By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Setahun memimpin di era COVID-19, 17 Kepala Daerah di Jatim terima “Rapor Biru”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Setahun memimpin di era COVID-19, 17 Kepala Daerah di Jatim terima “Rapor Biru”
Sospol

Setahun memimpin di era COVID-19, 17 Kepala Daerah di Jatim terima “Rapor Biru”

27/02/2022 Sospol
Setahun lalu, sebanyak 17 bupati/ walikota yang dilantik Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada 26 Februari 2021. (*/humas/dok)
SHARE

Ponorogo (Radar96.com) – Setahun memimpin, sebanyak 17 bupati/ walikota yang dilantik Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada 26 Februari 2021 telah menunjukkan kinerja terbaiknya, sehingga mendapatkan “rapor biru” (sangat memuaskan), meski sejak menjabat langsung dihadapkan dengan tugas pengendalian Covid-19, bahkan saat ini menghadapi puncak gelombang ketiga varian Omicron.

Terhadap kinerja para bupati/ walikota dan wakilnya tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tinginya. Sebab, setiap capaian keberhasilan yang ditorehkan Jawa Timur merupakan agregat dari keberhasilan-keberhasilan yang dilakukan kabupaten/kota serta “strong partnership” pada seluruh proses pembangunan di Jawa Timur secara berkelanjutan.

Setahun lalu, sebanyak 17 bupati/ walikota yang dilantik Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada 26 Februari 2021. (*/humas/dok)

Adapun 17 Kepala Daerah dan Wakil tersebut yaitu,

  1. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Wabup Trenggalek Syah M Natanegara,
  2. Bupati Sumenep Achmad Fauzi dan Wabup Sumenep Dewi Khalifah,
  3. Bupati Situbondo Karna Saswandi dan Wabup Situbondo Khorani.
  4. Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan Wabup Dwi Rianto Jatmiko,
  5. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Wabup Sugirah,
  6. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Wabup Lisdyarita,
  7. Bupati Blitar Rini Syarifah dan Wabup Rahmat Santoso,
  8. Wali Kota Blitar Santoso dan Wakil Wali Kota Blitar Tjujuk Sunario.
  9. Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf dan Wakil Wali Kota Adi Wibowo,
  10. Bupati Malang Sanusi dan Wabup Didik Gatot Subroto,
  11. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Wabup Muhammad Albarra,
  12. Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wabup Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
  13. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji,
  14. Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor dan Wabup Sidoarjo Subandi,
  15. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Wabup Kediri Dewi Mariya Ulfa,
  16. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Wabup Abdul Roub,
  17. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah.

“Terima kasih kepada seluruh bupati/ walikota serta wakilnya yang telah menjalankan tugas selama setahun terakhir ini. Semoga, sinergitas dan kolaborasi akan terus terbangun dengan baik sehingga bisa mempercepat pembangunan di daerah dan ekonomi masyarakat. Mereka layak menerima rapor biru (sangat memuaskan),” ungkap Khofifah di sela-sela kunjungan ke Rumah Sakit Yasyfin, Darussalam Gontor, Ponorogo, Sabtu (26/2).

Gubernur Khofifah mengatakan pertumbuhan ekonomi Jatim yang berhasil mencapai angka 4,59 persen (yoy) pada triwulan IV tahun 2021 menjadi salah satu rapor biru, bukan hanya untuk Pemprov Jatim. Sebab, di tengah tekanan pandemi Covid-19 ini, kontraksi ekonomi merupakan ancaman yang nyata dan berhasil dilewati atas kolaborasi bersama-sama Pemprov dan pemerintah kabupaten/ kota. Terlebih, dalam pertumbuhan ekonomi itu juga diiringi dengan penurunan ketimpangan ekonomi secara signifikan dari 0,374 persen menjadi 0,364 persen.

“Artinya pertumbuhan ekonomi secara kumulatif di Jatim ini juga diiringi dengan pemerataan ekonomi di seluruh kabupaten/ kota di Jatim. Kami yakin, mereka para bupati/ walikota ini layak mendapat rapor biru dari setiap kinerjanya,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, satu tahun kepemimpinan bupati/ walikota dan wakilnya juga dihadapkan pada bencana Awan Panas Guguran (APG) Semeru di Lumajang. Dengan solidaritas yang begitu kuat, bencana ini seolah tidak hanya dirasakan Kabupaten Lumajang sehingga seluruh daerah di Jatim begerak memberikan kontribusi nyata.

Khofifah berharap, semoga kedepan visi dan misi serta  program-program yang telah dicanangkan oleh 17 kepala daerah dan wakil kepala daerah bisa terlaksana sesuai yang tertuang pada rencana strategis (Renstra). Dengan demikian, maka diharapkan bersama akan bisa mempercepat kesejahteraan masyarakat yang merata di semua daerah.

Apalagi, lanjut Khofifah, pihaknya secara langsung telah melihat kreatifitas dan inovasi yang dilakukan oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah.Terbukti dari 17 daerah telah berhasil menerima apresiasi dari pemerintah pusat dan lembaga lainnya atas prestasi yang ditorehkan oleh kepala daerahnya.

“Saya telah keliling ke daerah-daerah dan menyaksikan bagaimana kepala daerah bersama wakilnya membangun daerahnya ditengah pandemi saat ini. banyak inovasi yang telah dilakukan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

“Sekali lagi saya sampaikan selamat, semoga kedepan semua program-programnya bisa terlaksana dengan baik. Sehingga masyarakat bisa semakin sejahtera,” pungkas Khofifah. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

IPNU-IPPNU dan LBH Ansor Perkuat Advokasi dan Kesadaran Hukum Pelajar

100-an Santri Ikuti “Ngaji Soccer II” di Masjid Al-Akbar

Pemuda Asal Hongkong Resmi Memeluk Islam di Kota Probolinggo

Masjid Al-Akbar Surabaya Sembelih Sapi Presiden, Gubernur, dan Puluhan Sapi-Kambing

Prof.Dr.KH. Nazaruddin Umar, Menteri Agama RI Menyerahkan Sapi Qurban kepada PWNU Jawa TImur

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article GP Ansor dan Banser Siap Dukung Bupati Berantas Radikalisme
Next Article Reog Ponorogo masuk nominasi tunggal diusulkan Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin
Nahdliyyin
PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”
Nahdliyyin
Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata
Nahdliyyin
603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Di hadapan 40.000 Jamaah Masjid Al-Akbar, Prof Halim Soebahar: Idul Adha Ajarkan Kesabaran Paling Tinggi

27/05/2026
Sospol

PWNU Jatim Terima Sapi Kurban 1,1 ton dari Gubernur Jatim

26/05/2026
Sospol

Pertajam Fokus Kerja, Departemen Media PDUF MUI Jatim Bentuk 4 Divisi

26/05/2026
Sospol

DMI Jatim Siagakan 1.000 Jagal Hewan Kurban Masjid se-Jatim

25/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?