By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Wakil Ketua Aswaja NU Center PWNU Jatim jadi “Doktor Aswaja”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kultural > Wakil Ketua Aswaja NU Center PWNU Jatim jadi “Doktor Aswaja”
Kultural

Wakil Ketua Aswaja NU Center PWNU Jatim jadi “Doktor Aswaja”

21/07/2022
Wakil Ketua Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur Faris Khoirul Anam meraih gelar doktor dalam bidang Pendidikan Agama Islam Berbasis Studi Interdisipliner. (*/Istimewa)
SHARE

Malang (Radar96.com/NUO) – Wakil Ketua Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur Faris Khoirul Anam telah meraih gelar doktor dalam bidang “Pendidikan Agama Islam Berbasis Studi Interdisipliner” pada program Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Faris berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Model Pembelajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) untuk Pembentukan Karakter di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember di hadapan tujuh menguji pada Selasa (28/6/2022). Ketujuh Penguji tersebut adalah Abdul Haris, Isroqunnajah, Luthfi Mustofa, Wahidmurdni, Ahmad Barizi, Moh. Padil, dan Mokhammad Yahya.

Intinya, menurut Faris, pembelajaran di pondok pesantren selama ini berorientasi fiqih atau fiqh oriented. Sedangkan pembelajaran Aswaja tak dilakukan secara berjenjang pada semua tingkatan kelas sebagaimana pembelajaran fikih. Metode pembelajarannya lebih didominasi ceramah, atau sorogan dan bandongan, belum mengembangkan metode pembelajaran lainnya seperti presentasi, diskusi, dril, debat, pembelajaran berbasis proyek atau project based learning.

“Beberapa penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa alumni pesantren belum ideal dalam berkarakter Aswaja yang meliputi pemahaman, sikap dan perilakunya. Padahal pondok pesantren adalah garda terdepan dalam memberikan pemahaman, pembiasaan, dan dakwah Aswaja an-Nahdliyah. Pesantren adalah NU kecil dan NU adalah pesantren besar,” jelas pengasuh rubrik Aswaja Majalah Aula NU ini.

Oleh karena itu, Faris menjadikan Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Jember yang didirikan oleh KH Muhyidin Abdusshomad sebagai lokus penelitian. Menurutnya, pembelajaran Aswaja di pesantren ini telah dilakukan secara berjenjang dan terintegrasi antar lembaga formal MTs dan MA, lembaga non-formal Madrasah Diniyah, dan lembaga informal Nuris Aswaja Center (NAC).

“Pembentukan karakter selalu membutuhkan standar materi dan pelaksanaan pembelajaran. Di Nuris, Kiai Muhyiddin telah menyusun buku ajar untuk semua jenjang kelas. Sementara untuk pelaksanaan pembelajaran, para guru Aswaja di Nuris telah mengembangkan model pembelajaran yang meliputi pendekatan, metode, teknik, dan prosedur pembelajaran Aswaja,” ujar dosen PAI Universitas Negeri Malang dan pengasuh Pesantren Darul Faqih Malang ini.

Selama ini daurah atau pelatihan Aswaja melalui Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur di pondok-pondok pesantren hanya berlangsung dua sampai tiga hari. Setelah itu menguap.

“Maka dapat kita bayangkan bila pembelajaran Aswaja itu berlangsung selama enam tahun di seluruh tingkat kelas pondok pesantren dan terintegrasi antarlembaganya, maka insyaallah akan muncul pendekar-pendekar Aswaja dari pondok-pondok pesantren yang memiliki karakter baik dalam pengetahuan, sikap, dan perilaku beraswaja,” ujar Faris. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/daerah/angkat-disertasi-model-pembelajaran-aswaja-faris-khoirul-anam-raih-gelar-doktor-5GpHe

Iklan.

You Might Also Like

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Ungkap 3 Alasan “Lailatulqadar” Dirahasiakan

KH A Muzakky Al Hafidz: Jika Diuji Allah Berarti Disayangi

Gus Mujab Jelaskan Lima Indikator “Kebahagiaan Sejati”

KHA Muzakky Al-Hafidz: Hidup/Umur Itu Yang Penting Bukan Panjang/Pendek, tapi Berkah dan Manfaat

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: QS Ad-Dhuha Ajarkan Tiga Pilar Optimisme

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah selamatkan Tiga Aset Pemprov Jatim senilai Rp1,068 T
Next Article STIT Al Fattah dan Universitas Billfath Lamongan gelar KKN Kolaboratif Berbasis PAR

Advertisement



Berita Terbaru

Dua Mahasiswi FKIP Unusa Juara Nasional Jujitsu, Cerminan Karakter Pendidik Masa Depan
Milenial
Wadah Komunikasi dan Koordinasi Dapur MBG Terbentuk di Surabaya
Sospol
Pelantikan Pengurus Cabang JKSN se-Banten Perkuat Organisasi dan Peran Ulama
Sospol
Gus Iqdam dan Wagub Jatim Luncurkan ”Talenta Digital Santri” Al Yasmin dengan 21 konfigurasi drone
Milenial

You Might also Like

Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Prof Ali Aziz: “Al ‘Ashr” Ajarkan 4 Spirit Terbaik Isi Waktu

08/01/2026
Kultural

KH Muhammad Imam Aziz: Penerus Api Perjuangan HAM Dan Keadilan, Meskipun Sudah Tiada

16/12/2025
Kultural

Kembangkan 190 Varian Anggur, Ponpes Jatinom Blitar Calon Penerima Eco Pesantren Jatim

17/11/2025
Kultural

Pesantren Ribath Futuhatunnur Toro Gelar Maulid Nabi

21/09/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?