By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Luruskan Video Viral MBG, Kepala MTsN 4 Bondowoso: Kronologi Sebenarnya Berbeda
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Luruskan Video Viral MBG, Kepala MTsN 4 Bondowoso: Kronologi Sebenarnya Berbeda
Sospol

Luruskan Video Viral MBG, Kepala MTsN 4 Bondowoso: Kronologi Sebenarnya Berbeda

22/07/2026 Sospol
SHARE

Bondowoso, radar96.com – Kepala MTsN 4 Bondowoso, Erna Pramantika, M.Pd., akhirnya angkat bicara menanggapi beredarnya video viral yang memperlihatkan sisa makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan memunculkan dugaan bahwa makanan tersebut sengaja dibuang oleh siswa.

Menurut Erna, video yang beredar tidak menampilkan rangkaian peristiwa secara utuh sehingga memunculkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat. Ia menegaskan, MTsN 4 Bondowoso tidak pernah menolak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, bahkan menjadi salah satu sekolah yang merasakan manfaat langsung dari program tersebut.

“Kami sangat menyayangkan adanya video yang memberikan framing negatif terhadap sekolah. Seolah-olah kami menolak Program Makan Bergizi Gratis, padahal kenyataannya tidak seperti itu,” katanya, Selasa (21/7/2026).

Erna menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/7/2026) ketika distribusi makanan MBG mengalami keterlambatan. Keterlambatan dipicu karena akses menuju sekolah ditutup akibat kunjungan Wakil Menteri di Desa Lombokulon, Kecamatan Wonosari.

Selain itu, halaman sekolah saat itu digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan tamu sehingga kondisi lalu lintas di sekitar sekolah menjadi padat.

Sebelum makanan tiba, pihak penyedia MBG telah menyampaikan informasi melalui WhatsApp bahwa distribusi mengalami keterlambatan karena kendaraan tidak dapat melintasi jalur menuju sekolah.

Karena waktu istirahat sudah berlangsung, sebagian siswa akhirnya membeli makanan di koperasi sekolah agar tetap dapat makan siang.

Akibatnya, ketika paket MBG datang, sebagian siswa sudah terlebih dahulu makan sehingga tidak seluruh makanan dapat dihabiskan.

“Ketika MBG datang, kemungkinan sebagian anak-anak sudah kenyang sehingga makanan yang dikonsumsi hanya sebagian dan tidak sampai habis,” ujar Erna.

Ia menegaskan, sisa makanan tersebut tidak dibuang secara sembarangan. Pihak sekolah mengumpulkannya, kemudian memberikannya kepada beberapa guru yang memelihara ayam untuk dimanfaatkan sebagai pakan.

“Kami tegaskan, kalau disebut murid-murid kami sengaja membuang MBG, itu tidak benar,” tegasnya.

Erna juga mengungkapkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki arti penting bagi peserta didik di MTsN 4 Bondowoso.

Bahkan, pada upacara bendera hari Senin masih ada siswa yang pingsan karena belum sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa program pemerintah tersebut benar-benar membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

Karena itu, pihak sekolah berharap masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa mengetahui kronologi secara menyeluruh.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dan berharap program tersebut terus berlanjut demi mendukung kesehatan serta kualitas belajar peserta didik. (*/Rif)

Iklan.

You Might Also Like

Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS

Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman

Presiden Mahasiswa STAI Al-Utsmani Pimpin AEB Bondowoso

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau

Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031
Nahdliyyin
Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS
Sospol
Universitas Bondowoso Tantang Mahasiswa KKN Jadi Agen Transformasi Desa Berbasis Digital
Uncategorized
Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman
Sospol

You Might also Like

Sospol

Muktamar NU Harus Menjadi Ruang Adu Gagasan, Bukan Adu Bohir

17/07/2026
Sospol

PDUF dan LPP MUI Jatim Matangkan Kolaborasi Pengembangan Dana Abadi Pesantren

17/07/2026
Sospol

PDUF dan LPEU MUI Jatim Jajaki Kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

17/07/2026
Sospol

Keunikan MPLS Al Azhaar Kedungwaru

17/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?