By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Manuskrip Karya Ulama Gresik Didigitalisasi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kultural > Manuskrip Karya Ulama Gresik Didigitalisasi
Kultural

Manuskrip Karya Ulama Gresik Didigitalisasi

15/04/2021 Kultural
Ilustrasi - Salah satu manuskrip karya Ulama Nusantara (*/NO)
SHARE

Gresik (Radar96.com) – Pusat Studi Pesantren (PSP) Institut Agama Islam Qomaruddin Gresik berupaya melestarikan manuskrip keislaman melalui metode digitalisasi yang dilaksanakan sejak sebelum Ramadhan, tepatnya 9 April, dan berlangsung hingga 17 April 2021.

Acara ni dilaksanakan atas kerja sama dengan program Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA) yang dikelola oleh Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Centre for the Study of Manuscript Culture (CSMC) University of Hamburg.

Ketua PSP, Mohamad Anas menerangkan, bahwa manuskrip-manuskrip yang didigitalisasi merupakan karya yang ditulis oleh para ulama di Gresik, Jawa Timur sejak tahun 1740. Jumlahnya mencapai 74 jilid manuskrip. Sebelumnya, manuskrip-manuskrip tersebut disimpan oleh sejumlah keturunan pendiri Pondok Pesantren Qomaruddin, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

“Setelah didigitalisasi, manuskrip-manuskrip tersebut akan dikumpulkan menjadi satu koleksi utama di lingkungan pesantren,” ujarnya disela-sela pelaksanaan program digitalisasi yang terpusat di Gedung Pondok Pesantren Qomaruddin dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Selasa (13/4/2021).

Sementara itu, Academic Expert DREAMSEA, Agus Iswanto menyampaikan, selama sembilan hari sejak 9 hingga 17 April 2021, pihaknya akan berupaya untuk menghasilkan 5.500 halaman manuskrip digital. Selain mendigitalisasi, Agus juga mendampingi pihak pesantren mengungkap kandungan isi dalam manuskrip-manuskrip keislaman tersebut.

Secara umum, manuskrip koleksi Pondok Pesantren Qomaruddin menunjukkan ragam aktivitas literasi keislaman yang pernah terjadi di masa silam. Para ulama menuliskan karya-karyanya dalam berbagai bahasa seperti Arab, Melayu, dan Jawa yang tercermin dalam beragam aksara seperti Arab, Jawi, dan Pegon.

Sementara, keragaman juga tercermin dalam bahan manuskrip yang digunakan seperti kulit hewan, kertas dluwang, dan kertas Eropa.

Agus yang juga Peneliti Balai Litbang Agama Semarang menambahkan, hasil digitalisasi manuskrip Pondok Pesantren Qomaruddin ini akan tersedia dalam sebuah database manuskrip Asia Tenggara yang dikelola oleh DREAMSEA.

Sementara untuk menghindari penyalahgunaan data, manuskrip-manuskrip digital tersebut hanya bisa dibaca secara daring tanpa harus mengunduh data manuskripnya. Selain itu, pihak pesantren sebagai pemilik manuskrip juga akan mendapatkan salinan data manuskrip digitalnya. Hal ini tentu saja sangat membantu jika pihak pesantren memiliki rencana untuk pengembangan perpustakaan digital manuskrip secara mandiri.

Muhammad Nawawi, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin menyambut baik inisiatif pelestarian karya ulama di lingkungannya. Digitalisasi akan membuat karya-karya ulama pesantren menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat umum tanpa harus merusak fisik manuskripnya.

Pihaknya berharap, melalui program ini akan menambah semarak kajian keislaman yang menjadi ciri khas pesantren. “Dengan didigitalisasinya manuskrip-manuskrip pesantren ini, diharapkan khazanah keilmuan dan pemikiran ulama yang progresif dapat lebih diakses secara lebih luas,” ujar Nawawi dalam acara penyambutan tim. (*/NO)

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/128042/sejumlah-manuskrip-karya-ulama-di-gresik-didigitalisasi-

Iklan.

You Might Also Like

30 Santri Tebuireng Tembus Universitas Al-Azhar Mesir

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Haji itu soal Panggilan dan Mampu

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Ungkap 3 Alasan “Lailatulqadar” Dirahasiakan

KH A Muzakky Al Hafidz: Jika Diuji Allah Berarti Disayangi

Gus Mujab Jelaskan Lima Indikator “Kebahagiaan Sejati”

TAGGED: digital, manuskrip, ulama
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article LAZISNU Jatim: bantu Bayu yang jualan mainan gelembung air untuk sekolah dan bantu nenek
Next Article Jatim fokuskan Pemulihan Ekonomi, SDM, Kesehatan dan Infrastruktur Wilayah Selatan dalam RKPD 2022

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri
Nahdliyyin
WARGA NU DAN KUASA ALGORITMA
Kolom
Api Hanguskan Gudang Alas Tembakau di Pancoran Bondowoso
Sospol
Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Sepakat Perkuat Informasi Berkualitas untuk Masyarakat
Sospol

You Might also Like

Kultural

KHA Muzakky Al-Hafidz: Hidup/Umur Itu Yang Penting Bukan Panjang/Pendek, tapi Berkah dan Manfaat

29/01/2026
Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: QS Ad-Dhuha Ajarkan Tiga Pilar Optimisme

22/01/2026
Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Prof Ali Aziz: “Al ‘Ashr” Ajarkan 4 Spirit Terbaik Isi Waktu

08/01/2026
Kultural

KH Muhammad Imam Aziz: Penerus Api Perjuangan HAM Dan Keadilan, Meskipun Sudah Tiada

16/12/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?