Minta maaf, pegiat medsos Eko Kuntadhi hina Ning Imaz Lirboyo di Twitter

Ning Imaz Fatimatuz Zahro. (Foto: instagram @imaz._)
Bagikan yuk..!

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menghina Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Semua bermula dari cuitan Eko di twitter yang mengunggah potongan video Ning Imaz. Di dalam video yang diproduksi oleh NU Online itu, Ning Imaz sedang menjelaskan tentang tafsir Surat Ali Imran ayat 14.

Video ini juga diunggah di TikTok NU Online dengan judul thumbnail Lelaki di Surga Dapat Bidadari, Wanita Dapat Apa? Potongan video ini kemudian diunggah Eko. Dalam potongan tersebut, ada keterangan atau caption berupa ungkapan yang bernada kasar.

“Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan,” demikian tulisan atau caption yang ada dalam video unggahan Eko Kuntadhi itu. Sejurus kemudian, unggahan Eko Kuntadhi dengan bubuhan kata-kata kasar di dalam video Ning Imaz tersebut dikomentari oleh Rais Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Australia-New Zealand Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir.

Gus Nadir mengatakan, Eko Kuntadhi boleh saja tidak sepakat dengan pendapat Ning Imaz, tetapi tidak perlu melabeli kata tolol. Gus Nadir juga menjelaskan kepada Eko Kuntadhi bahwa Ning Imaz merupakan putri kiai dari Pesantren Lirboyo.

Eko Kuntadhi lantas diminta untuk belajar menjadi santun dalam menerima perbedaan. “Yang anda posting itu video Ning Imaz dari Ponpes Lirboyo, istri dari Gus Rifqil Moeslim. Beda pendapat hal biasa. Tapi gak usah melabeli dengan kata tolol. Posting saja video aslinya. Bukan yang sudah ditambahi kata-kata tolol. Belajarlah untuk santun dalam perbedaan,” ungkap Gus Nadir dalam Twitter.
Setelah mendapat komentar dari Gus Nadir, cuitan unggahan video Ning Imaz yang sudah ditambahi kata kasar itu langsung dihapus oleh Eko Kuntadhi. Namun respons netizen pun berdatangan, tak terkecuali dari Gus Rifqil Moeslim, suami dari Ning Imaz.

Gus Rifqil tak segan untuk mengajak Eko Kuntadhi bertemu untuk menyelesaikan persoalan ini. Namun, hingga kini, belum ada respons lagi dari Eko Kuntadhi. Bahkan, setelah menghapus postingan itu, belum ada permintaan maaf yang diungkapkan Eko Kuntadhi.

“Mas Eko Kuntadhi, apakah sudah lihat penjelasan istri saya secara lengkap di NU Online? Atau kalau ada waktu, kapan kita kopdar untuk bahas surat Ali Imran ayat 14 Tafsir Ibnu Katsir,” kata Gus Rifqil Moeslim.

Berikut transkrip penjelasan Ning Imaz terhadap Surat Ali Imran ayat 14 di dalam video yang diunggah Eko Kuntadhi di twitter:

…..
Jadi sebetulnya orientasi kenikmatan tertinggi bagi laki-laki adalah perempuan. Makanya hadiahnya di surga nanti adalah bidadari. Tapi kalau perempuan tidak. Perempuan di surga nanti, kenikmatan tertingginya bukan laki-laki. Makanya tidak ada bidadara, tidak ada.

Perhiasan, perempuan itu menyukai perhiasan. Hal-hal yang indah, karena dia sendiri perhiasan dan dia juga menyukai perhiasan. Di surga nanti, perempuan diiming-imingi diberikan perhiasan yang luar biasa dan tidak bisa di-tashawur-kan keindahannya di dunia ini. Hanya bisa diketahui nanti di surga. Karena hal tersebut memang sudah ciptaannya demikian.

