By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso
Sospol

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso

24/08/2026 Sospol
SHARE

Bondowoso, radar96.com — Satu kotak makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berbicara soal rasa dan kenyang. Komposisi setiap makanan menjadi bagian penting untuk memastikan penerima manfaat memperoleh asupan yang beragam.

Hal tersebut terlihat pada menu MBG yang didistribusikan SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso, mitra Yayasan Al-Hidayah, Senin (24/8/2026).

Menu hari itu terdiri dari nasi putih, ayam crispy, kacang goreng, timun, tomat, selada, serta apel hijau.

Kepala SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso, Muhammad Alfin Bardani, mengatakan penyusunan dan kandungan menu tersebut telah mendapatkan penjelasan dari ahli gizi yang bertugas di SPPG.

“Setiap makanan memiliki fungsi masing-masing. Ada sumber karbohidrat, protein, lemak, kemudian sayur dan buah yang melengkapi kebutuhan zat gizi,” kata Alfin.

Nasi sebagai Sumber Energi

Dalam satu paket tersebut, nasi putih menjadi sumber utama karbohidrat.

Karbohidrat dibutuhkan tubuh sebagai salah satu sumber energi untuk melakukan berbagai aktivitas. Bagi anak-anak usia sekolah, kecukupan energi juga penting untuk menunjang aktivitas belajar maupun kegiatan fisik sehari-hari.

Namun, menurut Alfin, sumber energi tidak berdiri sendiri. Karbohidrat perlu dipadukan dengan sumber zat gizi lainnya agar makanan yang diberikan lebih beragam.

Ayam dan Kacang, Sumber Protein

Komponen berikutnya adalah ayam crispy. Ayam menjadi sumber protein hewani yang berperan dalam pertumbuhan serta pemeliharaan jaringan tubuh.

Sementara kacang goreng memberikan variasi sumber protein nabati sekaligus menyumbang energi dan lemak.

“Protein menjadi salah satu bagian yang kami perhatikan karena sangat dibutuhkan terutama untuk pertumbuhan. Selain dari ayam, ada juga kacang-kacangan sebagai pelengkap sumber zat gizi,” jelas Alfin.

Meski demikian, kandungan lemak dalam makanan juga menjadi bagian yang diperhitungkan dalam komposisi menu.

Tiga Jenis Sayuran dalam Satu Porsi

Tidak hanya nasi dan lauk, menu kali ini juga dilengkapi timun, tomat dan selada.

Ketiga sayuran tersebut memberikan variasi makanan sekaligus menjadi sumber vitamin, mineral dan serat.

Keberadaan sayuran juga membuat komposisi menu tidak hanya berfokus pada makanan pokok dan lauk. Penerima manfaat diperkenalkan pada pola makan yang lebih beragam.

Apel Hijau Jadi Penutup

Sebagai sumber buah, apel hijau melengkapi menu hari itu.

Buah menjadi bagian penting dalam pola makan beragam karena mengandung air, vitamin, mineral serta serat.

Menurut Alfin, keberadaan buah dalam paket makanan juga diharapkan dapat membiasakan penerima manfaat mengonsumsi buah sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

Kandungan Gizi Berbeda Berdasarkan Porsi

Untuk porsi kecil, menu tersebut memiliki kandungan:

569,5 kkal energi
19,3 gram protein
31,4 gram lemak
54,8 gram karbohidrat
1,4 gram serat

Sementara porsi besar mengandung:

712,3 kkal energi
22,7 gram protein
32,1 gram lemak
85,6 gram karbohidrat
1,5 gram serat

Perbedaan jumlah tersebut berasal dari penyesuaian komponen makanan berdasarkan ukuran porsi.

“Porsi memang dibedakan. Karena kebutuhan penerima manfaat juga harus diperhatikan. Yang menjadi perhatian adalah bagaimana komposisinya tetap mencakup makanan pokok, lauk, sayuran dan buah,” ujar Alfin.

Bukan Hanya Memberi Makan

Bagi SPPG Grujugan Kidul 01, distribusi MBG juga memiliki dimensi edukasi. Penerima manfaat tidak hanya memperoleh makanan, tetapi secara tidak langsung diperkenalkan pada konsep makanan yang beragam.

Dalam satu paket terdapat sumber karbohidrat melalui nasi, protein hewani dari ayam, sumber pangan nabati dari kacang, sayuran dari timun, tomat dan selada, serta buah melalui apel hijau.

Menurut Alfin, keberagaman tersebut penting agar masyarakat, khususnya anak-anak, terbiasa mengenal berbagai kelompok makanan.

“Kami berharap makanan yang diberikan bukan hanya habis dimakan, tetapi juga bisa memberikan manfaat. Anak-anak juga semakin mengenal bahwa makanan yang baik itu tidak hanya nasi dan lauk, tetapi perlu dilengkapi sayuran dan buah,” tuturnya.

SPPG Perhatikan Kualitas Distribusi

Muhammad Alfin Bardani menambahkan, pihaknya bersama Yayasan Al-Hidayah terus berupaya menjaga kualitas makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat.

Selain komposisi, proses penyediaan makanan juga perlu memperhatikan kebersihan, keamanan pangan, ketepatan distribusi dan penerimaan makanan oleh penerima manfaat.

Menu Senin itu akhirnya bukan sekadar nasi, ayam crispy dan pelengkap.

Di balik satu kotak makanan terdapat upaya menggabungkan berbagai kelompok pangan dalam satu sajian—dari sumber energi, protein, sayuran hingga buah.

Bagi SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso, prinsipnya sederhana: makanan yang diberikan diharapkan tidak hanya membuat kenyang, tetapi juga memberikan asupan gizi yang lebih beragam bagi penerima manfaat. (*/Rif)

Iklan.

You Might Also Like

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Menegakkan Panji NU di Muktamar ke-35: Belajar dari Hajar Aswad Memasuki Abad Kedua NU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Menegakkan Panji NU di Muktamar ke-35: Belajar dari Hajar Aswad Memasuki Abad Kedua NU
Kolom
‘Haramkah’ NU Berpolitik?
Kolom
Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo
Nahdliyyin
Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

17/08/2026
Sospol

BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan

17/08/2026
Sospol

270 Warga Binaan Lapas Bondowoso Terima Remisi Kemerdekaan

17/08/2026
Sospol

Guru Besar UIJ Prof. Hamdanah Utsman: Pendidikan Islam Tak Boleh Kalah oleh AI

17/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?