Ada Nama Perempuan di Pengurus Harian PBNU Sekarang

Bagikan yuk..!

Jakarta (Radar96.com) – Selesai sudah penantian banyak orang tentang susunan kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU ) yang baru masa khidmat 2022-2027. Terjawab pula pertanyaan tentang siapa yang akan menempati posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU. Posisi Sekjen itulah yang selama ini paling banyak menjadi teka-teki masyarakat. Melalui pembacaan susunan pengurus PBNU yang dipantau secara virtual, Rabu (12/1/2022), itu dilakukan oleh Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf dan jabatan Sekjen PBNU dalam pengumuman itu diamanatkan kepada H Saifullah Yusuf.

Tapi ada yang menarik pada susunan kepengurusan kali ini. Yakni masuknya nama perempuan ke dalam jajaran pengurus harian. Sebab hal itu belum pernah terjadi. Pada kepengurusan-kepengurusan sebelumnya kaum perempuan biasanya hanya masuk di struktur A’wan (anggota) Syuriah. Tapi kali ini masuk ke jajaran Ketua.

Ada dua nama perempuan yang masuk ke dalam jajaran Ketua dan dua di jajaran Wakil Sekjen. Mereka yang duduk di jajaran Ketua adalah Khofifah Indar Parawansa dan Alissa Qothrunnada Wahid. Sedangkan dua perempuan yang duduk di Wakil Sekjen adalah Ai Rahmayanti dan Isfandiari Mahbub Junaidi.

Sebagaimana diketahui, Khofifah Indar Parawansa saat ini adalah Ketua Umum Pimpinan Muslimat NU dan Gubernur Jawa Timur. Sedangkan Alissa Qothrunnada adalah putri KH Abdurrahman Wahid, mantan Ketua Umum PBNU dan mantan Presiden Republik Indonesia keempat.

Untuk nama Ai Rahmayanti belum banyak diketahui latar belakangnya. Namun untuk Isfandiari sudah dapat ditebak dari nama belakangnya, Mahbub Junaidi. Dia adalah tokoh NU di era pemerintahan Orde Lama dan Orde Baru, pendiri organisasi mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Ia adalah tokoh penulis yang banyak dikagumi tidak hanya oleh orang NU, tapi juga oleh para tokoh pers Indonesia.

Sementara itu posisi perempuan di jajaran Mustasyar ada tiga, yaitu Ny Hj Nafisah Sahal Mahfudz, Ny Sinta Nuriyah A Wahid, dan Ny Hj Mahfudhoh Aly Ubaid. Nyai Nafisah adalah istri almarhum KH MA Sahal Mahfudz, mantan Rais Am PBNU; Nyai Sinta Nuriyah adalah istri mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Nyai Mahfudhoh adalah putri KH Abdul Wahab Hasbullah, Rais Am PBNU setelah Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari. Lebih dari itu Nyai Mahfudhoh adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Sedangkan pada posisi A’wan saat ini ada enam orang perempuan. Mereka adalah Hj Nafisah Ali Maksum, Hj Badriyah Fayumi, Hj Ida Fatimah Zainal, Dr Hj Faizah Ali Sibromalisi, Hj Asasri Warmi, dan Masriyah Amva. (Sh)

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.