By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS

30/04/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) terus berinovasi dengan menghadirkan program bioflok budidaya ikan berbasis teknologi modern di kawasan Urban Farming MAS. Program ini menjadi salah satu bentuk kreativitas masjid dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus edukasi masyarakat.

Humas Masjid Al-Akbar, H Helmy M. Noor, menjelaskan program bioflok ini tidak hanya bertujuan sebagai sarana budidaya ikan, tetapi juga sebagai media pembelajaran bagi jamaah. “Bioflok ini merupakan bentuk inovasi masjid dalam memanfaatkan lahan pasif menjadi lahan produktif. Jamaah bisa belajar langsung bagaimana teknik budidaya ikan dengan sistem modern,” ujarnya di MAS, Kamis.

Program ini menggunakan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS), yaitu sistem budidaya ikan yang menjaga kualitas air tetap bersih sehingga tidak menimbulkan bau amis. Dengan teknologi ini, area budidaya tetap nyaman dan bahkan dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi.

Kelebihan sistem RAS adalah hemat air, kepadatan tebar tinggi karena kualitas air terkontrol, kontrol kualitas air lebih stabil, pertumbuhan ikan lebih cepat, minim pencemaran lingkungan, fleksibel lokasi meski lahan sempit, risiko penyakit lebih terkendali, dan efisiensi pakan lebih baik.

“Bioflok tersebut berada di kawasan urban farming yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas lain seperti greenhouse dan mini soccer. Lingkungan yang bersih dan tertata menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi generasi muda,” katanya.

Saat ini, terdapat enam kolam budidaya yang masing-masing mampu menampung sekitar 400 hingga 600 ekor ikan. Jenis ikan yang dibudidayakan antara lain lele, patin, nila merah, serta beberapa jenis ikan konsumsi populer lainnya.

Menurut Helmi, proses budidaya ikan ini membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 6 bulan hingga masa panen. Hasil panen nantinya memiliki tiga skema pemanfaatan, yaitu dibagikan kepada jamaah, dikonsumsi bersama, serta dijual kepada masyarakat umum.

“Program ini tidak hanya soal hasil panen, tetapi bagaimana masjid bisa menjadi pusat edukasi dan wisata. Kami ingin menunjukkan bahwa masjid bisa menjadi tempat yang menarik, tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga untuk belajar dan berkegiatan positif,” tambahnya.

Ke depan, Masjid Al-Akbar berharap program ini dapat meningkatkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk datang ke masjid, sekaligus mengenal konsep urban farming dan budidaya ikan modern.

Dengan adanya bioflok ini, Masjid Al-Akbar Surabaya diharapkan dapat menjadi pusat eduwisata yang menggabungkan nilai ibadah, edukasi, serta inovasi lingkungan dalam satu kawasan terpadu. (*/ghifari-anwar/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Bupati Bondowoso Hamid: ZISWAF Produktif Harus Jadi Kekuatan Baru Pesantren

Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso

OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan

Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Next Article Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

CAWE-CAWE PEMERINTAH MEMBAYANGI MUKTAMAR NU
Opini
Bupati Bondowoso Hamid: ZISWAF Produktif Harus Jadi Kekuatan Baru Pesantren
Sospol
KHR Azaim Ibrahimy: Ketenangan Hati Dimulai dari Dzikir
Gus File
Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso
Sospol

You Might also Like

Sospol

HUT ke-19, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah – Bondowoso Teguhkan Komitmen Berbagi untuk Anak Yatim

19/06/2026
Sospol

BariKade Gus Dur : Aspirasi Mahasiswa Harus Didengar, Persatuan Bangsa Harus Tetap Dijaga

19/06/2026
Sospol

Ketua Bawaslu Surabaya: Penataan Dapil Pemilu 2029 Harus Kawal Kesetaraan Nilai Suara

19/06/2026
Sospol

Diskominfo Bondowoso Pastikan Konektivitas Digital Pemerintahan Semakin Optimal

18/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?