By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: 94 Jemaah Umrah gagal berangkat di Bandara Juanda karena ICV belum validasi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > 94 Jemaah Umrah gagal berangkat di Bandara Juanda karena ICV belum validasi
Sospol

94 Jemaah Umrah gagal berangkat di Bandara Juanda karena ICV belum validasi

27/09/2022 Sospol
Jemaah yang terlambat terbang tetap menunggu untuk diberangkatkan umrah (*/FKPatuh/pna)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Sebanyak 94 jemaah umrah gagal berangkat di bandara Juanda Surabaya (26/9), karena kartu ICV (bukti vaksin meningitis) belum divalidasi oleh petugas KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan).

“Validasi kartu ICV tidak bisa dilakukan karena petugas KKP belum datang. Ini bukan salah jemaah, tapi karena petugas KKP tidak ada di tempat,” kata Ketua Forum Komunikasi Pengusaha Travel Umrah dan Haji (FK Patuh) Jawa Timur Ahmad Bajuri di Surabaya, Selasa.

Sebanyak 94 orang tersebut adalah jemaah dari 5 biro perjalanan umrah, yaitu PT Al-Fath, PT Dania, PT Mazaya dan PT Duta Putra yang rencananya terbang dengan maskapai Airasia pada Senin (26/9/2022) pukul 05.00 WIB menuju Jeddah, Arab Saudi, dengan transit sekali di Kuala Lumpur, Malaysia.

Menurut Bajuri, jemaah sudah mulai berdatangan pada pukul 02.00 dinihari. Namun setelah ditunggu sampai pukul 04.00 WIB, tidak ada tanda-tanda kehadiran petugas KKP. Oleh karena itu, pihak travel dan maskapai meminta ijin kepada petugas bandara untuk mengajak jemaah antre di counter imigrasi.

“Saat itu telah terjadi negosiasi antara maskapai, travel umrah dan petugas imigrasi. Namun petugas imigrasi tidak berani memberikan stamp karena tidak sesuai SOP (standard operasional prosedur). Akhirnya, pesawat tetap terbang tanpa membawa 94 penumpang tersebut,” ujarnya.

Berdasarkan informasi di lapangan, bahwa maskapai Airasia telah memberitahukan keberangkatan umrah sehari sebelumnya, namun dibantah oleh pihak KKP.

“Untuk keberangkatan Senin (26/9) ini, kami belum mendapatkan surat resminya,” ujar dr Acub Zaenal, juru bicara KKP Surabaya, lewat pesan singkat yang diterima Bajuri, yang juga pengurus Sapuhi (Serikat Pengusaha Umrah Haji Indonesia) DPD Jawa Timur.

Dokter Acub menegaskan bahwa KKP baru mendapatkan informasi keberangkatan umrah AirAsia pada Senin (26/9) pukul 04.43. Oleh karena itu, petugas KKP langsung menuju ke Bandara.

“Kami langsung melakukan validasi kartu ICV sebanyak 91 pax dan selesai pukul 05.17 WIB, tapi pesawat harus terbang pukul 05.21 WIB, sehingga penumpang dinyatakan terlambat boarding,” tandasnya.

Bajuri menambahkann kerugian materi akibat ketidakhadiran petugas KKP ini, sekitar Rp 2,5 miliar. “Jika berdasar harga terendah umrah di masa pandemi standard Kemenag yaitu Rp26 juta, maka kerugian mencapai 2,5 miliar. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman

Presiden Mahasiswa STAI Al-Utsmani Pimpin AEB Bondowoso

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau

Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna

Muktamar NU Harus Menjadi Ruang Adu Gagasan, Bukan Adu Bohir

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Tertinggi nasional, Imunisasi BIAN-II di Jatim capai 99,1 persen
Next Article Oktober, MIW Kalsel siap berangkatkan 90 calon jamaah umroh

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Universitas Bondowoso Tantang Mahasiswa KKN Jadi Agen Transformasi Desa Berbasis Digital
Uncategorized
Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman
Sospol
Paving Blok Pesantren Angkat Nilai Sampah Plastik jadi Peluang Ekonomi
Ekraf
Jelang Muktamar NU ke-35, ISHARI gelari KHA Wahab Hasbullah sebagai “Bapak ISHARI”
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

PDUF dan LPP MUI Jatim Matangkan Kolaborasi Pengembangan Dana Abadi Pesantren

17/07/2026
Sospol

PDUF dan LPEU MUI Jatim Jajaki Kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

17/07/2026
Sospol

Keunikan MPLS Al Azhaar Kedungwaru

17/07/2026
Sospol

Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Kelurahan Curahdami – Bondowoso Bersinergi Wujudkan Data Wilayah yang Akurat

13/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?