Laki-laki orientasi tertinggi adalah perempuan. Hanya karena perempuan, laki-laki bisa menghalalkan segala cara. Betul atau tidak? Di sini laki-laki semua (jawab: betul. Semua tergantung imanmu).

Nah ini menunjukkan memang, bahkan nash Al-Qur’an juga begitu. Hubbusy-syahawati minannisa, perempuan dulu ini, wal banin, baru anak-anak. Baru harta dan tahta. Itu memang sudah nash-nya. Itu sebabnya mengapa di surga nanti adanya untuk laki-laki, bidadari, sedangkan untuk perempuan diberikannya perhiasan dan keindahan-keindahan yang lain. Karena orientasi tertinggi bagi perempuan, itu bukan laki-laki. Tapi justru dunia ini.

Makanya orientasi tertinggi bagi laki-laki, itu adalah perempuan. Karena dari perempuan, laki-laki bisa menghalalkan segala cara. Keterangan Ning Imaz soal bidadari tersebut merupakan jawaban atas sejumlah pertanyaan warganet (netizen) yang masuk ke redaksi NU Online.

Minta Maaf ke Lirboyo

Setelah mendapat perundungan atau hinaan dari Eko Kuntadhi dan beberapa akun anonim di twitter, Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra akhirnya buka suara. Ia mengatakan, Eko Kuntadhi akan datang secara langsung ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur untuk menyampaikan permohonan maaf.

“Pihak Eko memang sudah ada i’tikad baik untuk datang ke Lirboyo dan minta maaf secara langsung,” ungkap Ning Imaz, saat dimintai keterangan NU Online melalui pesan singkat, Rabu (14/9/2022) pagi.

Lebih lanjut, Ning Imaz menjelaskan bahwa Eko Kuntadhi akan dipertemukan dengan para masyayikh atau kiai yang ada di Lirboyo. Kedatangan itu direncanakan bakal berlangsung pada Kamis (15/9/2022).

“Insyaallah Kamis. Rencana akan disowankan ke masyayikh. Supaya tidak terjadi lagi hal yang demikian (menghina di media sosial),” ungkap Ning Imaz. Namun, Ning Imaz tidak merinci pukul berapa pertemuan itu dilangsungkan serta siapa saja masyayikh yang akan dipertemukan dengan Eko Kuntadhi.

Kabar berupa i’tikad baik yang datang dari Eko Kuntadhi itu telah disampaikan juga oleh Gus Ahmad Kafabihi Lirboyo melalui twitternya @91Ahkaf, Selasa (13/9/2022) malam. Gus Kafa bilang, Eko sudah minta maaf.

“Permasalahan Imas dan Eko Kuntadhi sudah selesai. Mas Eko juga sudah minta maaf, wes (sudah) gak usah diperpanjang lagi,” ungkap Gus Kafa. Tangkapan layar cuitan tersebut viral. Namun setelah dicek, cuitan tersebut sudah tidak ada di akun Gus Kafa.

Sementara akun anonim @jagalkadrun1312 yang juga mengunggah potongan video seraya menghina Ning Imaz di twitter, telah membuat cuitan berupa permohonan maaf kepada Gus Rifqil Moeslim, suami Ning Imaz.

“Saya Jagal Kadrun memohon maaf sebesar-besarnya karena salah menilai postingan yang tidak lengkap dari yang saya dapat, sekiranya Gus mau memaafkan saya. Tidak ada niatan saya untuk menghina istri Gus, karena saya sama sekali tidak mengenal istri Gus yang mana, maaf,” demikian cuitan akun Jagal Kadrun. (*/NUO)

Sumber:
*) Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/pegiat-medsos-eko-kuntadhi-hina-ning-imaz-lirboyo-di-twitter-Op3PD
*) https://www.nu.or.id/nasional/ning-imaz-eko-kuntadhi-akan-minta-maaf-secara-langsung-ke-lirboyo-UIGy3

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.