By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: LPNU Lamongan sudah laksanakan permodalan “Securities CrowdFunding”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > LPNU Lamongan sudah laksanakan permodalan “Securities CrowdFunding”
Ekraf

LPNU Lamongan sudah laksanakan permodalan “Securities CrowdFunding”

04/04/2021 Ekraf
Turmuzi, ketua LPNU Lamongan, saat menyampaikan masukan dalam Rakornas LPNU di Bandung, Minggu (4/4/2021). (*/pna)
SHARE

Bandung (Radar96.com) – Ketua Lembaga Perekonomian Nadlatul Ulama (LPNU) Cabang Lamongan, Jatim, Tarmudi, menyampaikan bahwa sistem permodalan “Securities CrowdFunding” (SCF) sudah dilakukan di kabupaten setempat, bahkan sudah melakukan bagi hasil usahanya.

“Tapi, model bisnis kami dengan SCF itu masih menggunakan koperasi, bukan fintech,” kata pria yang pengekspor kopi itu, Minggu, menanggapi pembahasan SCF sebagai solusi permodalan usaha dalam Rakornas LPNU yangb dihadiri pengurus PBNU dan lembaga negara seperti OJK di Kampus STMIK AMIK Bandung, Jabar, 2-4 April 2021.

SCF sebagai sistem permodalan itu dikemukakan Deputi Direktur Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Thoriq saat ramah tamah dengan peserta Rakornas (2/4/2021). “Permodalan UMKM NU bisa diperkuat dengan SCF atau permodalan dengan skema patungan,” katanya.

Suasana Rakornas LPNU yang diikuti peserta dari LPNU seluruh Indonesia dan sebagian perwakilan asing (PCI) yang diselenggarakan di Kampus STMIK AMIK, Bandung, 2-4 April 2021. (*/pna)

Dalam Rakornas tersebut, Ketua LPNU Lamongan, Tarmudi, menanyakan perizinan OJK untuk penerbitan SCF yang nilai anggarannya mencapai Rp2,5 Milyar itu.

Saat ramah tamah dengan Pengurus Pusat LPNU dan para peserta Rakornas LPNU yang mewakili Pengurus Wilayah LPNU dan Cabang se-Indonesia di Bandung (2/4/2021), Deputi Direktur Pasar Modal Syariah OJK Muhammad Thoriq menyatakan LPNU bisa membantu UMKM di basis-basis warga NU untuk menguatkan permodalan secara jangka panjang dengan SCF.

SCF, merupakan metode pengumpulan dana dengan skema patungan yang dilakukan oleh pemilik bisnis/usaha (UMKM) untuk mengembangkan bisnisnya. Nantinya investor bisa membeli dan mendapatkan kepemilikan melalui saham, surat bukti kepemilikan utang (obligasi), atau surat tanda kepemilikan melalui saham, surat bukti kepemilikan utang (obligasi), atau surat tanda kepemilikan bersama (sukuk). Saham dari usaha tersebut diperoleh sesuai dengan persentase terhadap nilai besaran kontribusinya kepada pelaku usaha yang dibiayai.

“Lalu siapa yang mampu mempertemukan pelaku bisnis, usaha (UMKM) dengan Investor (pemilik dana)? Yang bisa menjembatani pemilik dana dengan pelaku usaha mikro yang butuh modal adalah platform digital. Di platform digital yang berupa website itu, para pelaku usaha bisa memposting jenis usaha dan kebutuhan dananya, dan nanti para investor/pemilik dana yang ingin membantu akan memilih pelaku usaha mana yang akan didanai. Para pengusaha atau pemilik uang yang akan mendanai nantinya akan mengoleksi SCF sebagai bukti pendanaan jangka panjang yang diberikan kepada para pengusaha mikro,” kata Thoriq yang mengaku orang tuanya adalah warga NU.

Alasannya, jumlah warga NU itu separuh dari total jumlah penduduk Indonesia. “Survei LSI menunjukkan bahwa jumlah warga NU sebanyak 49,5 persen dari total penduduk Indonesia. Ini berarti ada sekitar 130 juta lebih penduduk Indonesia adalah warga Nahdiyin. Ini berarti bila dibantu permodalan yang mendukung usaha warga NU, maka akan mendukung pengembangan sektor usaha yang luas di Indonesia,” kata Muhammad Thoriq.

Sinergi NU-NU
Sementara itu, Ketua PW LPNU Jawa Timur Fauzi Priambodo menegaskan bahwa hasil rakornas LPNU yang terpenting adalah sinergi kemandirian umat.

“Kebetulan di Jatim, kami sudah dua tahunan mengembangkan pola NUConomic yang merupakan sinergi ekonomi umat antar-warga NU dalam usaha, bahkan pola itu sudah linear dengan hasil Rakornas LPNU yang mendorong sinergi NU dengan NU,” katanya.

Di Jatim, sinergi itu akan diperkuat antara UMKM di Jatim yang diberi “branding” NUconomic dengan media cetak, elektronik, atau media digital di lingkungan NU, yang akan mempromosikan produk UMKM yang akan dijual ke warga sendiri.

Selain dengan media, sinergi NUconomic juga akan dilakukan dalam bidang pemasaran dengan kopontren, Nusa Mart, lembaga-lembaga NU, seperti RS yang menyerap produk UMKM NU, sehingga kesenjangan ekonomi umat di Jatim akan berkrang. “Bahkan, tidak menutup kemungkinan juga untuk sinergi dengan LPNU dari provinsi lain,” katanya.

Sinergi yang sama juga diharapkan oleh Ketua Induk Koperasi Syirkah Mu’awanah, M Alkhaqqoh Istifa. “Dengan Rakornas LPNU ini akan terjalin sinergi antara Induk Koperasi dengan UMKM NU dan LPNU, sehingga kita bersama-sama mendorong kemandirian ekonomi umat,” katanya. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Airlangga Business Community/ABC: Perubahan Kebijakan Publik Harus Dibaca Sebagai Terbukanya Peluang Bisnis

Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso

BRI Bondowoso Perluas Layanan hingga Desa, BRILink Agen Wringin Layani Transaksi Warga

Kopi “Tujuh Bidadari” Bondowoso Tembus Malaysia

Jadi Mitra BRI sejak 2018, BRILink Cahaya Bintang Layani Warga Jebung Kidul, Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Alumni PMII Jember diminta rumuskan pencegahan ekstremisme
Next Article KH Said Aqil minta Rakornas LPNU fokus ke UMKM

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized

You Might also Like

Ekraf

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

15/09/2026
Ekraf

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

07/09/2026
Ekraf

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

01/09/2026
Ekraf

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

28/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?