Masjid Baiturrochman Morokrembangan-Surabaya adakan “Ngaji Bareng” untuk milenial

Ustadzah Nur Rohmatul Izza sedang memberikan bimbingan dalam "Ngaji Bareng" di Masjid Baiturrochman, Jalan Morokrembangan V, Surabaya, yang diperuntukkan kalangan milenial di Kota Pahlawan. (*/pna)
Bagikan yuk..!

Surabaya (Radar96.com) – Masjid Baiturrochman, Jalan Morokrembangan V, Surabaya, mengadakan “Ngaji Bareng” untuk mengkaji dan mengaji berbagai kitab bagi kalangan milenial di Kota Pahlawan.

“Masjid yang mengadakan Ngaji Bareng seperti ini sudah agak jarang, kebetulan di Morokrembangan ada masjid yang punya jadwal mengaji dengan berbagai kitab,” kata Purwadi, warga setempat, Rabu.

Kitab yang dikaji dalam “Ngaji Bareng” pada setiap bakdal Asar, Maghrib, atau Isyak adalah Kitab al Baghdadi (tilawah) yang diikuti 143 anak dengan 13 ustadz, dan Kitab Washoya al Aba’ lil-Abna’ yang diikuti 49 anak dengan satu ustadz.

Selain itu, Kitab Ta’lim Mutta’alim yang diikuti 26 anak dengan satu ustadz, Kitab Safinatun Najah yang diikuti 16 orang dengan satu ustadz, dan Kitab Wasiatul Mustofa yang diikuti 20 orang dengan satu ustadz.

Kitab lainnya, Kitab Risalatul Mahid yang diikuti 50 orang dengan satu ustadzah, nderes/ngaji al Qur’an dengan tajwid yang diikuti 26 anak dengan tiga ustadz, dan Dibaan yang diikuti 130 anak dengan dua ustadz yang membimbing, dan sebagainya.

“Tujuan kami mengadakan Ngaji Bareng yang diikuti anak-anak sebaya dengan IPNU-IPPNU dan Ansor-Fatayat itu untuk menambah ilmu atau lebih paham lagi dengan setiap kitab yang diajarkan,” kata Ketua Takmir Masjid itu, Drs H Muhadjir.

Selain menambah wawasan pengetahuan, tujuan lain untuk mendorong anak-anak muda mempunyai dasar yang kuat tentang apa yang dipelajari, sehingga melahirkan generasi yang siap dengan segala bentuk tantangan di masa depan dengan pola pikir dan pola dzikir kepada Allah yang tepat.

“Awalnya, kami prihatin dengan menurunnya akhlak di kalangan anak-anak muda, sehingga terlihat anak-anak memiliki pendidikan yang baik tetapi akhlak-nya kurang baik, sehingga kami mengadakan Ngaji Bareng yang baru dimulai pada bulan Syawal atau tepatnya tanggal 31 Mei 2021 dengan santri yang terdaftar sebanyak 49 anak,” katanya. (*/pna)

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *