By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: HUT ke-77 Jatim, Gubernur Khofifah undang Tokoh Adat Suku-suku di Jatim
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > HUT ke-77 Jatim, Gubernur Khofifah undang Tokoh Adat Suku-suku di Jatim
Sospol

HUT ke-77 Jatim, Gubernur Khofifah undang Tokoh Adat Suku-suku di Jatim

15/10/2022 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengundang secara khusus puluhan tokoh adat Jatim dari suku Osing, Madura, Tengger, Mataraman serta Samin dalam gelaran Upacara Peringatan HUT ke-77 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Rabu (12/10/2022). (*/hms)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengundang secara khusus puluhan tokoh adat Jatim dari suku Osing, Madura, Tengger, Mataraman serta Samin dalam gelaran Upacara Peringatan HUT ke-77 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Rabu (12/10/2022).

Lewat kehadiran para tokoh adat tersebut, Khofifah ingin mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat Jawa Timur yang notabene memiliki beragam suku dan juga budaya. Tidak hanya itu, beragam kesenian pun turut ditampikan, diantaranya Dongkrek Madiun, Muang Sangkal Sumenep, Reog Ponorogo serta Gandrung Banyuwangi.

“Pertemuan diantara suku-suku ini diharapkan mampu semakin menguatkan jalinan persatuan dan kesatuan di Bumi Majapahit. Ini menjadi modal untuk kebangkitan Jawa Timur dan menata diri usai dihantam pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir,” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengundang secara khusus puluhan tokoh adat Jatim dari suku Osing, Madura, Tengger, Mataraman serta Samin dalam gelaran Upacara Peringatan HUT ke-77 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Rabu (12/10/2022). (*/hms)

Khofifah menuturkan, sebelum diundang dalam upacara peringatan HUT Jatim ke-77, seluruh tokoh adat tersebut dipertemukan dalam gelaran Dialog Budaya Jawa Timur Tahun 2022 yang digelar di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim. Dialog yang mengangkat tema “Penguatan Adat untuk Pemajuan Kebudayaan Jawa Timur” tersebut sengaja digelar untuk membangun karakter saling mengenal dan menghargai diantara suku-suku yang mendiami Provinsi Jawa Timur.

“Jadi bukan hanya menyadari kalau kita ini beragam, tapi juga mengenali dan menghormati perbedaan yang ada. Dialog juga diharapkan bisa mendorong terciptanya iklim kehidupan gotong-royong yang harmonis antar pelaku adat di Jawa Timur,” tuturnya.

Khofifah menegaskan rasa optimistis akan kebangkitan Jatim salah satunya didorong oleh rasa persatuan dan kesatuan yang kokoh di seluruh wilayah Jawa Timur. Terbukti, Jawa Timur bisa melewati situasi sulit selama Pandemi Covid-19 dengan sangat baik berkat kuatnya karakter gotong royong dan kebersamaan di tengah-tengah masyarakat.

Maka dari itu, lanjut Khofifah, untuk mengawal kebangkitan Jatim, konsolidasi lintas suku, lintas daerah, lintas agama, lintas elemen dan organisasi masyarakat, dan lintas instansi sangat diperlukan. Dengan begitu, Jawa Timur dapat pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat.

Khofifah menyampaikan, untuk semakin memperkenalkan keberagaman suku yang ada di Jawa Timur, Pemprov Jatim akan memproduksi film dokumenter yang mengangkat keunikan budaya, adat istiadat, kebiasaan, kuliner dan lain sebagainya. Harapannya, tentu saja eksistensi suku-suku tersebut, termasuk nilai adat istiadat serta kebudayaan dapat terus terjaga dan lestari.

“Kebudayaan yang dimiliki Jawa Timur ini sangat luar biasa. Jika dikelola, dikemas dengan baik, dan semakin luas diperkenalkan, akan menjadi tujuan destinasi wisata yang tidak kalah epik, selain wisata alam dan kuliner. Efeknya ? tentu saja kesejahteraan masyarakat suku tersebut dapat terus meningkat seiring semakin banyaknya wisatawan yang datang,” pungkasnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi

Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Kupas Empat Level Manusia (Muslim, Mukmin, Arif, Ulul Albab)

Pengelola Masjid Islamic Center Pemprov Kaltim Lakukan “Studi Banding” ke Masjid Al-Akbar

Dalam Research Week, Dosen FISIP UNAIR Ingatkan Bahaya Kekuasaan Algoritma

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah dan Dubes Swedia bahas Rencana Investasi Sektor Transportasi Publik
Next Article Dicatut Hijrahfest, PWNU dan MUI Jawa Timur tolak “Surabaya Islamic Festival”

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Mengembalikan Ulama sebagai Navigator Nahdlatul Ulama (MAKLUMAT CHENG HOO)
Kolom
Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi
Sospol
Tahun Baru Islam 2026, ada “FishTech” di Masjid Al-Akbar, Apa Itu?!
Kolom
Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Debat “AI untuk Pendidikan” Meriahkan Dies Natalis ke-7 STAI Al-Akbar Surabaya

08/06/2026
Sospol

Komisi PDUF MUI Jatim Siapkan Ekosistem Filantropi Modern

06/06/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya panen ratusan melon pada 1 Muharram 1448 H

06/06/2026
Sospol

IPNU-IPPNU dan LBH Ansor Perkuat Advokasi dan Kesadaran Hukum Pelajar

31/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?