By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Dua putra Habib Umar bin Hafidz kunjungi Rais ‘Aam PBNU di Surabaya
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Dua putra Habib Umar bin Hafidz kunjungi Rais ‘Aam PBNU di Surabaya
Nahdliyyin

Dua putra Habib Umar bin Hafidz kunjungi Rais ‘Aam PBNU di Surabaya

30/08/2022 Nahdliyyin
Dua Putra Habib Umar bin Hafidz, Yaman, yakni Sayyid Salim bin Umar dan Sayyid Hamid bin Umar Hafidz, mengunjungi Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar di Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya, pada Jum’at (26/8/2022). (*/NUO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Dua Putra Habib Umar bin Hafidz, Yaman, yakni Sayyid Salim bin Umar dan Sayyid Hamid bin Umar Hafidz, mengunjungi Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar di Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya, pada Jum’at (26/8/2022).

Dalam kunjungan itu, Sayyid Salim menyampaikan bahwa ayahnya, Habib Umar bin Hafidz sangat merindukan NU dan para pengkhidmatnya. “Ayah saya sangat rindu terhadap Nahdlatul Ulama dan orang-orang yang khidmah di dalamnya,” kata Sayyid Salim.

Namun, ia mengungkapkan Habib Umar bersyukur lantaran kerinduan itu setidaknya terobati lewat kajian bulanan meskipun dalam perjumpaan virtual. “Rindu ini sedikit terobati dengan adanya kajian bulanan hingga bisa selalu terhubung”, ucapnya.

Kajian yang dimaksud adalah kajian telekonferensi kitab Adabul Alim wal Muta’allim karya Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari yang diampu langsung oleh Habib Umar bin Hafidz. Kajian ini merupakan progam kerjasama antara Majelis Al-Muwasholah dan Pengurus Syuriah PBNU.

Sayyid Salim juga menyebutkan bahwa Habib Umar tak pernah lepas mendoakan NU agar tetap diberi kekuatan dalam mengurus dan membimbing umat. Tak lupa, ia juga meminta kepada Kiai Miftach untuk selalu mendoakan Habib Umar.
“Beliau (Habib Umar) selalu mendoakan NU agar diberi kekuatan dan senantiasa dapat menebarkan kemaslahatan ummat. Mohon doakan juga ayah saya, Habib Umar,” pintanya.

Kunjungan ini merupakan salah satu rangkaian safari dakwah keluarga Habib Umar bin Hafidz di Indonesia. Sebelumnya, Sayyid Salim dan Sayyid Hamid telah menghadiri haul Syaikh Abu Bakar bin Salim di Cidodol, Jakarta Selatan dan mengisi berbagai kajian dan tabligh akbar di sejumlah daerah yang ada di Pulau Jawa dan Madura.

Selain Sayyid Salim dan Sayyid Hamid, ada pula ulama besar dari Damaskus, Suriah yang turut hadir dalam kunjungan ini. Yaitu Syaikh Syadi Mustofa Arbasy, muhaqqiq handal kitab-kitab terbitan Darul Minhaj.

Kunjungan 2019
Sebelumnya (23/9/2019), ulama kharismatik asal Hadramaut, Yaman, Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz (Habib Umar) menyatakan kebahagiaannya karena dapat berkunjung ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Habib Umar menyampaikan rasa bahagianya secara langsung. Habib Umar berkali-kali dan pada banyak kesempatan menyatakan kecintaannya pada NU dan bangsa Indonesia.

Habib Umar sering kali menyampaikan apresiasinya atas gerakan Ahlussunnah wal Jamaah dan dakwah moderat Islam yang dijalankan oleh NU. “Kami bahagian dapat mengunjungi saudara sekalian, mengunjungi Nahdlatul Ulama, kantor PBNU,” kata Habib Umar dalam bahasa Arab di akhir pertemuan dengan pengurus harian PBNU di lantai 3 Gedung PBNU, Jakarta Pusat.

PBNU dan nahdliyin tampak sekali menghormati dan mencintai Habib Umar. PBNU dan Nahdliyin menyambut baik kehadiran Habib Umar. Pada kesempatan ini, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj dengan kerendahan hatinya mencium tangan Habib Umar.

Hubungan Habib Umar dan NU terbilang cukup baik. Habib Umar memahami benar paham dan gerakan keagamaan NU. Kedekatan keduanya tampak dari pengajian rutin Kitab Adabul ‘Alim wal Muta‘allim karya Pendiri NU Hadlratus Syekh KH M Hasyim Asyari oleh Habib Umar.

Pengajian Kitab Adabul ‘Alim wal Muta‘allim bersama Habib Umar telah berjalan hampir dua tahun. Pengajian kitab karya KH M Hasyim Asyari dimulai sejak Desember 2017.

Pengajian Habib Umar diadakan setiap Rabu pekan pertama pada setiap bulannya. Pengajian bersama Habib Umar diselenggarakan secara langsung live streaming atau teleconference langsung dari Tarim, Hadramaut, Yaman di lantai 8 Gedung PBNU. (*/NUO)

Sumber:
*) https://www.nu.or.id/nasional/kunjungi-rais-aam-putra-habib-umar-bin-hafidz-ayah-sangat-rindu-nu-D8hpH
*) https://www.nu.or.id/nasional/habib-umar-bin-hafidz-saya-bahagia-mengunjungi-kantor-pbnu-VgZn8

Iklan.

You Might Also Like

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pemerintah Diminta Terapkan Harga Dasar di Komoditas Sawit
Next Article 1.300 peserta ikuti Perkemahan Moderasi Beragama di Mojokerto

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol
Superpower Keikhlasan: Mengurai Akar Akuntabilitas dalam Tradisi NU
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

19/08/2026
Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

17/08/2026
Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?