Malang (Radar96.com) – Masjid Sabilillah Malang, Jawa Timur, menyandang penghargaan Masjid Terbaik Nasional 2022 versi Dewan Masjid Indonesia (DMI), karena itu pengelola masjid itu terus melakukan penguatan eksistensi di tengah masyarakat, terutama Tim IT dan Media LAZIS Sabilillah Malang.
“Saat ini pemaknaan masjid tak sekadar sebagai pusat peribadatan semata, melainkan menjadi pusat membangun peradaban,” tutur Ketua Yayasan Sabilillah bidang Sosial Kemasyarakatan Prof M. Mas’ud Said, saat memberikan arahan dalam FGD Tim IT dan Media LAZIS Sabilillah itu di Malang, Sabtu (3/9/2022).
M Mas’ud Said, yang juga Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur itu berharap agar tim IT ini bisa berkolaborasi dengan media Nasional untuk menguatkan branding dan pemasaran dengan mengambil semangat perjuangan dari Barisan Sabilillah (dipimpin KH Masjkur, almaghfurlah) di masa perjuangan Indonesia.
“Saya yakin, anak-anak muda Masjid Sabilillah yang tergabung dalam tim IT akan menjadi game changer, yang terus berusaha agar cita-cita para pendiri Masjid Sabilillah menjadi Masjid Besar ini bukan hanya pusat peribadatan tapi menjadi pusat peradaban seperti yang dikatakan KH M Tholchah Hasan (almaghfurlah) agar terwujud,” katanya.
Sebagai masjid kebanggaan Jawa Timur, Sabilillah pantas memiliki tim IT yang kuat, modern dan efektif. Para muzakki, donatur dan kepercayaan masyarakat sudah tertanam sejak lama, karena program-program LAZIS sangat bermanfaat kepada masyarakat dan dirasakan keluarga binaan, anak-anak binaan, TPQ binaan, Musholla binaan, Madrasah Quran Sabilillah.
Sebagaimana diketahui Masjid Sabilillah Malang adalah masjid besar di Jawa Timur yang mendapat anugerah sebagai Masjid Percontohan Paripurna Nasional oleh Kementerian Agama RI pada tahun 2016.
Tahun ini, kembali menjadi Masjid Terbaik Nasional versi Dewan Masjid Indonesia, yang penghargaannya diberikan Ketua Umum DMI M Jusuf Kalla pada tahun 2022 ini.
FGD Tim IT dan Media itu dibuka Sekretaris LAZIS Sabilillah Malang, Ust. M. Soleh, serta dihadiri oleh Solihin Bahari Alkatiri (ahli broadcasting). Kegiatan ini berlangsung di Government Learning Centre Malang yang membahas rancangan dengan analisis SWOT.
Diskusi yang berlangsung dengan gayeng dan produktif itu diikuti oleh Yosman Ardianysah, Muhammad Fadlurrahman, Malik Handika, Mahdi Romzuz Zaki, Egi Dwi Kusuma, dan Galang Al Fahreza.
Tim IT memandang bahwa untuk survive dan memenangkan persaingan dakwah serta menguatkan branding dan marketing butuh produk-produk digital yang layak, diantaranya menguatkan peran media sosial LAZIS Sabilillah Malang; seperti Instagram, Fanspage Facebook, Youtube, TikTok, Telegram Channel, Whatsapp Blast serta Website dan media cetak majalah Sabilillah yang didistribusikan kepada para donatur dan khalayak setiap bulan sebanyak 2.000 eksemplar yang beredar sejak 2006.
“Kami semua sepakat akan memperbaiki kinerja IT tahun 2023,” kata Manager IT dan Media LAZIS Sabilillah Yosman Ardiansyah, S.Sos, mengamini harapan dewan pembina tersebut. (*/ym)



