LAZISNU Jatim: bantu Bayu yang jualan mainan gelembung air untuk sekolah dan bantu nenek

Bayu (12) yang berjualan mainan gelembung air untuk biaya sekolah dan membantu neneknya Mbah Sulastri (60). Setiap hari, ia berjuang dengan berjualan mainan gelembung air dari jam 05.00 sampai 16.00 WIB. (*/Lazisnu)
Bagikan yuk..!

Surabaya (Radar96.com) – NU CARE LAZISNU Jawa Timur mengajak masyarakat dan warga NU untuk membantu Bayu (12) yang berjualan mainan gelembung air untuk biaya sekolah dan membantu neneknya Mbah Sulastri (60). Untuk bertahan hidup, setiap hari, mereka berjuang dengan berjualan mainan gelembung air dari jam 05.00 sampai 16.00 WIB.

“Namanya jualan ya kadang laku, kadang tidak. Paling banyak sehari bisa laku empat buah. Satunya dapat untung Rp2.500,” ujar Mbah Sulastri yang sudah 11 tahun tinggal berdua saja dengan sang cucu di rumah kos kawasan Surabaya Timur. Mereka tak punya siapa-siapa lagi karena ayah dan ibu Bayu telah lama berpisah.

Namun mereka tidak pernah putus asa dan patah semangat, mereka selalu bersyukur atas apa yang mereka dapat. Di masa pandemi, Bayu yang masih sekolah kelas 1 SMP harus berjualan sambil sekolah daring di jalanan. Apalagi saat ini pendidikan menuntut pembelajaran dengan media teknologi, dengan keadaan Bayu saat ini pastinya sangat terbatas

“Kalau untuk HP, alhamdulillah saya diberi HP bekas milik anaknya Bu RT. Kalau pas jualan ada jadwal sekolah atau ujian, ya saya minggir sebentar di trotoar. Kalau sekolahnya masuk, ya saya sekolah dulu, nanti kalau pulang baru jualan bareng Mbah,” ujar Bayu sembari tersenyum.

“Saya tidak punya siapa-siapa lagi. Apapun akan saya jalani bersama Mbah Sulastri,” ucap Bayu.

Sang Nenek pun sangat bangga memiliki cucu seperti Bayu, sebab ia seorang cucu yang begitu berbakti dan penyayang.
“Saat saya sakit, Bayu yang masak, yang bikinkan teh dan Bayu begitu sigap menelepon gurunya meminta solusi agar saya segera sembuh. Saya gak tega melihat raut mukanya saat harus berjualan sendiri,” ujar Mbah Sulastri sambil mengusap air mata.

NU CARE LAZISNU Jatim menilai Bayu dan Mbah Sulastri hanya satu di antara sekian banyak dhuafa yang sangat berhak menerima uluran tangan. Mereka terus berjuang bertahan hidup sekuat tenaga di sisa-sisa usianya. Keinginan mereka hanya sederhana, agar mereka bisa terus bertahan hidup dan Bayu bisa menuntaskan sekolah sampai jadi orang sukses.

Oleh karena itu, NU CARE LAZISNU Jatim mengajak masyarakat untuk membantu Bayu, Mbah Sulastri dan para dhuafa lainnya guna mewujudkan do’a dan harapan-harapanya. Mari menjadi pengentas pilu atas perjalanan hidup salah satu dari ribuan lansia dan anak-anak yang berjualan di jalanan. Bantu donasi Bayu dengan klik :
https://kitabisa.com/bantubayusekolahdanmenghidupinenek (*/LAZISNU).

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *