By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: AMSI Jatim: Stop Hoaks Sejak dari Hulu!
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kontrahoax > AMSI Jatim: Stop Hoaks Sejak dari Hulu!
Kontrahoax

AMSI Jatim: Stop Hoaks Sejak dari Hulu!

29/09/2022 Kontrahoax
SHARE

Surabaya. Radar96.com. Komitmen Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur untuk menjaga kebenaran informasi di ruang publik tidak pernah berhenti. Bahkan semakin terus ditingkatkan. Jika sebelumnya bersih-bersih dari sampah informasi (hoaks) dilakukan di hilir, kini sedang dirintis bersih-bersih di tingkat hulu agar lebih efektif.

“Stop sampahnya sejak di hulu,” kata Ketua AMSI Jawa Timur Arif Rahman, saat menutup pelatihan literasi berita untuk publik melawan mis/ disinformasi pada Kamis (29/09/22) siang tadi. Pelatihan yang digelar AMSI Pusat itu dilaksanakan selama dua hari di Hotel Kampin Surabaya.

Menurut Arif, sampah informasi alias hoaks di media sosial saat ini sudah pada tahap berbahaya karena betul-betul dapat melemahkan sendi-sendi kebangsaan yang telah dibangun dengan susah payah. “Tidak ada unggah-ungguh dan tidak ada tata krama di sana,” jelas Arif. Tapi buru-buru pimpinan Lensa Indonesia itu menambahkan bahwa membersihkan ruang publik dari sampah dis maupun misinformasi adalah tanggung jawab semua pihak. “Ini PR besar kita bersama,” jelasnya menekankan.

Menurut pria asal Magetan itu, telah banyak yang dilakukan oleh AMSI Jawa Timur. Selain terus memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang bahaya hoaks dan cara menangkalnya lewat pelatihan-pelatihan, AMSI Jawa Timur juga telah menjalin kerja sama dengan Forkopimda Jawa Timur dengan membentuk Komite Komunikasi Digital yang kepengurusannya dilantik oleh gubernur. “Ini yang pertama ada di Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, AMSI Jawa Timur juga terus melakukan cek fakta atas berita-berita, foto, meme maupun informasi-informasi lain yang diduga mengandung unsur penipuan informasi. Namun, kata Arif, selama ini hasilnya kurang mendapatkan perhatian dari masyarakat. Cek fakta yang menjadi penjelas atas dugaan manipulasi data itu kurang dibaca orang. Padahal pengerjaannya sulit, butuh banyak tenaga, waktu dan ketelitian. Salah satu solusinya saat ini adalah diubah menggunakan clickbait (teknik memancing orang untuk mengonsumsi konten) agar cepat mendapatkan perhatian.

Dan kini, setelah sekian lama berkutat dengan bersih-bersih sampai informasi di hilir yang dirasa kurang efektif dibanding derasnya sampah yang terus berdatangan dalam jumlah besar, AMSI Jawa Timur merintis bersih-bersih sejak di hulu. Jika sebelumnya sampah datang dulu lalu baru dibersihkan, kini diusahakan agar sampah tidak bisa masuk dan mengotori. “Nyetopnya sejak di hulu, agar lebih efektif,” jelas Arif.

Sambil mempersiapkan langkah baru sebaik mungkin, menurut Arif, langkah-langkah lama masih terus dilakukan. “Kita siap memfasilitasi para pembawa virus kebaikan di lembaga masing-masing. Niat kita baik, yaitu ingin menyelamatkan bangsa dan keluarga yang kita cintai bersama,” pungkasnya.

Iklan.

You Might Also Like

PBNU Bantah Tudingan Terima Aliran Dana dari Perusahaan Tambang di Raja Ampat

Kemenag: Tidak Ada Larangan Gunakan Pengeras Suara di Masjid

Koalisi CekFakta.com Periksa 56 Hoaks

Gus Yahya: Transformasi Digital kurangi relevansi Ideologi

Forum “Tembang” Suarakan Demokrasi Damai di Ruang Digital Jelang Pilpres 2024

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Transformasi Ekonomi Digital Butuh Penguatan Infrastruktur dan SDM
Next Article Gubernur Khofifah undang Masyarakat meriahkan Upacara Hari Jadi ke-77 Provinsi Jatim di Grahadi

Advertisement



Berita Terbaru

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol
MEMBINCANG PELUANG SUARA, DALAM ARAH KOALISI MUKTAMAR NU KE 35
Kolom
Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom

You Might also Like

Kontrahoax

Idul Adha Ikut Pemerintah Arab Saudi atau Lokal?

18/06/2023
Kontrahoax

Luncurkan PESAT untuk Saring Hoaks Jelang Tahun Politik

30/04/2023
Kontrahoax

PBNU: Kepengurusan Definitif PCNU Kota Surabaya 2023-2024 Sah dan sesuai Peraturan

29/04/2023
Kontrahoax

“Kesalehan Digital” dan cara selamat di dunia digital

09/04/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?