By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Bupati Trenggalek siap “meroketkan” Ekonomi Pesantren melalui OPOP
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Bupati Trenggalek siap “meroketkan” Ekonomi Pesantren melalui OPOP
Ekraf

Bupati Trenggalek siap “meroketkan” Ekonomi Pesantren melalui OPOP

04/06/2022 Ekraf
Tim "One Pesantren One Product" (OPOP) Jawa Timur bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur menemui Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Trenggalek, Jumat (3/6/2022). (*/hmn)
SHARE

Trenggalek (Radar96.com) – Tim “One Pesantren One Product” (OPOP) Jawa Timur bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur menemui Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Trenggalek, Jumat (3/6/2022).

Kedatangan Sekjen OPOP, Gus Ghofirin yang didampingi Kepala UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Jatim, Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, Iva Chandraningtyas, untuk membahas perkembangan program OPOP bagi Pondok Pesantren/Ponpes di Kabupaten Trenggalek.

Menanggapi hal itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau Gus Ipin menyambut baik program OPOP Jatim. Pemkab Trenggalek akan mendukung penuh Ponpes di Kabupaten Trenggalek untuk bisa menjadi anggota OPOP.

Bentuk dukungannya dengan mengeluarkan SK Bupati dan membentuk tim OPOP di Kabupaten Trenggalek. Selain itu, Gus Ipin mengimbau kepada kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Trenggalek agar melakukan pendampingan bagi Ponpes yang belum memiliki Kopontren (Koperasi Pondok Pesantren).

“Kami sudah banyak mendengarkan begitu menariknya OPOP, namun yang paling penting itu OPOP berjalan dengan baik, khususnya di Kabupaten Trenggalek, sehingga apapun yang diperlukan dalam pembentukan OPOP kami dari Pemerintah siap untuk membantu agar bisa terwujud,” katanya.

Gus Ipin mendukung penuh program OPOP tersebut. “Kami segera akan membentuk Tim OPOP, serta memberikan dana dan pelatihan pendampingan. InSya-Allah secepatnya kami akan membentuknya,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sekjen OPOP Jatim Gus Ghofirin menjelaskan, detail lembaga OPOP Jatim kepada Bupati Trenggalek. Ia menyampaikan bahwa di kepengurusan OPOP Jawa Timur yang diketuai oleh Sekda Prov Jatim tersebut mempunyai enam bidang.

Ke-enam bidang antara lain, Bidang Perencanaan, Bidang Santri Preneur, Pesantren Preneur kemudian Sosio Preneur. Selain itu juga ada Bidang Logistik dan Marketing Komunikasi.

“OPOP Jawa Timur sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 62 Tahun 2020 merupakan program peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis pesantren melalui pemberdayaan Pesantren, santri dan alumni pesantren,” ucapnya.

Gus Ghofirin melanjutkan tiga pemberdayaan melalui OPOP memunculkan tiga pilar pokok. Yaitu santri preneur, pesantren preneur dan sosio preneur.

“Pada intinya OPOP ini akan disasarkan pada pondok pesantren dimana pondok pesantren di harapkan bisa memiliki 1 unit bisnis yang unggul dan berkualitas dan unit bisnis yang dimaksud adalah koperasi jadi outputnya adalah 1 pesantren memiliki 1 Kopontren,” sampainya.

Di Kabupaten Trenggalek sudah ada 13 Pondok Pesantren yang ikut OPOP. Dari 13 Ponpes tersebut terdata ada 10 Ponpes yang telah memiliki Kopontren, sehingga masih ada 3 Ponpes lagi yang masih belum memiliki Kopontren.

Untuk itu, ia meminta ada kolaborasi dengan Pemkab Trenggalek melalui Dinas Koperasi dan UMKM Trenggalek agar Ponpes yang belum memiliki Kopontren bisa memiliki Kopontren.

Nantinya, Pemerintah Provinsi juga akan membantu menyiapkan SDM yang handal dalam pengelolaan Kopontren dengan memberikan pelatihan dan sertifikat.

Selain itu, OPOP Jatim juga akan melakukan pendampingan untuk menciptakan produk yang unik dan menjadi unggulan Ponpes yang dapat diminati pasar. Setelah itu pendampingan untuk mendapatkan sertifikasi halal, merek serta dalam mendapatkan ijin BPPOM akan dilakukannnya.

“Saat ini belum semuanya memiliki produk yang unggul, karena itu Pemprov Jatim melalui OPOP ingin menjadikan produk-produk pesantren menjadi produk-produk yang unggul dan berkualitas sehingga diminati oleh pasar. Pemerintah Provinsi akan memberikan pendampingan dalam mendapatkan sertifikasi halal, merek serta dalam mendapatkan ijin BPPOM dan sebagainya,” ujarnya.

Gus Ghofirin juga menyampaikan saat ini OPOP Jatim menyediakan bantuan permodalan bagi Ponpes yang menjadi anggota OPOP. Bantuan permodalan OPOP berupa dana hibah Rp50 juta akan disalurkan kepada Kopontren. Bantuan permodalan tersebut diharapkan akan meningkatkan kinerja Kopontren dalam hal pemasaran produk yang berimbas meningkatnya omset produk.

“Dengan adanya fasilitas pembiayaan ini harapannya selain omsetnya naik, SHU nya juga naik dan apabila ada kenaikan SHU, diharapkan sebagian akan dikontribusikan ke pondok pesantren,” tambahnya.

Saat ini, OPOP Jatim memiliki 750 peserta yang tersebar di 38 Kabupaten Kota dan sudah direplikasi di 9 Kabupaten. Kabupaten Trenggalek ini rencananya yang ke-10.

Provinsi Jawa Timur membentuk OPOP dengan memberikan pemberdayaan sehingga terjadi penguatan yang bukan hanya pada pondok pesantrennya saja akan tetapi bagi santri dan juga alumni Ponpes. Untuk itu, penguatan dan pendampingan akan dilakukan OPOP Jatim kepada Ponpes yang telah menjadi anggota.

“Selain itu, kami akan memberikan pendampingan dalam hal pemasarannya seperti bekerja sama dengan e-commerce dan untuk pembinaannya nanti beberapa OPD akan terlibat. Dengan adanya OPOP ini nantinya Ponpes diharapkan tidak hanya berjibaku dengan keagamaan atau pendidikan akan tetapi bermanfaat dari sisi ekonomi untuk masyarakat sekitar,” katanya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim sampaikan duka mendalam atas kabar wafatnya putra Gubernur Ridwan Kamil
Next Article Sekjen lepas Jemaah Calon Haji Kloter 1 Embarkasi Surabaya

Advertisement



Berita Terbaru

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%
Ekraf
Kajian Senja Al Yasmin, KH Muzakky AlHafidz : Haji simbolkan manusia itu sama dan fakir
Sospol
Umaha Tebar Beasiswa untuk Generasi Berprestasi hingga Miliaran Rupiah
Sospol
Al-Yasmin dan AKSI Training & Consulting Gagas “Sekolah Keluarga Hebat”
Milenial

You Might also Like

Ekraf

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

10/03/2026
Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
Ekraf

OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

27/11/2025
Ekraf

Tutup OPOP Expo 2025, Kadis KUKM Jatim Berharap Koperasi Pesantren Siap Bertarung

17/11/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?