Prof Mas’ud Said pompa motivasi mahasiswa baru Unusida

Ketua Dewan Penyantun UNU Sidoarjo (Unusida) Prof. M. Mas'ud Said, Ph.D (2/kanan), memompa motivasi dan memberi kiat bagaimana bisa meraih kesuksesan kepada ratusan mahasiswa baru Unusida di Sidoarjo, Selasa (21/9/2021). (*/unusida)
Bagikan yuk..!

Sidoarjo (Radar96.com) – Ketua Dewan Penyantun UNU Sidoarjo (Unusida) Prof. M. Mas’ud Said, Ph.D memompa motivasi dan memberi kiat bagaimana bisa meraih kesuksesan kepada mahasiswa baru.

“Hidup itu berproses,” kata Prof Mas’ud Said yang juga Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana NU (ISNU) Jawa Timur itu di depan ratusan mahasiswa baru Unusida di Sidoarjo, Selasa (21/9/2021).

Dalam proses ada yang namanya belajar. Makanya, meskipun secara pengalaman sudah hampir mendapatkan semuanya, baik pendidikan Sarjana, Magister, Doktor bahkan guru besar sudah didapatkan, tapi yang namanya belajar tidak akan pernah berhenti.

Sebagai pimpinan organisasi, dia sudah menjadi aktivis sejak menjdi ketua IPNU kala itu. Begitu pula di dunia birokrasi, mulai dari staf khusus kepresidenan, hingga sekarang menjadi staf khusus gubernur atau dewan pakar pemerintah provinsi tetap dinikmati menjadi proses belajar.

“Mungkin suatu saat jadi staf khusus camat pun akan dijalani,” kata Prof Mas’ud Said yang juga tidak pernah bermimpi menjadi komisaris sebuah bank, karena dia merasa matematikanya lemah pada saat di sekolah dulu.

Ia berkisah hal itu, sambil menunjuk ketua PC Muslimat Hj. Ainun Jariyah yang merupakan teman sekolahnya di SMP Hasjim Asy’ari Tulangan, Sidoarjo yang hadir dalam acara itu.

Dari sekian posisi yang ia emban, ada yang paling berkesan, ketika beberapa pengurus Badan Pelaksana Penyelenggara UNU Sidoarjo datang ke Malang dan memintanya sebagai Ketua Dewan Penyantun UNU Sidoarjo.

Dia merasa sebagai putra Sidoarjo merasa berutang untuk membesarkan universitas kebanggaan warga NU Sidoarjo itu.

Dia teringat 20 tahun lalu ketika ada kegiatan IPNU di sebuah tempat, bertemu KH Abdi Manaf, ketua PCNU saat itu, beliau menyinggung bagaimana seandainya NU Sidoarjo mendirikan perguruan tinggi.

Dan, saat ini apa yang beliau cita-citakan sudah terwujud. Karena itu disaksikan Ketua PCNU KH Maskhun, Sekretaris PCNU H Suwarno dan Ketua bersama jajaran pengurus BPP UNU Sidoarjo dan jajaran rektorat dan dekanat, dia berkomitmen bersama sama membangun kampus ini.

Dia yakin sepuluh tahun ke depan UNU Sidoarjo akan menjadi “The Best NU Campus” di negeri ini.

Yang terakhir, dia mengingatkan kepada para mahasiswa baru, bahwa apa yang diraih saat ini tidak lepas dari doa orang tua.

Prof Mas’ud Said menceritakan ketika pulang malam dari kursus bahasa Inggris kala itu, dia melihat ibunya masih pegang tasbih sambil wiridan. Itu menunjukkan jasa orang tua tidak bisa disepelekan. (*/my)

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *