Pergunu DKI Jakarta miliki Lembaga Riset dan Edukasi

Ketua PW Pergunu DKI Jakarta, Lutfi Hakim Wahid, melantik enam pengurus Lembaga Riset dan Edukasi Pergunu DKI masa bhakti 2021-2023, di Kantor PWNU DKI Jakarta, Sabtu (26/6/2021). (*/pergunudki)
Bagikan yuk..!

Jakarta (Radar96.com) – PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) DKI Jakarta kini memiliki Lembaga Riset dan Edukasi Pergunu DKI Jakarta.

Pengurus Lembaga Riset dan Edukasi Pergunu DKI masa bhakti 2021-2023 itu dilantik Ketua PW Pergunu DKI Jakarta, Lutfi Hakim Wahid, di Kantor PWNU DKI Jakarta, Sabtu (26/6/2021).

“Dibentuknya Lembaga Riset dan Edukasi Pergunu DKI Jakarta untuk memberikan pengetahuan bahwa kita harus inovatif dalam industri pendidikan dan digitalisasi learning,” kata Gus Lutfi.

Enam Pengurus Lembaga Riset & Edukasi Pergunu DKI Jakarta yang dilantik adalah Dr. Lalu Zulkifli, SH., SSI., M.E.Sy, Mifta Huda., S.Pd.I., M.E.Sy. Suhanda Ariyanto. ST, M. Nurul Syarifudin, S. Kom. Danu Aminullah Yasin Saifudin, SE. & Saputra.

Menurut Gus Lutfi, beberapa tantangan pembelajaran digital merupakan masalah awal yang harus dihadapi oleh siswa, guru, dan sekolah di Indonesia dalam proses pendidikan 4.0 yang cepat atau lambat akan diterapkan secara penuh oleh pemerintah.

Oleh karena itu, seluruh elemen di dunia pendidikan diharapkan untuk bersiap dan mulai berinvestasi, baik dalam hal infrastruktur maupun kemampuan atau skill.

Menilik hasil riset PISA (Program for Intetnational Student Assessment) bahwa sebanyak 70 persen siswa SMA di Indonesia memiliki kemampuan literasi dibawah kompetensi minimum.

Apabila dikomparasikan dengan kemampuan orang dewasa Indonesia usia antara 23-65 tahun, masih berada pada level 1 dari 5 level, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa sejak SMA sampai tamat kuliah orang Indonesia tidak ada perubahan dalam kemampuan literasi berdasar hasil tes PIAAC (Programme for the International Assessment of Adult Competencies).

“Itu berarti bahwa kemampuan literasi sarjana Indonesia masih dibawah siswa SMP di Denmark. Kemampuan literasi, numerasi dan saintifik pelajar di Indonesia masih jauh dibawah negara Asean,” kata Gus Lutfi.

Gus Lutfi berharap, kepada pengurus Lembaga Riset & Edukasi Pergunu DKI Jakarta yang baru saja dilantik agar dapat menjawab tantangan zaman dan bisa menjalankan amanah dengan baik serta bertanggung jawab sesuai dengan tugasnya masing masing

Sementara itu, Wakil Ketua PP Pergunu, Dr. Aris Adi Leksono, M.Pd, mengucapkan selamat atas dilantiknya Lembaga Riset dan Edukasi PW Pergunu DKI Jakarta. “Semoga dapat berkarya secara nyata untuk umat dan bangsa,” katanya.

Hal yang sama disampaikan Komisaris DGII, Erwin Sentanu. Ia mengharapkan dengan dilantiknya Lembaga Riset dan Edukasi ini, maka PW Pergunu DKI Jakarta semakin siap berkiprah dan semakin cakap menyikapi perubahan yang terjadi di era digital yang dihadapi bersama.

Sementara itu, Direktur Lembaga Riset & Edukasi Pergunu DKI Jakarta, Dr. Lalu Zulkifli, SH menyampaikan terima kasih atas amanat yang telah diberikan. Ia juga berharap dapat menjalankan tanggung jawab dengan baik.

“Kami memiliki beberapa program untuk meningkatkan kemampuan literasi kita melalui digitalisasi learning, model ini membutuhkan penguasaan bidang teknologi informasi bagi para pengajar, untuk itu kami akan segera menjalin kerja sama dengan Kemenkoinfo RI, Kemendiknas, Kemenag, BUMN dan LIPI,” kata Zulkifli.

Acara Pelantikan Lembaga Riset & Edukasi Pergunu DKI Jakarta itu terselenggara dengan menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan jaga jarak serta cuci tangan sebelum masuk ke ruangan, (*/pergunudki)

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *