By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: OJK: Permodalan UMKM NU bisa diperkuat dengan “Securities CrowdFunding”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > OJK: Permodalan UMKM NU bisa diperkuat dengan “Securities CrowdFunding”
Ekraf

OJK: Permodalan UMKM NU bisa diperkuat dengan “Securities CrowdFunding”

03/04/2021 Ekraf
Deputi Direktur Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Thoriq menyampaikan hal itu saat ramah tamah dengan Pengurus Pusat LPNU dan para peserta Rakornas LPNU yang mewakili Pengurus Wilayah LPNU dan Cabang dari seluruh Indonesia, di Bandung, Jumat, 2 April 2021. (*/klikanggaran)
SHARE

Bandung (Radar96.com) – Deputi Direktur Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Thoriq menyatakan permodalan UMKM NU bisa diperkuat dengan “Securities CrowdFunding” (SCF) atau permodalan dengan skema patungan.

Ia menyampaikan hal itu saat ramah tamah dengan Pengurus Pusat LPNU dan para peserta Rakornas LPNU yang mewakili Pengurus Wilayah LPNU dan Cabang se-Indonesia di Bandung, Jumat (2/4/2021).

Rencananya, Ketua Umum Tanfidziah PBNU Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siradj, M.A., akan membuka secara resmi Rakornas LPNU itu di Aula Kampus STMIK/AMIK, Bandung, Jawa Barat, 3 April 2021.

Menurut Muhammad Thoriq, LPNU bisa membantu UMKM di basis-basis warga NU untuk menguatkan permodalan secara jangka panjang dengan Securities CrowdFunding (SCF).

SCF, merupakan metode pengumpulan dana dengan skema patungan yang dilakukan oleh pemilik bisnis/usaha (UMKM) untuk mengembangkan bisnisnya. Nantinya investor bisa membeli dan mendapatkan kepemilikan melalui saham, surat bukti kepemilikan utang (obligasi), atau surat tanda kepemilikan melalui saham, surat bukti kepemilikan utang (obligasi), atau surat tanda kepemilikan bersama (sukuk). Saham dari usaha tersebut diperoleh sesuai dengan persentase terhadap nilai besaran kontribusinya kepada pelaku usaha yang dibiayai.

“Lalu siapa yang mampu mempertemukan pelaku bisnis, usaha (UMKM) dengan Investor (pemilik dana)? Yang bisa menjembatani pemilik dana dengan pelaku usaha mikro yang butuh modal adalah platform digital,” kata Muhammad Thoriq di hadapan Pengurus Pusat LPNU, dan para peserta Rakornas.

Di platform digital yang berupa website itu, para pelaku usaha bisa memposting jenis usaha dan kebutuhan dananya, dan nanti para investor/pemilik dana yang ingin membantu akan memilih pelaku usaha mana yang akan didanai. Para pengusaha atau pemilik uang yang akan mendanai nantinya akan mengoleksi SCF sebagai bukti pendanaan jangka panjang yang diberikan kepada para pengusaha mikro.

“Sangat penting mengembangkan usaha yang dibangun oleh para pelaku usaha warga NU,” kata Deputi Direktur Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan yang mengaku orang tuanya adalah warga NU itu.

Alasannya, jumlah warga NU itu separuh dari total jumlah penduduk Indonesia. “Survei LSI menunjukkan bahwa jumlah warga NU sebanyak 49,5 persen dari total penduduk Indonesia. Ini berarti ada sekitar 130 juta lebih penduduk Indonesia adalah warga Nahdiyin,” katanya.

Artinya, pelaku usaha NU juga berarti sangat banyak jumlahnya dari total 130 juta jiwa lebih itu. “Ini berarti bila dibantu permodalan yang mendukung usaha warga NU, maka akan mendukung pengembangan sektor usaha yang luas di Indonesia,” kata Muhammad Thoriq.

Thoriq menyebut ada 4 Platform Digital yang menjadi penghubung investor dengan para pelaku usaha yang membutuhkan pinjaman modal di Indonesia.

Berdasarkan data survei bersama yang dilakukan Bank CIMB NIAGA, Ayoconnect, dan Investree, diketahui terdapat empat platform yang dikenal luas lebih dari separuh responden (para investor dan pelaku usaha), yaitu Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) Bibit.id atau Bibit merajai tingkat total awareness dengan 65,8 persen. Disusul Bareksa (50,3 persen), E-mas (47,7 persen), dan Tanamduit (46,7 persen).

Ramah tamah Pra Rakornas yang dipandu oleh KH. Dr. rer. nat. Jaenal Effendi, S. Ag M. A., Dosen IPB, yang juga Kepala Badan Investasi dan Dana Sosial, para peserta menanggapi dengan penuh antusias. Bahkan seorang perwakilan dari LPNU Cabang Tulang Bawang, Lampung maju ke depan bertanya untuk mencari solusi penjualan produk andalan daerahnya yang menemui jalan buntu.

Ramah tamah selain dihadiri oleh Pengurus Pusat LPNU, dan Ketua Panitia Rakornas LPNU Gus Asmui Bayalangu, alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, yang kini merupakan owner STMIK/AMIK Bandung. (*/mz)

Sumber: https://klikanggaran.com/komunitas/muhammad-thoriq-umkm-nu-bisa-diperkuat-pemodalannya-dengan-securities-crowdfunding.html

Iklan.

You Might Also Like

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

Paving Blok Pesantren Angkat Nilai Sampah Plastik jadi Peluang Ekonomi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jihad bukan terorisme
Next Article Alumni PMII Jember diminta rumuskan pencegahan ekstremisme

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Karhutla di Cindogo Bondowoso Hanguskan 0,6 Hektare Lahan
Sospol
Unusa Gandeng 2 Kampus Kesehatan di Malaysia Perkuat Teknologi Laboratorium Patologi Anatomi
Sospol
KHR Achmad Azaim Kukuhkan Pengurus Ijtihad Rayon IKSASS Bondowoso saat Maulid Nabi
Sospol
Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi
Ekraf

You Might also Like

Ekraf

Road Map Pesantren Tangguh Bencana Dimulai dari Malang

15/07/2026
Ekraf

Produk OPOP Perluas Jejaring Usaha dalam Misi Dagang Jatim-Riau

09/07/2026
Ekraf

Teh Tarik, Langkah Nyata Pesantren Al Jauhar Bangun Basis Ekonomi

07/07/2026
Ekraf

BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

03/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?