pendirian BMT, jangan sampai umat Islam mengalami trauma kolektif karena faktor kegagalannya. Kegagalan merupakan sukses yang tertunda, karena itu, memperjuangkan perekonomian umat bagi NU merupakan tanggung jawab ke depan,” tutur Ma’ruf Syah.

Ia mengungkapkan hal itu, saat Launching Perdana Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal wat-Tamwil (BMT) NU Nganjuk, Ahad (06/02/22) kemarin di Kantor PCNU Nganjuk

Pada kesempatan itu, dihadiri Plt Bupati Nganjuk Dr H Marhaen Djumadi (juga A’wan PWNU Jatim), KH Athoillah Anwar Manshur (jajaran PBNU), Rais Syuriah PCNU Nganjuk KH Ali Mustofa Said, KH Abdul Wahid Badrus, dan Ketua PCNU Nganjuk, KH Hasyim Affandi, serta jajaran BMT Nganjuk dan BMT Jombang.

Pengelola BMT Jangan Layani Berdebat

Pada bagian lain, Ma’ruf Syah mengingatkan, mereka yang bergerak di BMT adalah orang-orang profesional yang harus fokus bidangnya. Sedang untuk urusan hukum perbankan, direktur BMT dan jajarannya, tidak usah ikut-ikutan sibuk menjawab.

“Biarkan masalah halal-haram perbankan, menjadi urusan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU, karena otoritas soal itu menjadi tanggung jawabnya. Tapi, kader NU yang di BMT fokus saja untuk bergerak dan mengembangkan usahanya dalam meningkatkan perekonomian warga NU,” tuturnya.

Ma’ruf Syah juga mengingatkan keteladanan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam (Saw). Jauh sebelum diangkat menjadi Rasul, Nabi Muhammad telah melakukan perdagangan secara profesional. Menjadi pedagang yang jujur (Al-Amin), menjadi julukan yang melekat pada diri Rasulullah Saw.

“Di sinilah letak kesadaran kita dalam berdagang, dalam mengembangkan BMT seperti di Nganjuk, dengan penuh kejujuran. Meskipun kita tahu, untuk mengatakan jujur pada zaman sekarang ini kerap orang justru lebih dulu minta maaf. Kejujuran harus dibuktikan dan itulah yang harus dipraktikkan dalam BMT,” tuturnya.

Manajemen Modern BMT NU

Pada kesempatan itu, Bupati Nganjuk H Marhaen Djumadi mengatakan, ide pendirian BMT Nganjuk sudah berjalan tiga tahu lalu. Bersama para kiai di jajaran PCNU Nganjuk yang menginisiasi pendirian BMT NU Nganjuk.

“Alhamdulillah, hari ini sudah bisa dilaunching. Kita pernah belajar dari keberhasilan BMT yang dikelola MWC Gapura di Sumenep. Kita, kita beralih di Jombang sebagai pilot project, untuk pendirian BMT di Jatim,” tutur Marhaen Djumadi, yang A’wan PWNU Jatim.

Marhaen Djumadi juga mengingatkan, pengelolaan BMT NU menghadirkan orang-orang profesional. Sehingga, BMT berjalan sesuai kaidah untuk terus berkembang dan menghasilkan keuntungan bersama.

“Tidak boleh pakai manajemen paternalistik. Karena menyangkut, jasa keuangan. Salah sedikit, baik dari manajemen secara keseluruhan atau orang per orang, kinerja individu akan berpengaruh pada keberadaan BMT,” tuturnya.

“Demikian pula kinerja kelompok akan berpengaruh pada kinerja organisasi secara global. Sistem harus jalan, semua melalui sistem. Laporan setiap saat, tidak boleh menunda. Setiap hari harus dituntaskan laporan nya, sebagai penerapan manajemen modern,” tuturnya. (*)

Iklan.

You Might Also Like

Gus Lilur Apresiasi Menkeu Purbaya dorong Legalitas Rokok Rakyat dan Percepatan KEK Tembakau Madura

Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim pastikan Isoter siap Layani Pasien Gejala Ringan dan Tidak Bergejala
Next Article Gus Baha: Logika Berpikir Benar Cegah Ekstremisme Dini

Advertisement



Berita Terbaru

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Haji itu soal Panggilan dan Mampu
Kultural
Pesantren se-Madura Raya Bergerak Bersama, Modernisasi Koperasi jadi Fokus Utama
Sospol
PWNU Jatim: Jangan Rekayasa Kasus Dugaan Pencabulan di Pesantren Pagerwojo-Sidoarjo yang sudah Vonis
Nahdliyyin
Dewan Kesenian Bagian Spesifik dari Kebudayaan 
Kolom

You Might also Like

Ekraf

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

16/04/2026
Ekraf

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

28/03/2026
Ekraf

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

10/03/2026
Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?