By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah minta Bank Jatim percepat perluasan Digitalisasi Keuangan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Gubernur Khofifah minta Bank Jatim percepat perluasan Digitalisasi Keuangan
Ekraf

Gubernur Khofifah minta Bank Jatim percepat perluasan Digitalisasi Keuangan

04/05/2021 Ekraf
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2020 oleh PT. Bank Jatim secara hybrid dari Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya, Senin (3/5/2021). (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara khusus meminta jajaran PT. Bank Pembangunan Daerah, Tbk (PT. Bank Jatim, Tbk) untuk melakukan percepatan perluasan digitalisasi keuangan, serta memperkuat sektor UMKM di Jatim untuk pemulihan ekonomi masyarakat.

“Saat ini, pola transaksi masyarakat semakin bergeser dari konvensional ke digital. Masyarakat semakin terbiasa melakukan transaksi secara digital, apalagi jika menyasar segmen milenial dan di tengah terbatasnya aktivitas fisik di masa pandemi Covid-19,” katanya pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2020 oleh PT. Bank Jatim secara hybrid dari Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya, Senin (3/5/2021).

Bank Jatim sebagai bank kebanggaan masyarakat Jawa Timur, saat ini memiliki sejumlah kesempatan dan peluang untuk tumbuh dan berkembang. Seperti halnya mengupayakan percepatan dan perluasan proses transformasi digital. Ditambah lagi, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu kunci utama untuk dapat bersaing dengan bank-bank lain.

“Masyarakat saat ini lebih nyaman melakukan transaksi secara digital melalui smartphone dibandingkan dengan mendatangi kantor bank secara langsung. Bank-bank yang masih bertahan dengan pemikiran konvensional bahwa nasabah akan loyal dan tetap datang ke bank walaupun tidak memiliki layanan digital dipastikan tidak akan dapat bertahan lama, terutama di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” katanya.

Untuk itu, ia berharap penerapan teknologi perbankan di institusi perbankan plat merah itu dapat diimbangi dengan penerapan manajemen risiko yang baik, termasuk penerapan strategi anti fraud untuk mendeteksi adanya kemungkinan penyalahgunaan transaksi digital. Selain itu, SDM di Bank Jatim juga harus dibekali dengan pengetahuan yang cukup terkait penggunaan teknologi tersebut.

“Apalagi di era saat ini inovasi terus berlanjut, kolaborasi semakin meluas, dan perusahaan konvensional juga melakukan go digital. Di sektor keuangan, perusahaan fintech terus mengeluarkan produk barunya dan berkolaborasi dengan berbagai bank termasuk Bank Jatim,” ungkapnya.

Menurutnya, kinerja Bank Jatim pada 2020 secara umum relatif stabil, meski tahun lalu sudah terpengaruh pandemi Covid-19. Hal ini terlihat dari total aset yang meningkat 8,94 persen dari Rp76,756 Trilyun menjadi Rp83,619 Trilyun, lalu Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat (13,08 persen), Kredit meningkat (8,16 persen), dan Laba bersih meningkat (8,17 persen).

Dari sisi indikator kesehatan perbankan, beberapa indikator menunjukkan bahwa kinerja Bank Jatim pada tahun buku 2020 memperoleh predikat sehat, yakni CAR sebesar 21,64 persen, NPL sebesar 4,00 persen, ROA sebesar 1,95 persen, ROE sebesar 18,77 persen, NIM sebesar 5,55 persen dan LDR sebesar 60,58 persen.

Orang nomor satu di Jatim ini berharap, keberadaan Bank Jatim sebagai bagian dari industri perbankan tidak hanya untuk menjadi profit institution saja, tetapi juga harus memiliki kewajiban moril meningkatkan dan menggairahkan sektor ekonomi di daerahnya. Termasuk turut membantu penyaluran kredit guna penguatan ekspansi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Dengan adanya tambahan pendanaan, maka kelompok UMKM akan menjadi lebih maju dan berkembang. Disisi lain, penyerapan tenaga kerja akan semakin besar seiring dengan semakin berkembangnya UMKM, sehingga tingkat pengangguran dapat ditekan, dan tingkat kemiskinan dapat menjadi lebih kecil,” terangnya.

Tidak hanya itu, per Maret 2021, Bank Jatim turut berkontribusi dalam membantu penyaluran Dana Bergulir sebesar Rp506,676 Milyar untuk 12.624 debitur dengan rincian Dana Bergulir Umum sebanyak Rp. 456,811 Milyar untuk 12.442 debitur. Serta Dana Bergulir Hulu Hilir sebanyak Rp. 49,865 Milyar untuk 182 debitur.

Turut hadir di acara tersebut yakni jajaran Komisaris Bank Jatim yakni Komisaris Utama Dr. Akhmad Sukardi, Komisaris yang juga Plh. Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Komisaris Budi Setiawan, Komisaris Independen Prof. Muhammad Mas’ud, Prof. Candra Fajri Ananda dan Rudi Purwono, Dirut Bank Jatim Busrul Iman, beberapa Bupati/Walikota, beberapa Kepala OPD di lingkungan Bank Jatim serta jajaran Direksi Bank Jatim. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

Paving Blok Pesantren Angkat Nilai Sampah Plastik jadi Peluang Ekonomi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article LPNU Jaktim ditunjuk jadi LPH untuk sertifikasi produk halal
Next Article 3.636 Pekerja Migran Jatim diisolasi cegah COVID-19 Varian Mutasi India, Inggris dan Afsel

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Karhutla di Cindogo Bondowoso Hanguskan 0,6 Hektare Lahan
Sospol
Unusa Gandeng 2 Kampus Kesehatan di Malaysia Perkuat Teknologi Laboratorium Patologi Anatomi
Sospol
KHR Achmad Azaim Kukuhkan Pengurus Ijtihad Rayon IKSASS Bondowoso saat Maulid Nabi
Sospol
Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi
Ekraf

You Might also Like

Ekraf

Road Map Pesantren Tangguh Bencana Dimulai dari Malang

15/07/2026
Ekraf

Produk OPOP Perluas Jejaring Usaha dalam Misi Dagang Jatim-Riau

09/07/2026
Ekraf

Teh Tarik, Langkah Nyata Pesantren Al Jauhar Bangun Basis Ekonomi

07/07/2026
Ekraf

BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

03/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?