By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Sri Sultan minta HPN bantu entaskan Angka Kemiskinan lewat pemberdayaan UMKM
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Sri Sultan minta HPN bantu entaskan Angka Kemiskinan lewat pemberdayaan UMKM
Ekraf

Sri Sultan minta HPN bantu entaskan Angka Kemiskinan lewat pemberdayaan UMKM

02/06/2022 Ekraf
Kabiro Bina Mental dan Spiritual Setda DIY, Jarot Margiantoro, menerima lukisan bergambar Sultan HB X oleh PW Himpunan Pengusaha Nahdliyin Jawa Barat kepada Jarot mewakili Sultan HB X dalam pembukaan Konfernas II HPN, di Yogyakarta, Kamis (2/6/2022). (*/pna)
SHARE

Yogyakarta (Radar96.com) – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) untuk berpartisipasi mengentaskan angka kemiskinan di Tanah Air melalui pemberdayaan dan pendampingan UMKM dan wirausahawan.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kabiro Bina Mental dan Spiritual Setda DIY, Jarot Margiantoro, dalam pembukaan Konfernas II HPN, di Yogaykarta, Kamis (2/6/2022), Sri Sultan menilai HPN memiliki peran penting dalam masyarakat dan negara.

“Sebagai komunitas pengusaha, semoga HPN dapat memperjuangkan kewirausahan dan memberikan advokasi kepada pelaku UMKM, sehingga, dapat mengentaskan kemiskinan. Dengan begitu, peran Himpunan Pengusaha Nahdliyin dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Selain itu, Sri Sultan optimistis Himpunan Pengusaha Nahdliyin mampu menjalankan berbagai pekerjaan yang ada di pemerintahan dan swasta, sebab dalam HPN ada banyak jenis usaha dan keterampilan yang dimiliki para pengusaha.

Pembukaan Konfernas II HPN ditandai dengan pemukulan gong oleh Kabiro Bina Mental dan Spiritual Setda DIY, Jarot Margiantoro, dan penyerahan lukisan bergambar Sultan HB X oleh PW Himpunan Pengusaha Nahdliyin Jawa Barat kepada Jarot mewakili Sultan HB X.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PP HPN Abdul Kholik mengatakan organisasi yang besar adalah organisasi yang tahan menghadapi badai. Pesan ini seolah menjadi pengingat kepada pengurus dan anggota HPN, terkait dengan adanya isu perpecahan pada organisasi Himpunan Pengusaha Nahdliyin.

“Semoga Himpunan Pengusaha Nahdliyin dapat melalui berbagai rintangan. Semoga pada Konfernas inj tidak sampai ada kursi yang melayang,” tandas Abdul Kholik.

Kholik mengingatkan, keberadaan Himpunan Pengusaha Nahdliyin sebagai ajang silaturahmi dan sinergi antar warga nahdliyin. Sebab, dengan adanya wadah ini, warga nahliyin dapat memperluas jejaring dan saling membangun kolaborasi.

“Dengan begitu, Himpunan Pengusaha Nahdliyin dapat ikut mengurangi angka kemiskinan dan kesenjangan ekonomi,” terang Kholik.

Tiga Pilar NU
Sementara itu, pelaku UMKM yang hadir dalam Konfernas II HPN itu, Ichsan, mengatakan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU) sejak berdirinya hingga kini senantiasa turut aktif memikirkan memberikan solusi positif atas berbagai persoalan bangsa, baik masalah keagamaan (diniyah) maupun kemasyarakatan (sosiality).

“Ada tiga pilar utama sebagai pondasi organisasi NU yaitu, Nahdlatul Wathan, Tashwirul Afkar dan Nahdlatut Tujjar. Ketiga pilar ini menjadi bagian terpenting dalam perjalanan NU membangun bangsa ini. Ketiga pilar ini pada mulanya adalah sebuah organisasi yang masing-masing didirikan oleh ulama-ulama NU sendiri,” katanya.

Tiga pilar ini sebagai cikal bakal NU memiliki segmen yang berbeda, Tashwirul Afkar fokus pada segmen keilmuan dan pemikiran. Nahdlatul Wathan fokus pada segmen pemupukan dakwah kebangsaan, sedangkan Nahdlatut Tujjar memilih fokus pada dakwah ekonomi.

“Dalam bidang ekonomi, pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari juga menyerukan ‘Wahai pemuda putera bangsa yang cerdas pandai dan para ustadz yang mulia, mengapa kalian tidak mendirikan saja suatu badan ekonomi yang beroperasi, dimana setiap kota terdapat satu badan usaha yang otonom’,” katanya.

Bahkan, dalam Statuen NU juga termaktub pada Fatsal 3 poin f: “Mendirikan badan-badan oentoek memadjoekan oeroesan pertanian, perniagaan dan peroesahaan jang tiada dilarang oleh sjara’ Agama Islam”.

“Ini artinya sangat jelas bahwa NU memiliki mandat agar lebih memperhatikan sektor-sektor penggerak ekonomi keumatan. Sejak awal, peran Nahdlatut Tujjar dalam memberdayakan ekonomi umat mendapat dukungan dari para pendiri NU. Mereka adalah para pedagang atau sekurang-kurangnya mempunyai unit produksi yang membuat mereka bisa mandiri secara ekonomi,” katanya.

Diakui atau tidak, mayoritas penduduk Indonesia berada dalam kemiskinan dan mayoritas dari itu adalah warga Nahdiyyin yang berada di pedesaan. Ini adalah tantangan bagi NU untuk menancapkan peranannya dalam pemberdayaan ekonomi umat.

“Dalam kondisi masyarakat seperti ini, pengembangan ekonomi menjadi satu hal terpenting. Karena sabda Rasul SAW yang artinya ‘Kefakiran akan mendekatkan pada kekufuran’ mencerminkan bahwa dalam ekonomi islam, pemenuhan kebutuhan dasar (basic needs) akan sangat mempengaruhi keimanan dan keislaman seseorang,” katanya.

Mengutip berbagai sumber, ia menambahkan ikhtiar memberdayakan ekonomi ummat sangat penting, apalagi untuk organisasi seperti NU yang mempunyai massa sangat besar dan berbasis pesantren dan pedesaan.

“Pesantren menjadi aset besar bagi NU dalam rangka membangun ekonomi umat yang kuat tak mudah tergoyah oleh pengaruh global, sekaligus sebagai jawaban untuk tantangan ekonomi global. Begitu juga dengan masyarakat pedesaan. Dimana terdapat petani, nelayan, peternak dan lainnya yang manjadi sebuah aset tak ternilai,” katanya. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ketua LP Ma’arif Aceh: Media jadi Pintu Masuk dan Pencegah Radikalisme di kalangan Milenial
Next Article Dede Supriyadi terpilih jadi Ketua Umum DPP HPN 2022-2027

Advertisement



Berita Terbaru

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%
Ekraf
Kajian Senja Al Yasmin, KH Muzakky AlHafidz : Haji simbolkan manusia itu sama dan fakir
Sospol
Umaha Tebar Beasiswa untuk Generasi Berprestasi hingga Miliaran Rupiah
Sospol
Al-Yasmin dan AKSI Training & Consulting Gagas “Sekolah Keluarga Hebat”
Milenial

You Might also Like

Ekraf

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

10/03/2026
Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
Ekraf

OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

27/11/2025
Ekraf

Tutup OPOP Expo 2025, Kadis KUKM Jatim Berharap Koperasi Pesantren Siap Bertarung

17/11/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?